Tag Archives: Akuntansi

LEAN SIX SIGMA – Yogyakarta

LEAN SIX SIGMA – Yogyakarta

[S269]

Tanggal 02-04 Desember 2015
Tanggal 09-11 Desember 2015
Tanggal 16-18 Desember 2015

TEMPAT

Hotel di Yogyakarta

Bisa request di KOTA lain : JAKARTA BANDUNG BATAM SEMARANG SURABAYA DENPASAR MEDAN DLL

INVESTASI

Rp 7.000.000,- / participant / Nonresidential
Min. 3 orang peserta

FACILITIES
Training Kit
Handout
Certificate
1 x Lunch
2 X Coffee Break
Souvenir

FASILITATOR

Expert Trainer

DESKRIPSI

Persaingan yang makin ketat telah menghadapkan berbagai perusahaan pada keharusan untuk tidak saja mampu memberikan produk dengan mutu yang tinggi, namun juga kecepatan dan fleksibilitas yang tinggi dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen yang selalu berubah.
Lean Manufacturing adalah filosofi operasi yang akan membantu perusahaan mencapai kecepatan dan fleksibilitas yang tinggi. Sementara, Six Sigma luas diakui sebagai teknik yang akan memungkinkan perusahaan mencapai kesempurnaan dalam mutu produk yang dihasilkan.
Untuk dapat bertahan dan memenangkan persaingan, tentunya perusahaan dituntut untuk mampu mengintegrasikan antara Lean Manufacturing dengan teknik Six Sigma. Pengertian, pemahaman, dan implementasi yang sukses dari Lean Six Sigma menjadi kunci utama bagi perusahaan.

SASARAN PELATIHAN
Setelah mengikuti training dan workshop ini, maka diharapkan
1. Peserta mampu memahami konsep dasar dari Lean Six Sigma.
2. Peserta mampu mengerti, memahami, dan menguasai metodologi DMAIC dari Lean Six Sigma untuk perbaikan proses.
3. Peserta mampu memahami peranan Top Management dalam implementasi Lean Six Sigma.
4. Peserta mampu memahami berbagai tools dalam Lean Six Sigma.

POKOK BAHASAN
1. Introduction.
2. Overview of Lean Manufacturing.
3. Overview of Six Sigma.
4. The Integration.
5. DMAIC Methodology.
6. Elements of DMAIC (Methods and Tools).
7. Lean Six Sigma Project Examples.

PESERTA
Diharapkan berasal dari Manager dan Supervisor dari semua bagian di perusahaan. Peserta disarankan yang pernah mempelajari statistika (walaupun tidak mutlak).

METODE TRAINING
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation

INFORMASI PENDAFTARAN
ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING 2016 | INFORMASI SEMINAR 2016 | JADWAL TRAINING TAHUN 2016 |
INHOUSE TRAINING 2016 | TRAINING INDONESIA 2016 | TRAINING CENTER 2016

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

PENGAWASAN PENGADAAN – Yogyakarta

PENGAWASAN PENGADAAN – Yogyakarta

[S269]

Tanggal 02-04 Desember 2015
Tanggal 09-11 Desember 2015
Tanggal 16-18 Desember 2015

TEMPAT

Hotel di Yogyakarta

Bisa request di KOTA lain : JAKARTA BANDUNG BATAM SEMARANG SURABAYA DENPASAR MEDAN DLL

INVESTASI

Rp 7.000.000,- / participant / Nonresidential
Min. 3 orang peserta

FACILITIES
Training Kit
Handout
Certificate
1 x Lunch
2 X Coffee Break
Souvenir

FASILITATOR

Expert Trainer

DESKRIPSI

OUTLINE
1. Identifikasi Nilai dan Jumlah Barang / Jasa
2. Monitoring berkala Calon Penyedia Barang / Jasa yang akan ikut dalam Proses Pengadaan Barang / Jasa
3. Peningkatan Sistem informasi Manajemen Pengadaan Barang / Jasa
4. Pemberian kekuatan Hukum kepada LKPP
5. Penyusunan dan Pendesainan sistem monitoring dan evaluasi yang kreatif , inovatif dan profesional

PESERTA
Training ini ditujukan untuk para Manajer & Staf Logistics, Warehouse, PPIC atau pihak-pihak yang berkepentingan dalam operasional gudang, Manajer & Staf SCM

TRAINING METHOD
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation

INFORMASI PENDAFTARAN
ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING 2016 | INFORMASI SEMINAR 2016 | JADWAL TRAINING TAHUN 2016 |
INHOUSE TRAINING 2016 | TRAINING INDONESIA 2016 | TRAINING CENTER 2016

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

AKUNTANSI UNTUK PENYUSUNAN LAPORAN RUMAH SAKIT DAN PERHITUNGAN PPH – Yogyakarta

AKUNTANSI UNTUK PENYUSUNAN LAPORAN RUMAH SAKIT DAN PERHITUNGAN PPH – Yogyakarta

[S269]

Tanggal 23-25 November 2015
Tanggal 07-09 Desember 2015
Tanggal 14-16 Desember 2015

TEMPAT

Hotel di Yogyakarta

Bisa request di KOTA lain

INVESTASI

Rp 6.500.000,- / participant / non residential
(minimum 3 peserta training untuk berjalan)

FASILITATOR

Expert Trainer

DESKRIPSI

Pemerintah secara keseluruhan diharapkan dana yang dikelola oleh Rumah Sakit akan menjadi lebih besar dan terus meningkat sejalan dengan peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta persiapan Badan Layanan Umum dari tahun ke tahun. Kondisi ini selain akan membawa pengaruh positif bagi peningkatan pelayanan, tetapi juga membuka peluang untuk timbulnya ekses negatif penyalahgunaan dalam pengelolaan keuangan negara. Untuk itu diperlukan berbagai upaya dalam mengatasinya. Akuntansi Rumah Sakit yang merupakan salah satu kegiatan dari manajemen keuangan adalah salah satu sasaran pertama yang harus diperbaiki agar dapat memberikan data dan informasi yang akan mendukung para manajer Rumah Sakit dalam pengambilan keputusan maupun pengamatan serta pengendalian kegiatan Rumah Sakit.
Saat ini penerapan siklus akuntansi memang sudah dilakukan oleh setiap Rumah Sakit Swasta dan Rumah Sakit Jawatan. Namun pertanyannya apakah penerapannya sudah sesuai dengan implikasi penerapan PSAK No.1 (Revisi 2009) dan PSAK 45 (Revisi 2010) terhadap laporan keuangan Rumah Sakit? Dalam pencatatan akuntansi di setiap Rumah Sakit di Indonesia harus ada kesesuaian dengan PSAK dan Pedoman Akuntansi Rumah Sakit (PARSI). Sehingga pada akhirnya akan menghasilkan Laporan Keuangan yang baik dan benar serta dapat meberikan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, perubahan posisi keuangan suatu rumah sakit yang akan bermanfaat bagi sejumlah besar kalangan pemakai informasi keuangan tersebut, serta dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan.
Oleh karenanya maka diperlukan suatu pelatihan bagi manajemen rumah sakit terutama untuk membantu rumah sakit dalam proses penyusunan keuangan Rumah Sakit, termasuk mekanisme pemotongan pajak penghasilan terhadap profesi Dokter

MATERI
Outline Materi:
1. PSAK dan Pedoman Akuntansi Rumah Sakit (PARSI)
2. Penerapan Akuntansi Rumah Sakit di Indonesia
3. Ruang Lingkup Akuntansi Rumah Sakit
 Laporan Hasil Usaha
 Neraca
4. Pendekatan Pembelanjaan & Pendekatan Sumberdaya
5. Komponen-komponen Neraca
6. Laporan Arus Kas rumah Sakit
 Aktifitas Operasi
 Aktifitas Investasi
 Aktifitas Pendanaan
7. Prosedur Penyusunan Laporan Keuangan Rumah Sakit
 Penyusunan dan Penyajian Laporan Laba Komprehensif Rumah Sakit berdasarkan PSAK 1 (Revisi 2009).
 Penyusunan dan Penyajian Laporan Posisi Keuangan Rumah Sakit Berdasarkan PSAK 1 (Revisi 2009).
 Penyusunan dan Penyajian Arus Kas berdasarkan PSAK 2 (Revisi 2009)
8. Peraturan Dirjend Pajak Nomor: PER-31/PJ/2009 Tentang Pemotongan Pajak Kategori Bukan Pegawai
9. Penghitungan Pemotongan PPh pasal 21 pada profesi Dokter
 Penghasilan dari praktek dan pekerjaan bebas
 Penghasilan Sebagai Pegawai Tetap
 Penghasilan lain-lain
 Antisipasi Potential Tax Lost akibat Kesalahan Penerapan Norma dan pemotongan PPh Pasal 21
10. Contoh-contoh studi Kasus dan Pembahasan

PESERTA
Kegiatan Pelatihan ini ditujukan bagi staf pengelola dan pelaksana akuntansi dan Keuangan pada Rumah Sakit.

TRAINING METHOD
Presentation
Discussion
Case Study
Evaluation

FACILITY
Training Kit
Handout
Certificate
Lunch + 2 X Coffee Break
Souvenir

INFORMASI PENDAFTARAN
ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

LOGISTIC BEST PRACTICES – Yogyakarta

LOGISTIC BEST PRACTICES – Yogyakarta

[S269]

Tanggal 09-11 November 2015
Tanggal 16-18 November 2015
Tanggal 23-25 November 2015
Tanggal 07-09 Desember 2015
Tanggal 14-16 Desember 2015

TEMPAT

Hotel di Yogyakarta

Bisa request di KOTA ;ain

INVESTASI

Rp 7.500.000,- / participant / non residential
(minimum 3 peserta training pasti jalan)

FASILITATOR

Expert Trainer

DESKRIPSI

Manajemen logistik merupakan faktor kunci dalam menjamin pasokan barang jadi sampai ke tangan end user. Masalah yang unik dan kompleks karena melibatkan faktor forecasting demand, inventory management, warehouse dan transportasi. Dengan meningkatnya persaingan, dibutuhkan manajemen logistik yang handal.

OBJECTIVE
1. Belajar memahami perencanaan supply chain management
2. Belajar memahami Forecast Demand dan pengendalian Lead Time
3. Belajar cara mengklasifikasikan, menghitung dan menekan inventory
4. Menerapkan KPI (Key Performance Indicator) logistic secara tepat untuk
5. Belajar memahami operasional gudang dalam menunjang manajemen logistik

COURSE OUTLINE
• Overview of supply chain
• Supply chain organization: silo, integrated & extended
• Visibility, velocity & variability in supply chain
• Replace forecast with information flow
• How to replenish your outlet quick & accurate
• Sales & operation planning:
o 5 step of S&OP process
o who bring what for S&OP
o the output of S&OP
o demand time fence
• Inventory management
o ABC class as a tools to control your stock
o Accuracy stock: cycle count, the easiest way to improve your stock accuracy
o Replenishment system: re order point, time phase order point
o Menentukan safety stock
o Distribution requirement plan: how to replenish your distribution
• Logistic Key Performance Indicator In managing distribution center
o What customer need
• Warehouse quality performance
o putaway accuracy: percent of item putaway correctly
o inventory accuracy percent of warehouse location without inventory discrepancy
o Pick accuracy: percent of orders which are picked accurately
o Shipped accuracy percent of order which ship from warehouse on time & complete to customer request

METODE TRAINING
Presentation
Discussion
Case Study
Evaluation

FASILITAS :

Training Kit
Handout
Certificate
Lunch + 2 X Coffee Break
Souvenir

INFORMASI PENDAFTARAN
ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

FIT TO WORK DAN PENYAKIT AKIBAT HUBUNGAN KERJA – Yogyakarta

[S269]

WAKTU

Tanggal 13-15 Oktober 2015 – RUNNING (Yogyakarta);
Tanggal 20-22 Oktober 2015
Tanggal 27-29 Oktober 2015
Tanggal 03-05 November 2015
Tanggal 10-12 November 2015
Tanggal 17-19 November 2015
Tanggal 24-26 November 2015
Tanggal 01-03 Desember 2015
Tanggal 08-10 Desember 2015
Tanggal 15-17 Desember 2015

TEMPAT

Jogja Plaza Hotel, Yogyakarta

Other cities available :

JAKARTA
BANDUNG
YOGYAKARTA
BATAM
SEMARANG
SURABAYA
DENPASAR
MEDAN
DLL

INVESTASI

Rp7.500.000,- / participant / Non Residential
Minimal 3 peserta siap running

FASILITATOR

Expert Trainer

DESKRIPSI

FIT TO WORK DAN PENYAKIT AKIBAT HUBUNGAN KERJA – Yogyakarta

Kesehatan Kerja adalah hubungan timbal balik antara kesehatan dan pekerjaan. Kondisi atau gangguan kesehatan bisa menyebabkan terjadinya gangguan pada pekerjaan atau produktivitas dan lingkungan kerja yang kurang baik bisa sebabkan gangguan kesehatan. Beberapa pekerjaan tertentu misalnya operator dump truck, pilot, nakhoda memerlukan penglihatan warna yang baik. Penyandang buta warna tidak boleh menjalankan pekerjaan tadi. Mereka yang bekerja di tempat bising dan bahan kimia bisa sebabkan gangguan pada telinganya.
Fit To Work : Pada hakekatnya dokter tidak boleh melakukan diskriminasi (HAM) dalam menentukan apakah seorang pekerja fit untuk bekerja atau tidak. Jika kondisi kesehatan atau penyakit yang diderita bisa sebabkan bahaya untuk dirinya dan orang lain, baru dokter memutuskan kalau dia tidak boleh mengerjakan pekerjaan itu Misalnya ayan untuk sopir atau buta warna untuk pilot pesawat terbang. Ada daerah kelabu, misalnya buta warna untuk seorang juru masak. Dia akan sulit menentukan apakah steak itu matang atau medium rare. Dalam hal ini diserahkan kepada pemakai tenaga kerja. Paling2 dia akan sering didamprat oleh klien yang pesan steak. Di lapangan banyak dilakukan penetapan unfit secara keliru, misalnya HbSAg positif tidak bisa diterima. Kadang2 ureum yang abnormal saja ditolak.
Penyakit Akibat Hubungan Kerja : Hubungan itu beraneka ragam ada yang 100% murni disebabkan pekerjaan misalnya mesotheliona akibat asbes atau angiosarkoma hati akibat Vynil Chloride Monomer. Jika 100% bisa disebut dengan Penyakit Akibat Hubungan Kerja . Ini tidak banyak dan makin lama makin sedikit. Jika penyebabnya tidak 100%, seperti asthma pada tukang karpet, disebut dengan Penyakit Akibat Hubungan Kerja . Pemeriksaan penyakit ini tidak gampang. Begitu kecilnya perbedaan, sehingga statistik mempunyai peranan yang sangat besar. Di lapangan sering penyakit biasa yang tak ada kaitannya dengan pajanan lingkungan kerja sering dianggap penyakit akibat hubungan kerja.

TUJUAN
Dengan mengikuti pelatihan ini penetapan pekerja fit atau tidak dan penentuan penyakit akibat hubungan kerja akan terstandar menurut kompetensi, sehingga hasilnya akan selalu sama.

OUTLINE
1. Fit To Work
• Konsep dasar kondisi dan gangguan kesehatan dan pekerjaan.
• Mengenal kondisi dan gangguan kesehatan, persyaratan pekerjaan.
• Aneka kondisi dan gangguan kesehatan pada pekerja: yang bisa diperberat pekerjaan.
• Standar pemeriksaan kesehatan khusus untuk pekerjaan tertentu.
• Praktek mengenal aneka guidelines pemeriksaan kesehatan.
2. Penyakit Akibat Hubungan Kerja
• Pembukaan, konsep dasar gangguan kesehatan dan pajanan pekerjaan.
• Mengenal bahan kimia, debu, dan bahan lain yang dapat sebabkan gangguan kesehatan.
• Aneka gangguan kesehatan akibat pajanan fisika, kimia, biologi, ergonomi, psikososial.
• Standar penetapan penyakit akibat hubungan kerja sesuai dengan Keppres 22/1992.
• Penetapan NIHL dan Gangguan Obstruktif/Restriktif.
• Penetapan kasus penyakit keracunan makanan.
• Penetapan kasus penularan Hepatitis B di rumah sakit.

TRAINING METHOD
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation

FACILITIES
Training Kit
Handout
Certificate
Lunch + 2 X Coffee Break
Souvenir

INFORMASI PENDAFTARAN
ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

IMPLEMENTASI PSAK 50 DAN PSAK 55 REVISI 2006 – Yogyakarta

IMPLEMENTASI PSAK 50 DAN PSAK 55 REVISI 2006 – Yogyakarta

[S130]

WAKTU

18-20 Februari / 4-6 Maret /12-14 Maret / 24-26 Maret /8-10 April / 14-16 April / 23-25 April /  6-8 Mei / 20-22 Mei / 26-28 Mei / 10-12 Juni / 17-19 Juni / 23-25 Juni / 1-3 Juli / 8-10 Juli / 14-16 Juli / 12-14 Agustus / 19-21 Agustus / 27-29 Agustus / 3-5 September / 16-18 September / 23-25 September / 7-9 Oktober / 14-16 Oktober / 28-30 Oktober / 4-6 November / 11-13 November / 18-20 November /1-3 Desember / 9-11 Desember / 16-18 Desember 2014

TEMPAT

Hotel Novotel – Yogyakarta

INVESTASI

– IDR 6.000.000 per participant (Non-Residential)
– Minimal participants : 2 persons

TRAINING FACILITIES
– Training Module
– Flashdisk containing materials
– Stationeries
– Backpack bag
– Exclusive T-Shirt atau Jacket
– Coffee break 2x and Lunch 1x at days of training
– Certificate of Completion
– Training Photo
– Transport-service from the air port or railway station to the hotel. (At least 2 participants from the same company)

FASILITATOR

Alex Murtin, SE., M.SE

DESKRIPSI

Dalam rangka menyelaraskan standar akuntansi keuangan khususnya untuk perbankan Indonesia serta sejalan dengan upaya peningkatan market discipline, Bank Indonesia berinisiatif melakukan kerjasama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) untuk menyusun standar akuntansi keuangan yang mengadopsi IAS 39 dan IAS 32. Beberapa pengaturan dalam PSAK dimaksud bahkan memerlukan perubahan pola pikir dan penyesuaian sistem internal bank. Penerapan peraturan ini tidak mungkin ditunda, karena justru akan mempersulit posisi bank dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat serta memperbesar masalah yang akan dihadapi. PSAK Nomor 50 (revisi 2006) tentang Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan yang menggantikan Akuntansi Investasi Efek Tertentu, dan PSAK Nomor 55 (revisi 2006) tentang Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran yang menggantikan Akuntansi Instrumen Derivatif dan Aktivitas Lindung Nilai. PSAK 50 mengatur tentang penyajian dan pengungkapan instrumen keuangan sementara PSAK 55 mengatur tentang pengakuan dan pengukuran instrumen keuangan. Batas implementasi kedua PSAK tersebut adalah 1 Januari 2009. Hal yang cukup krusial dari kedua PSAK tersebut bagi bank adalah bahwa, kredit sebagai asset bank digolongkan pada “Loan and Receivables- yang mana valuasinya adalah dengan cara amortized cost, hal ini membawa konsekuensi bahwa nilai kredit (dalam hal ini asset bank) akan dipengaruhi oleh proyeksi cashflow dari asset tersebut, sehingga kredit yang dikenakan bunga dibawah bunga pasar akan terdiskon menjadi lebih kecil dari harga perolehannya (kredit yang dikucurkan).

OBJECTIVES
1. Workshop ini akan mengungkapkan perbedaan prinsip dan konsep dengan pendekatan conventional dengan prinsip dan konsep standard akuntansi versi PSAK 50 dan 55 untuk property industry\
2. Untuk membahas secara detail akuntansi presentasi dan reporting financial instrument sehingga dapat mencerimkan informasi yang lebih relevan dan handal sesuai dengan IAS
3. Memberikan pengetahuan yang up to date bagi peserta agar akuntansi financial intrumen yang selama ini dianggap sangat sulit dapat dipahami dengan baik. Juga akan mengetahui bagaimana praktek akuntansi yang dituntut Bank Indonesia, Pasar Modal, dan IAI.
4. Para peserta akan mendapat mengetahuan mengenai IFRS yang terkait dengan PSAK 50 dan 55 dengan mendapat studi kasus yang terbaru, baik menyangkut derivative, stock, bond, dan instrument lain.

TRAINING OUTLINES
1. Overview PSAK 50 & 55 dan perubahannya
2. PSAK 50 (revisi 2006)
a. Penyajian
– Kewajiban dan Ekuitas
– nstrumen Keuangan Majemuk
– Saham Treasury
– Bunga, Dividen, Kerugian dan Keuntungan
– Saling hapus antar Aset Keuangan dan Kewajiban Keuangan
b. Pengungkapan
– Format, Tempat dan Kelompok Instrumen Keuangan
– Kebijakan Manajemen Risiko dan Aktivitas Lindung Nilai
– Persyaratan, Kondisi dan Kebijakan Akuntansi
– Risiko Tingkat Bunga
– Risiko Kredit
– Nilai Wajar
– Pengungkapan Lainnya
d. Studi Kasus
3. PSAK 55 (Rev 2006) Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran
a. Pengakuan dan Penghentian Pengakuan
– Pengakuan Awal
– Penghentian Pengakuan Aset Keuangan
– Transfer yang Diakui dan Tidak Diakui sebagai Penghentian Pengakuan
– Keterlibatan Berkelanjutan atas Aset yang Ditransfer
– Transfer Keseluruhan
– Pembelian atau Penjualan Aset Keuangan yang lazim
– Penghentian Pengakuan Kewajiban Keuangan
b. Pengukuran
– Pengukuran Awal Aset Keuangan dan Kewajiban Keuangan
– Pengukuran Aset Keuangan setelah Pengakuan Awal
– Pengukuran Kewajiban Keuangan setelah Pengakuan Awal
– Pertimbangan dalam Pengukuran Nilai Wajar
– Reklasifikasi
– Keuntungan dan Kerugian
– Penurunan Nilai dan Tidak Tertagihnya Aset Keuangan
c. Lindung Nilai
– Instrumen Lindung Nilai
– Item yang Dilindung Nilai
– Akuntansi Lindung Nilai
d. Studi Kasus

WHO SHOULD ATTEND?
Pelatihan ini ditujukan bagi peserta dari Divisi Teknologi dan Informasi dan akuntansi serta bankir yang ingin mengetahui dan menerapkan prinsip PSAK 50 dan 55 REVISI 2006

METHOD
Lecturing, diskusi interactive, roleplay, sharing and studi kasus.

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING TAHUN 2013 | INFORMASI SEMINAR TAHUN 2013 | JADWAL TRAINING TAHUN 2013 |
INFO SEMINAR 2013 | INFO TRAINING 2013 | INFO PELATIHAN 2013 | INFO WORKSHOP 2013 |
INFORMASI SEMINAR 2013 | INFORMASI TRAINING 2013 | JADWAL TRAINING 2013 | JADWAL SEMINAR 2013

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Workshop Akuntansi Imbalan Kerja Sesuai PSAK 24 (Revisi 2004) & Undang-Undang No.13 Tahun 2003

[S003]

WAKTU
17-18 Februari 2012
23-24 Nopember 2012

TEMPAT

Hotel Banana Inn/Grand Seriti, Bandung

: : BONUS ! ! SOUVENIR DAN DOOR PRIZE MENARIK : :

INVESTASI

Rp 2.950.000,- (Full Fare)

: : Early Bird Rp 2.700.000 untuk pembayaran sebelum H-7: :
: : Untuk pendaftaran Group sebesar Rp 5.700.000 untuk pendaftaran 2 orang peserta : :

INSTRUKTUR

Surya Mardi Dominic SE.,Ak.,MM.,BAP (Cand.),Dip. IFR
Narasumber adalah seorang praktisi dan akademisi di bidang akuntansi, audit dan pengendalian internal. Beliau lulus Pendidikan Profesional Akuntan, Sertifikasi Profesional Internal Audit dan Information System Audit, Universitas Indonesia serta kandidat Berakreditasi Akuntan Publik. Pendidikan terakhir adalah S2, Sekolah Tinggi Manajemen PPM dan memiliki spesialisasi di bidang Manajemen Resiko dan Analisa Keuangan serta lulus sertifikasi Diploma International Financial Reporting Standard (IFRS). Selain aktif sebagai pembicara seminar dan anggota organisasi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), beliau saat ini menjabat sebagai Senior Officer Financial Reporting Manager di BUMN Indonesia terdaftar pada Bursa Efek New York dan Indonesia dimana sebelumnya bekerja pada senior level di Kantor Akuntan Publik (KAP) Big Four terbesar.

DESKRIPSI

Tidak dapat dipungkiri, Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.24 (Revisi 2004) Apalagi jika standar akuntansi keuangan tersebut dikaitkan dengan UU No.13 tahun 2003, tentang yang masih kontroversial. Namun bila dicermati PSAK No.24 (Revisi 2004) mau tidak mau harus diterapkan oleh semua entitas yang berbadan hukum Perseroan Terbatas. Keharusan ini menimbulkan kewajiban baik bagi akuntan manajemen maupun akuntan publik agar mengetahui sedikit banyak mengenai aspek akuntansi imbalan kerja berdasarkan UU No.13 tahun 2003, sehingga tidak terjadi kesalahan pada saat penerapannya.

Oleh karena itu dibutuhkan pelatihan yang terkait dengan Bidang Akuntansi, Pajak dan Auditing yang akan memberikan pemahaman tentang Akuntansi Imbalan Kerja yang sesuai dengan PSAK 24 (Revisi 2004) dan Undang-undang No. 13 Tahun 2003, dalam pelatihan ini diantaranya akan di bahas mengenai Akuntansi Imbalan Kerja Jangka Pendek, Imbalan Pasca Kerja, Imbalan Kerja Jangka Panjang, Pesangon Pemutusan Kerja, Kontrak Kerja (PKK), Imbalan Berbasis Ekuitas dan imbalan kerja lainya dan update standard akuntansi terbaru dan peraturan akuntansi, pajak dan audit lainnya yang terkait dengan imbalan kerja tersebut.

Outline :

• Overview PSAK 24: Imbalan kerja (Revisi 2004)

• Overview panduan implementasi PSAK 24 Imbalan kerja (Revisi 2004) dan sesuai uu no 13. tahun 2003

• IMBALAN KERJA JANGKA PENDEK
– Pengakuan dan Pengukuran

• IMBALAN PASCAKERJA: PERBEDAAN ANTARA PROGRAM IURAN PASTI DAN PROGRAM IMBALAN PASTI
– Program Multipemberi Kerja
– Program Imbalan Pasti yang Membagi Risiko Antar Berbagai Entitas Sepengendali
– Program Jaminan Sosial
– Imbalan yang Dijamin

• IMBALAN PASCAKERJA: PROGRAM IURAN PASTI
– Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti dan Biaya Jasa Kini
– Aset Program
– Aktiva program
– Batasan aktiva dalam neraca
– Bisnis Kombinasi
– Kurtailmen dan Penyelesaian
– Penyajian

• IMBALAN KERJA JANGKA PANJANG LAINNYA
– Pengakuan dan Pengukuran

• PESANGON PEMUTUSAN KONTRAK KERJA (PKK)

• Metode penilaian aktuaria

• Asumsi aktuaria

• Aspek-aspek perpajakan yang terkait dengan imbalan kerja

INFORMASI PENDAFTARAN

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING ISO#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

atau ISIKAN FORM BERIKUT :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

Standar Akutansi Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) – BANDUNG

[S096-38-1106]

WAKTU
Sabtu , 16 Juli 2011, Pukul. 08.00 s.d 16.00

TEMPAT
HOTEL NOVOTEL, Jl. Cihampelas No. 23-25 Bandung

INVESTASI

Rp. 1.500.000 : (Materi, Training Kit, 2x Coffee Break, Makan Siang, & Sertifikat)

INSTRUKTUR

MARISI P PURBA, SE.,AK
– Beliau adalah Praktisi Akuntansi,
– Penulis Buku Akuntansi & Audit,
– Akademisi pada Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAK) UNPAD, UNISBA dan UK Maranatha.
– Manajer Analisa Implementasi IFRS di PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk.
– Pernah bekerja sebagai auditor di KAP Andersen dan Grant Thornton International
– Pernah bekerja Sebagai Dewan Review Mutu Akuntan Publik.

DESKRIPSI

SAK ETAP ditetapkan oleh DSAK-IAI sebagai standar akuntansi dan pelaporan keuangan sebagai alternatif bagi perusahaan-perusahaan yang dapat dikategorikan sebagai Usaha Kecil dan Menengah (UKM). SAK ETAP diberlakukan sebagai standar akuntansi dan pelaporan keuangan yang dapat mengakomodir kesulitan-kesulitan penerapan PSAK-PSAK pada perusahaan kecil.
Namun yang menjadi pertanyaan adalah: Apakah laporan keuangan yang disusun berdasarkan SAK ETAP dapat dikatakan telah disusun sesuai dengan prinsip akuntansi berlaku umum di Indonesia (PABUI) dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas? Apa saja perbedaan antara SAK ETAP dan SAK? Bagaimana penyajian dan pengungkapan laporan keuangan yang harus dilakukan berdasarkan SAK ETAP?
Demikianlah pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan oleh pengelola dan pemilik usaha kecil dan menengah. Untuk pemahaman terhadap penerapan SAK ETAP bagi UKM, kami menyelenggarakan workshop SAK ETAP dengan sub-topik sebagai berikut:

POKOK BAHASAN
SESI I: Dasar Hukum Pelaporan Keuangan Berdasarkan SAK ETAP, Kerangka Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan ETAP, Isu Akuntansi dan Pelaporan Keuangan ETAP,
SESI II: Estimasi dan Kesalahan Akuntansi Berdasarkan SAK ETAP, Pencatatan Persediaan, Investasi dan Aset Tetap Berdasarkan SAK ETAP, Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi Berdasarkan SAK ETAP,
SESI III: Pencatatan Investasi pada Anak Perusahaan dan Perusahaan Asosiasi Berdasarkan SAK ETAP, Pencatatan Imbalan Kerja dan Perpajakan Berdasarkan SAK ETAP, Pemilihan Mata Uang Pelaporan, Pencatatan Ekuitas dan Penurunan Nilai Aset Berdasarkan SAK ETAP.
SESI IV: Contoh Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Berdasarkan SAK ETAP.

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

atau Ketik SMS dengan format :

DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL

-kirim ke 085286451074

Contoh :

DAFTAR Ahli K3 Umum#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com

atau ISIKAN FORM BERIKUT :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Penyusunan Bisnis Proses Sistem Pengendalian Internal & Sistem Informasi Akuntansi Rumah Sakit

[S096-36-1105]

WAKTU
Sabtu , 9 Juli 2011, Pukul. 08.00 s.d 16.00

TEMPAT
HOTEL IBIS KEMAYORAN

INVESTASI

Rp. 1.500.000 : (Materi, Training Kit, 2x Coffee Break, Makan Siang, & Sertifikat)

INSTRUKTUR

SURYA M. DOMINIC, SE., AK., MM., BAP
o Praktisi dan akademisi di bidang akuntansi, audit dan pengendalian internal.
o Bertifikat Profesional Internal Audit dan Information System Audit, Universitas Indonesia
o Spesialisasi di bidang Manajemen Resiko dan Analisa Keuangan.
o Bersertifikat Diploma International Financial Reporting Standard (IFRS).
o Senior Officer Financial Reporting Manager di PT. Telkom Indonesia.
o Pernah bekerja sebagai auditor Pricewater House Coopers(PWC)

DESKRIPSI

Setiap entitas atau institusi harus selalu siap menghadapi perubahan agar tetap exist dalam kancah persaingan guna tetap memelihara keberlangsungan serta keberlanjutan usaha entitas tersebut. Saat ini, persaingan dan kompetisi semakin ketat diantara para pemain usaha, dimana pesaing bukan hanya entitas atau organisasi yang berada pada usaha yang sama tetapi dapat juga berasal dari usaha yang lain. Tidak ada yang tidak berubah kecuali perubahan itu sendiri. Industri-industri dalam berbagai sektor saat ini memiliki tantangan perubahan yang besar dalam memberikan produk dan jasa layanan yang terbaik serta berkualitas bagi pelanggan selain juga mengikuti pola konsumen,teknologi,dan perubahan zaman lainnya yang berubah secara cepat dan dinamis setiap waktunya, tidak terkecuali untuk industri kesehatan yakni seperti rumah sakit.

Rumah sakit adalah sebuah institusi perawatan kesehatan profesional yang pelayanannya disediakan oleh dokter, perawat, dan tenaga ahli kesehatan lainnya. Dalam perkembangannya, rumah sakit masa kini bukan lagi berfungsi sebagai lembaga sosial semata, tetapi merupakan lembaga bisnis yang patut diperhitungkan keberadaanya. Perubahan fungsi ini terjadi dengan banyak ditemukannya penyakit-penyakit baru maupun teknologi pengobatan yang semakin maju. Sistem informasi telah mempengaruhi pula pelayanan rumah sakit, antara lain dibutuhkan dalam rangka memenuhi tuntutan masyarakat akan ketepatan dan kecepatan pelayanannya.

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. SIA sendiri sebenarnya adalah sebuah sistem informasi sementara Sistem Informasi Manajemen merupakan prosedur pemrosesan data berdasarkan proses informasi dan diintegrasikan dengan prosedur manual dan prosedur yang lain untuk menghasilkan informasi yang tepat waktu dan efektif untuk mendukung proses pengambilan keputusan manajemen. Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi saat ini merupakan sumber daya utama, yang mempunyai nilai strategis dan mempunyai peranan yang sangat penting sebagai daya saing serta kompetensi utama sebuah institusi seperti rumah sakit dalam menyongsong era Informasi ini.

Bisnis Proses dan Sistem informasi akuntansi rumah sakit merupakan salah satu komponen yang penting dalam mewujudkan upaya peningkatan mutu tersebut. Sistem informasi akuntasi rumah sakit secara umum bertujuan untuk mengintegrasikan sistem informasi akuntansi dari berbagai subsistem bisnis proses dan mengolah informasi yang diperlukan sebagai pengambilan keputusan. Manajemen rumah sakit menghendaki pengelolaan rumah sakit yang efektif dan efesien. Efektif dalam arti tingkat keberhasilan penanganan terhadap pasien cukup tinggi dan efesien berarti optimal dalam penggunaan sumber daya rumah sakit yang ada. Suatu upaya serius dan terencana harus ditempuh agar keinginan tersebut dapat tercapai.
Sistem proses yang dirancang khusus untuk membantu proses pengolahan data di rumah sakit adalah teknologi informasi berupa Sistem Informasi Akuntansi dan Bisnis proses rumah sakit. Informasi merupakan aktivitas (asset) penting suatu rumah sakit dalam meningkatkan efesiensi dan efektifitas pekerjaan. Era saat ini, banyak rumah sakit tidak menyadari berapa banyak informasi telah didapat dan diproses serta didistribusikan baik secara akurat dan tepat waktu. Di bidang kesehatan terutama Rumah Sakit sangat membutuhan Sistem Informasi Akuntansi dan Bisnis Prosesnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat untuk menyongsong ‘Indonesia Sehat 2011’.

Untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit dalam rangka memastikan setiap proses bisnis di dalam rumah dapat berjalan secara rapi, maka diperlukan peningkatan keahlian dan kompetensi melalui suatu pelatihan penyusunan manual sistem informasi akuntansi dan pembentukan unit bisnis proses sistem pengendalian. Dengan penyusunan sistem informasi akuntansi rumah sakit serta pembentukan suatu fungsi business effectiveness di dalam suatu rumah sakit dimana fungsi tersebut yang bertugas menyusun proses bisnis termasuk sistem pengendalian internal didalamnya diharapkan setiap aktivitas dan kegiatan di dalam rumah sakit hingga pertanggungjawabannya tercermin dalam laporan keuangan dapat berjalan secara efektif dan efisien sehingga mendukung tujuan, visi serta misi rumah sakit dapat tercapai.

POKOK BAHASAN
o Bisnis proses dan proses bisnis rumah sakit
o Sistem pengendalian internal (internal control system) rumah sakit
o Unit bisnis proses (business effectiveness unit) rumah sakit
o Proses dan dukungan manajemen keseluruhan (enterprise wide process management & support)
o Dukungan dan proses manajemen (business unit process management & support) rumah sakit
o Manajemen kualitas rumah sakit (enterprise quality management)
o Kebijakan Manajemen Resiko rumah sakit (risk management)
o Pengendalian internal pelaporan keuangan rumah sakit (internal control over financial reporting)
o Good corporate management (tata kelola rumah sakit yang baik)

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

atau ketik SMS dengan format :

DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL

-kirim ke 085286451074

Contoh :

DAFTAR Ahli K3 Umum#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Akuntansi & Perpajakan Rumah Sakit – BANDUNG

[S096-31-1105]

WAKTU
Senin-Selasa, 27-28 Juni 2011

TEMPAT
HOTEL VUE PALACE BANDUNG

INVESTASI

Rp. 3.000.000 : ( 2x Coffee Break, Makan Siang, Training Kit & Sertifikat)

INSTRUKTUR

NARASUMBER AKUNTANSI
MUHTAR YAHYA, Ak., MSF
– Praktisi Akuntansi & Manajemen Keuangan
– Anggota Komite Audit pada PT Teijin Fiber, Tbk (TIFICO),
– Dosen tetap di Sekolah Tinggi Administrasi Negara (STAN)
– Dosen Tetap di FE Universitas Al Azhar
– Narasumber Spesialis Akuntansi di Bidang Konstruksi, Properti & Real Estate

NARASUMBER PERPAJAKAN :
ARIF MUHLASIN, Ak., M.Ak., BKP
– Konsultan Pajak dari Mansur Arif Consulting
– Bersertifikat Konsultan Pajak (BKP)
– Akademisi & Pengajar Brevet Pajak A, B & C
– Narasumber Spesialis Perpajakan di Bidang Konstruksi, Properti & Real Estate

DESKRIPSI

Industri rumah sakit adalah industri yang padat karya dan padat modal. Padat karya ditandai banyaknya tenaga kerja terlibat dalam aktivitas rumah sakit, padat modal bisa dilihat dari aktiva rumah sakit berupa peralatan medis yang nilainya sangat material dan juga persediaan obat dengan perputaran yang tinggi. Proses akuntansi di rumah sakit harus dilaksanakan sesuai dengan karakter rumah sakit dan kompleksitas operasi yang dijalanjakan.

Bagaimanakah perlakuan akuntansi Rumah Sakit yang sesuai dengan Pedoman Akuntansi Rumah Sakit (PARSI) & Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)? dan dlm workshop ini akan dibahas juga bagaimana Perubahan PSAK 45 Tentang penyusunan Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba.

LATAR BELAKANG PERPAJAKAN RUMAH SAKIT
Rumah Sakit merupakan salah satu wajib pajak yang potensial dalam menghasilkan pajak bagi Negara. Pajak terkait Industri Rumah Sakit, adalah Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Pemotongan / Pemungutan, dan Pajak lainnya.

Semua jenis transaksi yang terjadi di dalam Rumah Sakit dan klinik membutuhkan penanganan yang baik sehingga apabila terdapat aspek-aspek perpajakan maka harus ada keyakinan bahwa pemenuhannya telah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kasus perpajakan yang banyak terjadi di industri rumah sakit adalah meliputi perlakuan PPN atas obat, kerjasama dengan pihak ketiga, dan pengelolan perpajakan profesi dokter.

Menanggapi hal tersebut diatas maka Stufen Internasional sebagai lembaga pelatihan yang bergerak di bidang akuntansi, pajak dan auditing bermaksud menyelenggarakan Workshop Akuntansi dan Perpajakan Rumah Sakit. Dalam pelatihan ini akan dijelaskan aspek-aspek akuntansi dan perpajakan yang terkait dengan industri Rumah Sakit diikuti dengan contoh-contoh kasus dan pemecahan kasusnya.

POKOK BAHASAN AKUNTANSI RUMAH SAKIT
1. Laporan Keuangan Rumah Sakit,
2. Laporan Posisi Keuangan,
3. Laporan Laba Rugi Rumah Sakit,
4. Laporan Realisasi Anggaran,
5. Laporan Arus Kas,
6. Catatan atas Laporan Keuangan,
7. Ilustrasi Laporan Keuangan
8. Studi Kasus & Tanya Jawab

POKOK BAHASAN PERPAJAKAN RUMAH SAKIT
” Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan terkait Rumah Sakit, Klinik Kesehatan dan Profesi Dokter Laporan,
” Pokok-Pokok Perubahan Dalam UU Pajak Penghasilan (PPh Pasal 21, PPh Pasal 23, PPh Final difokuskan pada PPh Pasal 21) terkait Rumah Sakit, Klinik Kesehatan Dan Profesi Dokter
” Pokok-Pokok Perubahan Dalam UU PPN baru dan BPHTB terkait Rumah Sakit, Klinik Kesehatan dan Profesi Dokter.

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

atau ketik SMS dengan format :

DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL

-kirim ke 085286451074

Contoh :

DAFTAR Ahli K3 Umum#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Akuntansi Profesional Praktis Untuk Staff – SURABAYA

[S021-468-1105]

WAKTU
Friday-Saturday, 27th-28th May 2011

TEMPAT
Oval Hotel Surabaya / Santika Hotel Surabaya

INVESTASI

Rp. 2.000.000,- per participant (Group Price) Min 3 Participants

+ Rp. 2.650.000,- per participant (Full Fare Price)
+ Rp. 2.400.000,- per participant (Early Bird Price) Lunas 7 Hari Sebelum Training

INSTRUKTUR

TIM PROFESSIONAL CONSULTANT
Berpengalaman dalam implementasi manajemen produktivitas dan kualitas di perusahaan baik nasional maupun multi nasional. Telah membantu banyak perusahaan dalam implementasi Total Quality Management, Lean Manufacturing (Toyota Production System), Six Sigma Management, Gemba Kaizen, Supply Chain dan Material Management.

DESKRIPSI

Banyak sekali keputusan penting yang diambil oleh manajemen bersumber dari data-data dan laporan yang disajikan oleh bagian Akuntansi. Karenanya agar data dan informasi keuangan yang disajikan itu dapat akurat dan informatif, perlu disusun dengan standar-standard yang berlaku umum serta mudah dipahami. Mengingat tak semua manajemen itu punya latar belakang keuangan. Disamping itu untuk mencapai tujuan tadi, kegiatan keuangan perusahaan juga harus disupport dengan sistem akuntansi dan prosedur-prosedur pendukung yang memadai.

Hal ini menuntut karyawan-karyawan di bagian-bagian yang terkait dengan pelaporan keuangan itu untuk mampu memahami konsep akuntansi yang konprehensif serta menuntut kecakapan pelakunya dalam mengimplementasikan standard-standard akuntansi tersebut di dalam aktivitas keuangan perusahan.

Training ini dimaksudkan untuk membekali karyawan tentang pemahaman akuntansi yang baik dan sesuai standard yang berlaku umum. Serta tip-tip sederhana dalam implementasinya di tempat kerja.

Pelatihan Ini Sangat Penting Bagi :
• Karyawan Staff, Foreman, Supervisor Administrasi yang ingin mengembangkan kemampuan dalam melakukan perbaikan di tempat kerja.

Topik Bahasan :

I. ARTI PENTING BAGIAN AKUNTANSI DI SUATU PERUSAHAAN

II. KONSEP AKUNTANSI YANG SESUAI DENGAN PRINSIP STANDARD AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK)

III. PRINSIP-PRINSIP DAN ANALISA DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN : NERACA, LAPORAN RUGI LABA SERTA LAPORAN ARUS KAS

IV. ACCOUNTING CONVENSION : ACCRUAL AND CASH BASIS, ACCRUED, DEFFERED, DEPRECIATION & AMORTISATION

V. REPORTING DAN MANAJEMEN CLOSING

VI. PENCATATAN DAN DOKUMENTASI TRANSAKSI : PEMBUATAN DAN ANALISA DOKUMEN, POSTING JURNAL

VII. PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN PERUSAHAAN

VIII. ISU-ISU TERBARU TENTANG AKUNTANSI DI INDONESIA

IX. BEST PRACTICES DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN PERUSAHAAN

Method of Training
Pembahasan Konsep, Game, Sharing dan Diskusi, Latihan.

Include

1 Kali Makan Siang
2 Kali Coffee Break
Tas Ransel
Organizer Book
Marker
Seminar Kit
Makalah Training
Sertifikat
CD Materi Presentasi Training
Trainer yang Berkualitas

INFORMASI PENDAFTARAN

atau ketik SMS dengan format :

DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL

-kirim ke 085286451074

Contoh :

DAFTAR Ahli K3 Umum#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com
Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Akuntansi & Perpajakan Rumah Sakit / Klinik – YOGYAKARTA

[S096-22-1103]

WAKTU
Kamis-Jum’at , 14-15 April 2011

TEMPAT
HOTEL IBIS MALIOBORO, Jl. Malioboro No. 52-58 Yogyakarta

INVESTASI

Rp. 3.000.000 ( Materi, Training Kit, 2X Coffee Break, Lunch & Sertifikat )

INSTRUKTUR

NARASUMBER AKUNTANSI
MUHTAR YAHYA, Ak., MSF
– Praktisi Akuntansi & Manajemen
– Komite Audit
– Dosen tetap di Sekolah Tinggi Administrasi Negara (STAN)
– Dosen Tetap di FE Universitas Al Azhar
– Narasumber Spesialis Akuntansi Rumah Sakit

NARASUMBER PERPAJAKAN :
ARIF MUHLASIN, Ak., M.Ak., BKP / M. MANSUR, Ak., BKP., CPA
– Konsultan Pajak dari Mansur Arif Consulting
– Bersertifikat Konsultan Pajak (BKP)
– Akademisi & Pengajar Brevet Pajak A, B & C
– Berpengalaman Sebagai Narasumber di beberapa lembaga pelatihan
– Narasumber Spesialis Perpajakan.

DESKRIPSI

LATAR BELAKANG AKUNTANSI RUMAH SAKIT
Industri rumah sakit adalah industri yang padat karya dan padat modal. Padat karya ditandai banyaknya tenaga kerja terlibat dalam aktivitas rumah sakit, padat modal bisa dilihat dari aktiva rumah sakit berupa peralatan medis yang nilainya sangat material dan juga persediaan obat dengan perputaran yang tinggi. Proses akuntansi di rumah sakit harus dilaksanakan sesuai dengan karakter rumah sakit dan kompleksitas operasi yang dijalanjakan

Bagaimanakah perlakuan akuntansi Rumah Sakit yang sesuai dengan Pedoman Akuntansi Rumah Sakit (PARSI) dan Bagimana pula menurut Pernyataan Standard Akuntansi Keuangan (PSAK) ?, dan dalam workshop ini akan dibahas juga mengenai bagaimana Perubahan PSAK 45 Tentang bagaimana penyusunan Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba.

LATAR BELAKANG PERPAJAKAN RUMAH SAKIT
Rumah Sakit merupakan salah satu wajib pajak yang sangat potensial dalam menghasilkan pajak bagi Negara. Pajak terkait Industri Rumah Sakit, adalah Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Pemotongan / Pemungutan (Potput), dan Pajak lainnya.

Semua jenis transaksi yang terjadi di dalam Rumah Sakit & klinik membutuhkan penanganan yang baik sehingga apabila terdapat aspek-aspek perpajakan maka harus ada keyakinan bahwa pemenuhannya telah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kasus perpajakan yang banyak terjadi di industri rumah sakit adalah meliputi perlakuan PPN atas obat, kerjasama dengan pihak ketiga, dan pengelolan perpajakan profesi dokter.

Menanggapi hal tersebut diatas maka Stufen International akan menyelenggarakan Workshop Akuntansi dan Perpajakan Rumah Sakit. Dalam pelatihan ini akan dijelaskan aspek-aspek akuntansi dan perpajakan yang terkait dengan industri Rumah Sakit diikuti dengan contoh-contoh kasus serta cara pemecahannya.

POKOK BAHASAN AKUNTANSI RUMAH SAKIT
– Laporan Keuangan Rumah Sakit,
– Laporan Posisi Keuangan,
– Laporan Laba Rugi Rumah Sakit,
– Laporan Realisasi Anggaran,
– Laporan Arus Kas,
– Catatan atas Laporan Keuangan,
– Ilustrasi Laporan Keuangan
– Studi Kasus & Tanya Jawab

POKOK BAHASAN PERPAJAKAN RUMAH SAKIT
– Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan terkait Rumah Sakit, Klinik Kesehatan dan Profesi Dokter Laporan,
– Pokok-Pokok Perubahan Dalam UU Pajak Penghasilan (PPh Pasal 21, PPh Pasal 23, PPh Final difokuskan pada PPh Pasal 21) terkait Rumah Sakit, Klinik Kesehatan & Profesi Dokter
– Pokok-Pokok Perubahan Dalam UU PPN baru dan BPHTB terkait Rumah Sakit, Klinik Kesehatan dan Profesi Dokter.

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :


atau ketik SMS dengan format :

DAFTAR<spasi>JUDULTRAINING<spasi>TGLTRAINING<spasi>NAMA<spasi>PERUSAHAAN<spasi>JMLH
PESERTA
<spasi>EMAIL

kirim ke 083872671518

Contoh :

DAFTAR COALMINING 27April2011 ARIEF IS21 3 ariefbills@gmail.com

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Implementasi PSAK No. 13 Tentang Properti Investasi, PSAK No.16 Tentang Aset Tetap,Dan PSAK No. 30 Tentang Sewa

[S032-211-1012]

WAKTU
Tuesday – Wednesday | 21 – 22 Dec, 2010

TEMPAT
The Park Lane Hotel, Jakarta Selatan

INVESTASI
Rp. 3.450.000
+ Discount 50% bagi Peserta ke 4 dari Satu Perusahaan yang Sama
+ Exclusive Note Book Bag

INSTRUKTUR

* Tarko Sunaryo, CPA. Mr
dikenal sebagai Sekretaris Jenderal IAPI ( Ikatan Akuntan Publik Indonesia) yang berperan aktif dalam pengembangan profesi Akuntan Publik di Indonesia. Lulusan STAN ini Aktif menjadi pembicara pada berbagai seminar dan training akuntansi dan Audit yang diselenggarakan IAPI maupun lembaga lain. Memulai karir sebagai Auditor pada BPKP ( Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan) selama 8 tahun dan kemudian berpindah menekuni profesi Akuntan Publik sampai sekarang. Tarkosunaryo mempunyai bengalaman luas melakukan pekerjaan auditing, accounting dan consulting pada berbagai industri di Indonesia. Tarkosunaryo sekarang menjadi Partner Audit sekaligus pendiri Kantor Akuntan Publik Razikun, Tarkosunaryo yang berafiliasi dengan MSI Global Alliance.

DESKRIPSI

Pada tahun 2007 Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) telah mengesahkan tiga standar akuntansi keuangan yang terkait dengan asset tetap yaitu PSAK 13 (2007) yang menggantikan PSAK 13 (1994), PSAK 16 (2007) yang menggantikan PSAK 16 (1994) dan PSAK 17 (1994) serta PSAK 30 (2007) yang menggantikan PSAK 30 (1994). Ketiga PSAK terbaru tersebut berlaku efektif untuk penyusunan laporan keuangan untuk periode yang dimulai atau setelah 1 Januari 2008. Pengesahan ketiga PSAK baru tersebut sebagai bagian dari proses adopsi IFRS di Indonesia karena itu materi PSAK tersebut sebagian besar berasal dari IAS terkait.
Adanya pengaruh yang sangat signifikan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi serta dalam proses penyusunan laporan keuangan perusahaan maka bagian SDM yang terkait dengan hal ini dituntut untuk paham tentang perubahan dari PSAK 13/2007 (Akuntansi untuk Properti Investasi), PSAK 16/2007 (Aset Tetap), PSAK 30/2007 (Akuntansi Akuntansi untuk Sewa).

Melalui pelatihan yang menggunakan metode kuliah, latihan-latihan, diskusi kelompok dan kasus-kasus akan memberikan kemampuan pada peserta dalam memahami serta mengantisipasi langkah langkah dalam penentuan kebijakan perusahan terkait dengan adanya revisi PSAK.

Manfaat Dan Tujuan

1. Mengetahui dan memahami perubahan apa saja yang terdapat pada Revisi PSAK
2. Memahami bagaimana relevansi Revisi PSAK dalam setiap transaksi bisnis serta pelaporan keuangan.
3. Memperoleh gambaran dalam melakukan antisipasi dengan timbulnya Revisi PSAK
4. Mendapatkan contoh – contoh real dari penerapan revisi PSAK melalui studi kasus yang disajikan.

Pokok Bahasan

1. Pembahasan PSAK NO. 13 (Revisi 2007) – Tentang Properti Investasi dan aspek pajaknya
2. Pembahasan PSAK NO. 16 (Revisi 2007) – Tentang Aset Tetap dan aspek pajaknya
3. Pembahasan PSAK NO. 30 (Revisi 2007) – Tentang Sewa dan aspek pajaknya

Materi Pelatihan

Hari I

1. PSAK 16 2007
1. Tujuan, ruang lingkup dan definisi
2. Pengakuan
1. Biaya perolehan awal
2. Biaya-biaya setelah perolehan awal
3. Pengukuran awal aktiva tetap
1. Komponen biaya perolehan
2. Pengukuran biaya perolehan
3. Hibah pemerintah
4. Pengukuran setelah pengakuan awal
1. Model biaya
2. Model revaluasi
3. Penyusutan
4. Penurunan nilai kompensasi untuk penurunan nilai
5. Penghentian pengakuan
6. Pengungkapan
7. Ketentuan transisi, tanggal efektif dan penarikan
8. Aspek pajak dalam PSAK 16/2007

Hari II

1. PSAK 13 2007
1. Tujuan, ruang lingkup dan definisi
2. Pengakuan
3. Pengukuran pada saat pengakuan awal
4. Pengukuran setelah pengakuan awal
1. Kebijakan akuntansi
2. Model nilai wajar
3. Ketidakmampuan menetapkan nilai wajar yang andal
4. Model biaya
5. Transfer
6. Pelepasan
7. Pengungkapan
8. Ketentuan transisi, tanggal efektif dan penarikan
9. Aspek pajak dalam PSAK 13/2007
2. PSAK 30 2007
1. Tujuan, ruang lingkup dan definisi
2. Klasifikasi sewa
3. Sewa dalam laporan keuangan Lessee
1. Sewa pembiayaan
1. pengakuan awal
2. pengukuran setelah pengakuan awal
2. Sewa operasi
4. Sewa dalam laporan keuangan lessor
1. Sewa pembiayaan
1. pengakuan awal
2. pengukuran setelah pengakuan awal
2. Sewa operasi
3. Transaksi jual dan sewa balik
5. Ketentuan transisi, tanggal efektif dan penarikan
6. Apakah suatu perikatan mengandung unsur sewa?
7. Aspek pajak dalam PSAK 30/2007

Include

* 1 Kali Makan Siang
* 2 Kali Coffee Break
* Sertifikat

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Akuntansi Aktiva Tetap & Sewa Guna Usaha Khusus Rumah Sakit (Sesuai PSAK 16 & PSAK 30)

[S096-19-1011]

WAKTU
Senin, 17 Januari 2011

TEMPAT
HOTEL IBIS KEMAYORAN
Jl. Bungur Besar No. 79-81 Jakarta,

INVESTASI

– Rp. 1.500.000 : ( 2x Coffee Break, Makan Siang, Training Kit & Sertifikat )
– Rp. 2.000.000 : ( Penginapan 1 Malam, 2x Coffee Break, Sarapan Pagi, Makan Siang, Makan Malam, Training Kit & Sertifikat )

INSTRUKTUR

MARISI P PURBA, SE., AK
– Praktisi Akuntansi
– Penulis Buku Akuntansi & Audit
– Akademisi di Pendidikan Profesi Akuntansi
– Bagian Analisa Kebijakan Akuntansi dan Penerapan US-GAAP dan IFRS di PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk.
– ex auditor Andersen
KETERANGAN
– Diskon 10% Bagi pendaftar sebelum tanggal 31 Desember 2010
– Diskon 20% Bagi instansi yang mendaftar minimal 3 Peserta

DESKRIPSI

Saat ini terdapat trend yang sedang berkembang bagi standard setter di seluruh dunia untuk melakukan pengadopsian fair value basis dalam menilai dan menyajikan baik aktiva maupun kewajiban. Istilah “mark to market”, “fair value accounting- menjadi sangat lazim didengar. Penyajian informasi dengan menggunakan fair value dianggap lebih relevan untuk pengambilan keputusan jika dibandingkan dengan historical cost. DSAK-IAI telah merevisi PSAK 16 pada bulan Mei 2007 dengan mengadopsi penuh ketentuan IAS 16. Sebagaimana diketahui, IAS 16 mengijinkan penyajian aktiva dengan menggunakan nilai wajar (revaluation model) sebagai salah satu alternatif disamping harga perolehan (cost model). FASB hingga saat ini belum mengijinkan penilaian aktiva tetap berwujud dengan menggunakan revaluation model.

DSAK-IAI juga telah melakukan revisi atas PSAK 30 tentang, “Sewa Guna Usaha- dengan melakukan adopsi atas IAS 17. PSAK 30 (revisi 2007) mengalami perubahan yang sangat signifikan jika dipanbingkan dengan PSAK 30 yang lama,

Oleh karena hal tersebut Stufen International akan mengadakan pelatihan guna membahas hal tersebut yang di khususkan untuk Industri Rumah Sakit karena industri rumah sakit merupakan industri yang paling banyak terkait dengan Aktiva Tetapnya .

POKOK BAHASAN:
1. Pengakuan Aktiva Tetap Rumah Sakit
2. Penilaian Aktiva Tetap Rumah Sakit
3. Alokasi Biaya Aktiva Tetap Rumah Sakit
4. Penyajian dan Pengungkapan Aktiva Tetap
5. Klasifikasi Sewa (Biasa & Pembiayaan)
6. Pengakuan oleh Leasse & lessor
7. Alokasi Biaya Sewa
8. Penyajian dan Pengungkapan Sewa

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Akuntansi Dan Perpajakan Rumah Sakit

[S096-18-1011]

WAKTU
Kamis – Jum’at, 13-14 Januari 2011

TEMPAT
HOTEL IBIS KEMAYORAN
Jl. Bungur Besar No. 79-81 Jakarta,

INVESTASI

– Rp. 3.000.000 : ( 2x Coffee Break, Makan Siang, Training Kit & Sertifikat )
– Rp. 3.750.000 : ( Penginapan 2 Malam, 2x Coffee Break, Sarapan Pagi, Makan Siang, Makan Malam, Training Kit & Sertifikat )

INSTRUKTUR

AKUNTANSI RUMAH SAKIT : MUHTAR YAHYA, Ak., MSF
– Praktisi Akuntansi & Manajemen
– Komite Audit
– Dosen tetap di Sekolah Tinggi Administrasi Negara (STAN)
– Dosen Tetap di FE Universitas Al Azhar
– Narasumber Spesialis Akuntansi Rumah Sakit
PERPAJAKAN RUMAH SAKIT :
ARIF MUHLASIN, Ak., M.Ak., BKP / M. MANSUR, Ak., BKP., CPA
– Konsultan Pajak dari Mansur Arif Consulting
– Bersertifikat Konsultan Pajak (BKP)
– Akademisi & Pengajar Brevet Pajak
– Berpengalaman Sebagai Narasumber di beberapa lembaga pelatihan Pajak
– Narasumber Spesialis Perpajakan

DESKRIPSI

AKUNTANSI RUMAH SAKIT
Industri rumah sakit adalah industri yang padat karya dan padat modal. Padat karya ditandai banyaknya tenaga kerja terlibat dalam aktivitas rumah sakit, padat modal bisa dilihat dari aktiva rumah sakit berupa peralatan medis yang nilainya sangat material dan juga persediaan obat dengan perputaran yang tinggi. Proses akuntansi di rumah sakit harus dilaksanakan sesuai dengan karakter rumah sakit dan kompleksitas operasi yang dijalanjakan.

Bagaimanakah perlakuan akuntansi Rumah Sakit yang sesuai dengan Pedoman Akuntansi Rumah Sakit (PARSI) & Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)? dan dlm workshop ini akan dibahas juga bagaimana Perubahan PSAK 45 Tentang penyusunan Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba.
PERPAJAKAN RUMAH SAKIT
Rumah Sakit merupakan salah satu wajib pajak yang potensial dalam menghasilkan pajak bagi Negara. Pajak terkait Industri Rumah Sakit, adalah Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Pemotongan / Pemungutan, dan Pajak lainnya.

Semua jenis transaksi yang terjadi di dalam Rumah Sakit dan klinik membutuhkan penanganan yang baik sehingga apabila terdapat aspek-aspek perpajakan maka harus ada keyakinan bahwa pemenuhannya telah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kasus perpajakan yang banyak terjadi di industri rumah sakit adalah meliputi perlakuan PPN atas obat, kerjasama dengan pihak ketiga, dan pengelolan perpajakan profesi dokter.

Menanggapi hal tersebut diatas maka Stufen Internasional sebagai lembaga pelatihan yang bergerak di bidang akuntansi, pajak dan auditing bermaksud menyelenggarakan Workshop Akuntansi dan Perpajakan Rumah Sakit. Dalam pelatihan ini akan dijelaskan aspek-aspek akuntansi dan perpajakan yang terkait dengan industri Rumah Sakit diikuti dengan contoh-contoh kasus dan pemecahan kasusnya.

POKOK BAHASAN

AKUNTANSI RUMAH SAKIT
1. Laporan Keuangan Rumah Sakit,
2. Laporan Posisi Keuangan,
3. Laporan Laba Rugi Rumah Sakit,
4. Laporan Realisasi Anggaran,
5. Laporan Arus Kas,
6. Catatan atas Laporan Keuangan,
7. Ilustrasi Laporan Keuangan
8. Studi Kasus & Tanya Jawab

PERPAJAKAN RUMAH SAKIT
– Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan terkait Rumah Sakit, Klinik Kesehatan dan Profesi Dokter Laporan,
– Pokok-Pokok Perubahan Dalam UU Pajak Penghasilan (PPh Pasal 21, PPh Pasal 23, PPh Final difokuskan pada PPh Pasal 21) terkait Rumah Sakit, Klinik Kesehatan Dan Profesi Dokter
– Pokok-Pokok Perubahan Dalam UU PPN baru dan BPHTB terkait Rumah Sakit, Klinik Kesehatan dan Profesi Dokter.

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share
Share