ASPEK HUKUM DAN TEKNIS DALAM PENYELENGGARAAN ELECTRONIC MONEY DI SEKTOR PERBANKAN – YOGYAKARTA

ASPEK HUKUM DAN TEKNIS DALAM PENYELENGGARAAN ELECTRONIC MONEY DI SEKTOR PERBANKAN – YOGYAKARTA

[S318]

WAKTU

  • 2-4 Agustus 2016
  • 9-11 Agustus 2016
  • 15-16 Agustus 2016
  • 23-25 Agustus 2016
  • 30 Agustus – 1 September 2016
  • 6-8 September2016
  • 13-15 September2016
  • 20-22 September2016
  • 27-29 September2016
  • 4-6 Oktober2016
  • 11-13 Oktober2016
  • 18-20 Oktober2016
  • 25-27 Oktober2016
  • 1-3 November 2016
  • 8-10 November 2016
  • 15-17 November 2016
  • 22-24 November 2016
  • 29 November – 1 Desember2016
  • 6-8 Desember2016
  • 13-15 Desember2016
  • 20-22 Desember2016
  • 27-29 Desember2016

INVESTASI

Venue                           : Hotel Neo+ Awana **** / Hotel Cavinton****

Investasi                        : Rp 6.300.000,00/peserta (Durasi 3 Hari)

Rp 5.250.000,00/peserta (Durasi 2 Hari)

Minimal Kuota               : 2 Peserta

Jadwal Pelatihan           : 08.00-16.00

Fasilitas Pelatihan
1. Sertifikat Pelatihan (Certificate)
2. Qualified instructure
3. Meeting room Hotel dengan Lunch dan 2 kali Coffe Break
4. Exclusive Training kits
5. Exclusive Bagpack
6. USB / flashdisk berisi materi training soft copy serta Materi training hardcopy
7. Souvenir
8. City Tour
9. Layanan booking hotel / penginapan
10. Antar jemput dari Bandara/ Stasiun menuju Hotel Penginapan (minimal 2 peserta dari 1 instansi yang sama)
11. Antar jemput peserta dari hotel penginapan menuju hotel pelaksanaan training (minimal pengiriman 4 peserta dari 1 instansi yang sama)

FASILITATOR

Budi AgusRiswandi, S.H.,M.Hum (PraktisiHukum)

Hamid (DosenTeknologiInformasi)

DESKRIPSI

Bank Indonesia (BI) mencanangkan masyarakat menggunakan e money dalam transaksi keuangan atau lebih dikenal less cash society. Kebijakan uang elektronik selain dapat menekan biaya percetakan uang kartal, juga akan lebih mempermudah sistem transaksi keuangan.

Dalam prakteknya, tren penggunaan e-money dalam berbagai bentuk transaksi di Indonesia terus meningkat selama kurun waktu 3 tahun belakangan. Jika di tahun 2010 nilai transaksi mencapai Rp693 miliar, maka di tahun 2011 nilai transaksi mencapai Rp981,2 miliar. Di bulan Juli 2012 jumlah tansaksi mencapai 51,7 juta dengan nilai transaksi Rp1,92 triliun, tapi kedepan potensinya akan banyak dikembangkan. Sementara dari transaksi belanja tercatat sebesar 13,5 persen, dimana pada bulan Juli 2012 naik menjadi 16,12 persen.

Sebenarnya, pemerintah dalam rangka memberikan suatu perlindungan hukum atas pemanfaatan internet dalam kegiatan bisnis yang dituangkan dalam bentuk e-transaction, telah menerbitkan UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Sementara itu, secara khusus dalam hal penggunaan e-money,  Bank Indonesia sebagai bank yang bertanggung jawab melakukan pembinaan terhadap sektor perbankan, kini telah menerbitkan Peraturan Bank Indonesia Nomor: 11/12/PBI/2009 Tentang Uang Elektronik (Electronic Money).

Beberapa resiko hukum terkait dengan e-money berupa adanya pengrusakan sistem transaksi elektronik oleh pihak ketiga, sehingga terjadi kebocoran informasi transaksi elektronik, tanggung jawab bank yang bekerjasama dalam penyelenggaraan e-money dengan pihak ketiga, perlindungan hukum terhadap nasabah apabila mengalami kegagalan transaksi melalui penggunaan e-money dan banyak lagi isu hukum lainnya.

Atas dasar hal ini, maka pada dasarnya sektor perbankan yang bermaksud menyelenggarakan layanan e-money menjadi sangat penting kiranya memahami aspek-aspek hukum dan teknis dalam penyelenggaraan e-money tersebut, termasuk resiko-resiko hukum yang dapat ditimbulkan dari penyelenggaraan e-money. Untuk maksud ini ditawarkan pelatihan aspek hukum dan teknis penyelenggaraan e-money di sektor perbankan.

MATERI / OUTLINE PELATIHAN

  1. Bank danKegiatan Bank
  2. Fungsi Bank dalamSistemKeuangan
  3. Prinsip-prinsipperbankan
  4. Informasi, Dokumen, danTandaTanganElektronik
  5. PenyelenggaraanSertifikasiElektronikdanSistemElektronik
  6. TransaksiElektronik
  7. Computer forensic
  8. Skenario Cybercrime
  9. TeknikdanStrategianalisis Cybercrime
  10. Menghandelalatbukti di dunia cyber
  11. Para PihakdalamPenyelenggaraan E-money
  12. BentukBadanHukumdanKerjasamadalampenyelenggaraan e-money
  13. PenerbitdanManajemenResikopenyelenggaraan E-money
  14. PeralihanIzinPenyelenggaraan E-money
  15. Pengawasan E-money
  16. PeningkatanKeamananTeknologi
  17. Sanksi-SanksiHukumPenyelenggaraan E-money
  18. IsuHukum Lain dalamPenyelenggaraan E-money
  19. StudiKasus :
  20. PenerapandanPenggunaan E-Money dipandangdariAspekHukumdanKasus yang terjadidalambeberapatahunterakhir
  21. PeningkatanKinerjaPenyelenggaraan E-Money denganPendalamanAspekHukum
  22. UU InformasidanTransaksiElektroniktentang E-Money
  23. PerlindunganHukumterhadappemegangKartu E-Money
  24. EfektifitasPenggunaan / Implementasi E-Money di Indonesia

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING 2016 |
INFORMASI SEMINAR 2016 |
JADWAL TRAINING TAHUN 2016 |
INHOUSE TRAINING 2016 |
TRAINING INDONESIA 2016 |
TRAINING CENTER 2016
Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

Comments are closed.

Post Navigation

Share