TRAINING NEEDS ANALYSIS (TNA) – TRAINING PLAN AND TRAINING BUDGET – AND TRAINING IMPACT EVALUATION (TIE) – BANDUNG

[S093]

WAKTU

11 – 13 August 2014
1 – 3 September 2014
29 September 2014 – 1 October 2014
3 – 5 November 2014
1 – 3 December 2014

TEMPAT

Hotel Kagum Group Bandung (Golden Flower, Banana Inn, Grand Seriti, Carrcadin, Amaroossa, Grand Serela, Gino Feruci, Verona Palace, Malaka, Zodiac Taurus)

INVESTASI

  1. Rp 5.950.000/peserta (bayar penuh)  atau
  2. Rp 5.750.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelum training) atau
  3. Rp 5.500.000/peserta (grup, untuk 3 peserta atau lebih dari 1 perusahaan yang sama)

FASILITAS UNTUK PESERTA :

Training Module
Flash Disk contains training material
Certificate
Stationeries: NoteBook and Ballpoint
T-Shirt
Backpack
Training Photo
Training room with full AC facilities and multimedia
Lunch and twice coffeebreak everyday of training
Qualified instructor
Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

INSTRUKTUR

Ir. Hendang Setyo Rukmi, MT dan Ir. Herra Henrakancana

Mrs. Hendang Setyo Rukmi,MT is a professional instructor in business and management, especially regarding Financial Management, Cost Accounting, Human Resources Management, Organizational Behavior, Project Management, Engineering Economic, Marketing Management, and Feasibility Studies. She is undergraduate and master’s from ITB. She has international and nationally training experience, including Personnel / Human Resources Management (Laboratory for Management & Business Experts), Developing Through Effective Employee Competency Workshop (Nekstra Knowledge Center), Workshop on COMFAR III Expert and Application of COMFAR for Project Appraisal “(United Nations Industrial Development Organization) and others. she is lecturer in Engineering Industry ITB, in addition to that she also has professional experience at various companies such as PT. Pikiran Rakyat, LPPM-ITB and others.

Mr. Ir. Herra Henrakancana is a professional instructor in business and management, especially regarding Business Administration, Human Resource Management, Financial Management, and Engineering Economics. he is undergraduate from IPB. He has nationally training experience , including Leadership Training, Advanced Leadership, Training for Trainer, Supervisory Management Skill (T-Next Bandung), Root Cause Analysis(LAPI ITB & PT Hi Qualifa Bandung), Maintenance Management(PT D&G Bandung), Engineering Economics Analysis(PT SDM Bandung), Budgeting, Tax Planning, Postgraduate Course in Applied Management(LP2KS Jakarta), Credit Analysis(PMKP Bandung) and others. In addition he also has professional experience at various companies such as PT Media Sarana Cipta, PT SIS Industrial Services, PT Manajemen Qolbu, PT Perkakas Rekadaya Nusantara and others.

DESKRIPSI

Pelaksanaan program training/pelatihan bagi sumber daya manusia hendaknya dipertimbangkan dengan matang mengingat biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Agar program pelatihan memberikan kontribusi yang berarti, maka program pelatihan harus diarahkan kepada area/bidang yang benar-benar membutuhkan pelatihan. Kegagalan program pelatihan bukan hanya tidak tercapainya apa yang menjadi tujuan/target yang hendak dicapai tetapi juga pemborosan dari segi biaya yang dikeluarkan. Untuk itu organisasi perlu melakukan pengendalian terhadap fungsi pelatihan. Pengendalian ini dapat dilakukan dengan merancang program dan anggaran untuk pelatihan. Perancangan program pelatihan berfungsi untuk melihat kemampuan-kemampuan penting apa yang sangat diperlukan, serta kemungkinan-kemungkinan pelatihan di masa mendatang. Perancangan anggaran pelatihan berfungsi untuk mengestimasi biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan suatu pelatihan.

Penentuan prioritas program pelatihan dan anggaran biayanya yang akurat bukanlah hal yang mudah, apalagi untuk organisasi yang ukurannya besar. Untuk itu diperlukan suatu metoda agar tidak hanya mengandalkan penilaian subyektif dari manajer sumber daya manusia atau manajer puncak dalam memutuskan program pelatihan mana yang akan dilaksanakan serta berapa jumlah biaya yang harus dikeluarkannya. Pelatihan ini merupakan peta penunjuk jalan bagaimana seseorang mampu merencanakan suatu pelatihan dan menentukan anggaran biaya yang akan dikeluarkan untuk suatu pelatihan.

Selain perlu direncanakan dengan baik, aktivitas pelatihan juga harus memberikan suatu return yang lebih besar dari jumlah rupiah yang telah dibayarkan untuk membiayai suatu pelaksanaan training. Para pengelola HRD selama ini banyak yang berbicara tentang manfaat training secara kualitatif, dengan gaya bahasa yang umumnya hanya dimengerti oleh orang-orang HRD. Untuk dapat menjustifikasi manfaat setiap pelaksanaan training, maka saat ini sudah saatnya pengelola HRD dapat menampilkan data secara kuantitatif dengan menggunakan “bahasa manajemen”.

Untuk dapat melakukan dan mewujudkan analisis pengaruh training terhadap bisnis secara baik, dibutuhkan alat bantu dan keterampilan yang memadai sekaligus jalinan yang padu dengan hasil analisis kebutuhan training. Untuk itu, pelatihan ini mencoba menyediakan alat bantu dan bekal keterampilan yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas di atas.

SASARAN/MANFAAT YANG DIPEROLEH

Setelah mengikuti training/pelatihan ini peserta diharapkan mampu :

melakukan Training Needs Analysis,
membuat anggaran biaya pelaksanaan suatu training,
melakukan penilaian atas masing-masing level evaluasi pelatihan

CAKUPAN/OUTLINE MATERI TRAINING

Training Needs Analysis (TNA)
Definition and Benefit of Training Needs Analysis
Training Needs Analysis Steps : Identify the Customer, Clarify the Expectations, Design the Training Needs Programme, Arrange Accsess to Data, Collect the Data, Make Sense of the Finding
Training Budget
Some Budgetting Policies for Training Functions
The Cost of Doing Training
Estimating Cost of Deficiencies
Training Impact Evaluation (TIE)

Understanding Training Evaluation
Linking Performance and Training: The TIE Process
Level of Training Evaluation (Kirkpatrick Model) and Return On Training Investment (ROTI)
Step 1 : preparation
Identify training objective
Determine criteria of every level
Step 2: Plan and Organize the Data Collection Process
Determine Type Data of Every Level
Design Instrument Based On Type Data
Defining sample
Collect the Data
Step 3 : Calculate the Data
Step 4 : Analyze and Interpret the Data
Step 5 : Report on the Findings

SIAPA YANG SEBAIKNYA MENGIKUTI TRAINING INI

Bagian HRD yang terlibat atau berperan dalam merencanakan suatu training.

INFORMASI PENDAFTARAN

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING ISO#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com

atau ISIKAN FORM BERIKUT :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Comments are closed.

Post Navigation

Share