TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE – YOGYAKARTA

TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE – YOGYAKARTA

[S187]

18-20 Agustus, 15-17 September, 26-28 Oktober, 17-19 November, 14-16 Desember 2015

VENUE

Hotel Merapi Merbabu Yogyakarta

INVESTMENT

Rp. 8.500.000 per peserta (Non Residential).

FACILITATOR

Sulaiman Tampubolon, ST, MT

DESCRIPTION

TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE – YOGYAKARTA

Dalam dunia industri, idealnya peralatan dan mesin dapat beroperasi 100%, dalam kondisi full capacity, dan menghasilkan kualitas produk 100% OK. Namun demikian, dalam kenyataannya, kondisi ini sangat sulit terjadi. Untuk mencapai efektivitas pengendalian produksi dan persediaan, perusahan perlu melakukan perencanaan dan pengendalia proses produksi secara akurat. Tujuan dari perencanaan dan pengendalian produksi adalah merencanakan dan mengendalikan aliran material ke dalam, di dalam, dan keluar perusahaan sehingga dapat dicapai keuntungan optimal perusahaan.
Total productive Maintenance merupakan salah satu konsep inovasi dari Jepang, dan Nippondenso adalah perusahaan pertama yang menerapkan dan mengembangkan konsep TPM pada tahun 1960. TPM menjadi sangat popular dan tersebar luas hingga keluar jepang dengan sangat cepat. Hal ini terjadi karena dengan penerapan TPM mendapatkan hasil yang dramatis, yaitu peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam produksi dan perawatan mesin bagi pekerja. TPM merupakan proven method yang dikembangkan di Jepang dan telah menunjukkan hasil yang menakjubkan, TPM merupakan suatu sistem perawatan mesin yang melibatkan seluruh bagian dan anggota organisasi, termasuk operator produksi. Sasaran penerapan TPM adalah tercapainya Zero Breakdown, Zero Defect, dan Zero Accident, dengan demikian memaksimalkan efektivitas penggunaan mesin.
Total Productive Maintenance (TPM) adalah hasil perpaduan antara Preventive Maintenance dengan konsep Total Quality Control dan Total Employee Involvement. TPM bukan sekedar teori, tetapi dikembangkan dari best practices dan menjadi proven method yang telah diterapkan di berbagai penjuru dunia.

OUTLINE
1. Konsep dasar TPM
2. Identifikasi Enam Kerugian Besar (Six Big Losses)
3. Manajemen Dini (Early Management)
4. Perawatan Mandiri (Autonomous Maintenance)
5. 5-S Sebagai Dasar Penerapan Perawatan Mandiri
6. Visual Control & Poka Yoke
7. Perawatan Kualitas (Quality Maintenance)
8. Perawatan terencana (Planned Maintenance)
9. Fokus Improvement dan PDCA Cycle
10. Spare Part Management
11. Analisis MTBF
12. Analisis MTTR
13. Kasus penerapan TPM
14. Strategi implementasi TPM

PARTICIPANT
Manajer Produksi, Manajer Perawatan, supervisor, foreman, team leader, section head dan department lain yang terkait dengan kegiatan perawatan

REGISTRATION :

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21 | INFORMASI TRAINING | INFORMASI SEMINAR | INFOTRAINING.NET | INFOSEMINAR.NET | SEMUA SEMINAR | JADWAL PELATIHAN | JADWAL TRAINING

Share

Comments are closed.

Post Navigation

Share