Tag Archives: Tkdn

TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN)

TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN):
Tata Cara Penilaian dan Aplikasinya (Sesuai amandemen Peraturan Terbaru PTK SCM 007 Rev 4/2017)

Tempat dan Tanggal :

Hotel Haris, Tebet – Kuningan, Jakarta

Kamis, 19 September 2019 (RUNNING)

Fee Workshop :

  • Normal : Rp. 4.250.000,-/ net (Modul, Sertifikat, 2 kali Rehat Kopi, Makan Siang, Flash Disk)

Narasumber :
Sarjuni Adicahya (Project Manager TKDN Industri PT Surveyor Indonesia)

Latar Belakang

Untuk memaksimalkan penggunaan produksi dalam negeri, pemerintah telah mengeluarkan berbagai macam kebijakan. Salah satunya dengan mengintensifkan implementasi peraturan tentang TKDN(Tingkat Komponen Dalam Negeri). Peraturan yang terkait dengan TKDN, diantaranya adalah:

  1. Peraturan Presiden No. 70/2012 sebagai revisi dari Keputusan Presiden No. 54/2010 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa
  2. Instruksi Presiden No. 2 / 2009 tentang Penggunaan Produksi Dalam Negeri
  3. Pedoman Tata Kerja SKKMIGAS No. PTK-007-Revisi I/2009 dan PTK 007-Revisi II/2011 dan PTK 007-Revisi II/2011 dan PTK 007 Revisi III/2015 tentang Rantai Suplay Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan Migasserta Perubahan Ketentuan PTK 007 Rev II/2011 No. 0919/SKKD2000/2013/S7 tanggal 4 April 2013
  4. Peraturan Terbaru : PTK Revisi 4/2017
  5. Peraturan Menteri Perindustrian No. 15/2011 dan Peraturan Menteri Perindustrian No. 16/2011 (sebagai revisi dari Peraturan Menteri Perindustrian No. 49/2009 dan perubahannya No. 102/2009 dan Peraturan Menteri Perindustrian No. 11 / 2006) tentang Pedoman Teknis Penggunaan Produksi DalamNegeri.

Pada setiap pengadaan barang/jasa, peserta lelang diwajibkan untuk menyatakan besaran nilai TKDN-nya secara self assessment. Tetapi jika ternyata dalam realisasinya capaian TKDN-nya lebih kecil dari yang dinyatakan, maka perusahaan akan dikenakan sanksi administrasi dan finansial. Sedangkan dalam evaluasi lelang, Panitia Lelang akan menggunakan nilai TKDNterkecil diantara TKDN Penawaran dan TKDN Hasil Verifikasi. Sementara itu, apabila dalam suatu pengadaan barang/jasa terdapat peserta lelang yang memiliki nilai TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) lebih besar dari 40% maka lelang hanya boleh diikuti oleh produk yang dibuat di dalam negeri.

Berkenaan dengan peraturan-peraturan tersebut dan implementasinya maka merupakan suatu keuntungan tersendiri apabila bisa memahami secara lebih detail peraturan-peraturan yang terkait dengan kebijakan TKDN. Untuk itu, kami mengadakan kembali trainingdengan topik “Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN): Tata Cara Penilaian dan Aplikasinya“. Training ini adalah one day training dimana para peserta akan dibimbing untuk bisa memahami konsep dasar penilaianTKDN sehingga peserta dapat melakukan perhitungan sendiri (self assessment) TKDN sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mampu mempersiapkan dokumen pendukung yang relevan jika pada saat lelang/kontrakTKDN-nya diverifikasi oleh instansi terkait. Peserta juga akan dibekali pengetahuan tentang aplikasi penilaianTKDN dalam proses lelang maupun dalam realisasi kontrak serta perbedaan-perbedaan peraturan TKDNyang berlaku di Indonesia.

Metode Training :

Training dilaksanakan selama satu hari penuh dengan menggunakan metode interaktif-komunikatif. Materi training didesain sangat menarik dan terstruktur, sehingga peserta lebih mudah untuk memahami materi yang disampaikan. Dipandu oleh praktisi dan konseptorTKDN yang sudah sangat berpengalaman dalam melakukan verifikasi, training dan konsultansi TKDN, menjamin peserta training mendapatkan informasi yang akurat dan kredibel. Pada akhir training akan disampaikan beberapa case study yang disesuaikan dengan bisnis perusahaan Bapak/Ibu, sehingga akan memudahkan peserta untuk secara cepat mengaplikasikan perhitungan TKDN di dalam pekerjaan sehari-hari.

Topik Workshop:

  • Memahami kebijakan/peraturan TKDN di Indonesia
  • Memahami konsep dasar perhitungan TKDN sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  • Mempraktekkan penghitungan TKDN dengan mengisikan biaya ke dalam form TKDN.
  • Melatih pengisian Formulir TKDN Penawaran dalam lelang, yaitu Form SC-12A (untuk Lelang Barang), Form SC-12B (untuk Lelang Jasa) dan Form SC-12C (untuk Lelang Gabungan Barang dan Jasa).
  • Menghitung Harga Evaluasi Akhir suatu lelang berdasarkan nilai TKDN yang ditawarkan.
  • Menghitung sanksi finansial suatu kontrak yang disebabkan oleh nilai TKDN yang tidak terpenuhi
  • Memahami perbedaan peraturan TKDN dalam Pedoman Tata Kerja Pengelolaan Rantai Suplai Kontraktor Kontrak Kerja Sama SKKMigas No. PTK 007 Revisi I tahun 2009 dan No. PTK 007-Revisi II tahun 2011 dan PTK 007- Revisi III Tahun 2015 serta Peraturan Menteri Perindustrian No. 15 dan 16/2011
  • Memahami Peraturan Terbaru PTK 007 Revisi 4 / 2014 , dengan adanya penambahan metode Gross Split

Sasaran Peserta :

Perusahaan Jasa (Services) dalam Industry Oil & Gas, dan perusahaan yang banyak berhubungan dengan Industry Oil & Gas. Mulai dari Direktur, Keuangan, bagian Pengadaan dan Marketing

Tempat dan Tanggal :

Hotel Haris, Tebet – Kuningan, Jakarta

Kamis, 19 September 2019 (RUNNING)

Fee Workshop :

  • Normal : Rp. 4.250.000,-/ net (Modul, Sertifikat, 2 kali Rehat Kopi, Makan Siang, Flash Disk)

PENDAFTARAN :

Pre-Registration (Pendaftaran Tidak Mengikat)
  1. (required / wajib diisi)
  2. (required / wajib diisi)
  3. Jenis Kelamin
  4. (valid email required / email yang valid dibutuhkan)
  5. (valid email required / email yang valid dibutuhkan)
  6. (required / wajib diisi)
  7. (required / wajib diisi)
  8. (required / wajib diisi)
  9. (required / wajib diisi)
 

Share

TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN): Tata Cara Penilaian dan Aplikasinya – Batch 3

[S175]

JADWAL

28 Maret 2018

TEMPAT & INVESTASI

Hotel Puri Denpasar , Jakarta

Rp.3.750.000,-
Early Bird : Rp. 3.250.000,- (bayar dan daftar sampai tanggal 10 Nopember 2017)

FASILITAS PELATIHAN

Materi workshop (Soft copy & hard copy),Sertifikat, 2 kali Coffe break dan makan siang

FASILITATOR

Sarjuni Adicahya
(Project Manager TKDN Industri PT Surveyor Indonesia)

DESKRIPSI

Amandemen Peraturan Terbaru PTK SCM 007 Rev 4/2017
TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN): Tata Cara Penilaian dan Aplikasinya

Untuk memaksimalkan penggunaan produksi dalam negeri, pemerintah telah mengeluarkan berbagai macam kebijakan. Salah satunya dengan mengintensifkan implementasi peraturan tentang TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri). Peraturan yang terkait dengan TKDN, diantaranya adalah:
1. Peraturan Presiden No. 70/2012 sebagai revisi dari Keputusan Presiden No. 54/2010
tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa
2. Instruksi Presiden No. 2 / 2009 tentang Penggunaan Produksi Dalam Negeri
3. Pedoman Tata Kerja SKKMIGAS No. PTK-007-Revisi I/2009 dan PTK 007-Revisi II/2011 dan PTK 007-Revisi II/2011 dan PTK 007 Revisi III/2015 tentang Rantai Suplay Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan Migas serta Perubahan Ketentuan PTK 007 Rev II/2011 No. 0919/SKKD2000/2013/S7 tanggal 4 April 2013
4. Peraturan Terbaru : PTK Revisi 4/2017
5. Peraturan Menteri Perindustrian No. 15/2011 dan Peraturan Menteri Perindustrian No. 16/2011 (sebagai revisi dari Peraturan Menteri Perindustrian No. 49/2009 dan perubahannya No. 102/2009 dan Peraturan Menteri Perindustrian No. 11 / 2006) tentang Pedoman Teknis Penggunaan Produksi DalamNegeri.

Pada setiap pengadaan barang/jasa, peserta lelang diwajibkan untuk menyatakan besaran nilai TKDN-nya secara self assessment. Tetapi jika ternyata dalam realisasinya capaian TKDN-nya lebih kecil dari yang dinyatakan, maka perusahaan akan dikenakan sanksi administrasi dan finansial. Sedangkan dalam evaluasi lelang, Panitia Lelang akan menggunakan nilai TKDN terkecil diantara TKDN Penawaran dan TKDN Hasil Verifikasi. Sementara itu, apabila dalam suatu pengadaan barang/jasa terdapat peserta lelang yang memiliki nilai TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) lebih besar dari 40% maka lelang hanya boleh diikuti oleh produk yang dibuat di dalam negeri.

Berkenaan dengan peraturan-peraturan tersebut dan implementasinya maka merupakan suatu keuntungan tersendiri apabila bisa memahami secara lebih detail peraturan-peraturan yang terkait dengan kebijakan TKDN. Untuk itu, kami mengadakan kembali training dengan topik “Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN): Tata Cara Penilaian dan Aplikasinya”. Training ini adalah one day training dimana para peserta akan dibimbing untuk bisa memahami konsep dasar penilaian TKDN sehingga peserta dapat melakukan perhitungan sendiri (self assessment) TKDN sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mampu mempersiapkan dokumen pendukung yang relevan jika pada saat lelang/kontrak TKDN-nya diverifikasi oleh instansi terkait. Peserta juga akan dibekali pengetahuan tentang aplikasi penilaian TKDN dalam proses lelang maupun dalam realisasi kontrak serta perbedaan-perbedaan peraturan TKDN yang berlaku di Indonesia.

Metode Training

Training dilaksanakan selama satu hari penuh dengan menggunakan metode interaktif-komunikatif. Materi training didesain sangat menarik dan terstruktur, sehingga peserta lebih mudah untuk memahami materi yang disampaikan. Dipandu oleh praktisi dan konseptor TKDN yang sudah sangat berpengalaman dalam melakukan verifikasi, training dan konsultansi TKDN, menjamin peserta training mendapatkan informasi yang akurat dan kredibel. Pada akhir training akan disampaikan beberapa case study yang disesuaikan dengan bisnis perusahaan Bapak/Ibu, sehingga akan memudahkan peserta untuk secara cepat mengaplikasikan perhitungan TKDN di dalam pekerjaan sehari-hari.

Topik Workshop:
1. Memahami kebijakan/peraturan TKDN di Indonesia
2. Memahami konsep dasar perhitungan TKDN sesuai dengan peraturan yang berlaku.
3. Mempraktekkan penghitungan TKDN dengan mengisikan biaya ke dalam form TKDN.
4. Melatih pengisian Formulir TKDN Penawaran dalam lelang, yaitu Form SC-12A (untuk Lelang Barang), Form SC-12B (untuk Lelang Jasa) dan Form SC-12C (untuk Lelang Gabungan Barang dan Jasa).
5. Menghitung Harga Evaluasi Akhir suatu lelang berdasarkan nilai TKDN yang ditawarkan.
6. Menghitung sanksi finansial suatu kontrak yang disebabkan oleh nilai TKDN yang tidak terpenuhi
7. Memahami perbedaan peraturan TKDN dalam Pedoman Tata Kerja Pengelolaan Rantai Suplai Kontraktor Kontrak Kerja Sama SKKMigas No. PTK 007 Revisi I tahun 2009 dan No. PTK 007-Revisi II tahun 2011 dan PTK 007- Revisi III Tahun 2015 serta Peraturan Menteri Perindustrian No. 15 dan 16/2011
8. Memahami Peraturan Terbaru PTK 007 Revisi 4 / 2014 , dengan adanya penambahan metode Gross Split

Sasaran Peserta
Perusahaan Jasa (Services) dalam Industry Oil & Gas, dan perusahaan yang banyak berhubungan dengan Industry Oil & Gas. Mulai dari Direktur, Keuangan, bagian Pengadaan dan Marketing

Agenda Workshop
Sesi
Waktu
Topik
I
08.30 s/d 10.00
Penjelasan tentang Kebijakan/Policy TKDN di Indonesia
10.00 s/d 10.15
Break
II
10.15 s/d 12.00
Penjelasan tentang Tatacara/Metode Penghitungan TKDN Barang, TKDN Jasa  dan TKDN Gabungan Barang & Jasa
12.00 s/d 13.00
Istirahat
III
13.00 s/d 15.00
Simulasi perhitungan TKDN Barang dan/atau TKDN Jasa dan/atau TKDN Gabungan Barang dan Jasa
15.00 s/d 15.15
Break
IV
15.15 s/d 16.00
Lanjutan Simulasi perhitungan TKDN Barang dan/atau TKDN Jasa dan/atau TKDN Gabungan Barang dan Jasa

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

Pre-Registration (Pendaftaran Tidak Mengikat)
  1. (required / wajib diisi)
  2. (required / wajib diisi)
  3. Jenis Kelamin
  4. (valid email required / email yang valid dibutuhkan)
  5. (valid email required / email yang valid dibutuhkan)
  6. (required / wajib diisi)
  7. (required / wajib diisi)
  8. (required / wajib diisi)
  9. (required / wajib diisi)
 

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TKDN#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591



DAFTAR VIA WHATSAPP KLIK DISINI

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

#indotraining #trainingTKDN

Share

TATACARA PENILAIAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR KETENAGALISTRIKAN 35.000 MW

[S175]

JADWAL

15 Maret  2018

INVESTASI :

Fee : Rp.4.000.000,- / peserta
Early Bird : Rp. 3.500.000,- (pembayaran s.d tanggal 01 Maret 2018)

VENUE :

Hotel Puri Denpasar, Jakarta

  • available on other cities by request Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya, Yogyakarta, Batam etc

FASILITATOR

ALI GHOZALI
(Manager TKDN PT SURVEYOR INDONESIA)

DESKRIPSI

TATACARA PENILAIAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR KETENAGALISTRIKAN 35.000 MW

Dengan semakin bertambahnya kebutuhan akan pasokan listrik, pemerintah pada tahun 2009 telah melakukan program proyek percepatan 10.000 MW. Pada saat ini pemerintah kembali menjalankan proyek penambahan kapasitas listrik dengan program 35.000 MW,ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Indonesia dari Sabangsampai Merauke. Hal ini tentu akan berdampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi di luar Jawa, yang sebelumnya kekurangan suplai listrik. Dalam pelaksanaan proyek 35.000 MW pemerintah berkomitmen untuk memaksimalkanpenggunaan produksi barang dan jasa dalam negeri dalam pembangunan fasilitaspembangkit dan pendukungnya.

Salah satunya adalah dengan mengimplementasikan peraturan – peraturan terkait TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri):

1. Peraturan Presiden No. 70/2012 sebagai revisi dari Keputusan Presiden No. 54/2010 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa

2. Instruksi Presiden No. 2 / 2009 tentang Penggunaan Produksi Dalam Negeri

3. Peraturan Menteri Perindustrian No. 54 / 2012 Tentang Penggunaan Produk Dalam Negeri untuk Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan

4. Peraturan Menteri Perindustrian No. 05 / 2017 Tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perindustrian No. 54/2012 tentang Pedoman Penggunaan Produk Dalam Negeri untuk Pembangunan Infrastruktur Ketenaglistrikan

5. Peraturan Menteri Perindustrian No. 04 / tentang Ketentuan dan Tatacara Penilaian Tingkat Komponen Dalam Negeri untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya

6. Peraturan Menteri Perindustrian No. 15/2011 dan Peraturan Menteri Perindustrian No.16/2011 (sebagai revisi dari Peraturan Menteri Perindustrian No. 49/2009 dan perubahannya No. 102/2009 dan Peraturan Menteri Perindustrian No. 11 / 2006) tentang Pedoman Teknis Penggunaan Produksi Dalam Negeri.

Berkenaan dengan peraturan-peraturan tersebut dan implementasinya maka merupakan suatu keuntungan tersendiri apabila bisa memahami secara lebih detail peraturanperaturan yang terkait dengan kebijakan TKDN ketenagalistrikan.

TUJUAN

1. Memahami kebijakan/peraturan TKDN Infrastruktur Ketenagalistrikan

2. Memahami konsep dasar perhitungan TKDN sesuai dengan peraturan yang berlaku.

3. Mempraktekkan penghitungan TKDN dengan mengisikan biaya ke dalam form TKDN.

4. Melatih pengisian Formulir TKDN, yaitu form Barang, form Jasa dan form Gabungan Barang dan Jasa

5. Menghitung Harga Evaluasi Akhir (HEA) suatu kontrak sebagai acuan untuk menentukan pemenang tender

KOMPETENSI

Peserta training memahami ketentuan-ketentuan terkait TKDN dan mampu melakukan perhitungan TKDN secara Self Assessment

LAMA TRAINING

Dilaksanakan selama satu hari penuh (08.30 s/d16.00)
METODE TRAINING

Aktivitas Interaktif-Komunikatif, training berjalan secara dua arah dimana peserta bisa menanyakan langsung tentang materi yang sedang dibahas

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

Pre-Registration (Pendaftaran Tidak Mengikat)
  1. (required / wajib diisi)
  2. (required / wajib diisi)
  3. Jenis Kelamin
  4. (valid email required / email yang valid dibutuhkan)
  5. (valid email required / email yang valid dibutuhkan)
  6. (required / wajib diisi)
  7. (required / wajib diisi)
  8. (required / wajib diisi)
  9. (required / wajib diisi)
 

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591



DAFTAR VIA WHATSAPP KLIK DISINI

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

#indotraining #training_indo #training_tkdn #training_jakarta

Share

Penerapan PTK 007 Rev 3/2015 dan TKDN

[S300]

16 – 17 Mei 2017
5 – 6 Jun 2017
10 – 11 Jul 2017
7 – 8 Aug 2017
11 – 12 Sep 2017
9 – 10 Oct 2017
13 – 14 Nov 2017
11 – 12 Des 2017

VENUE

 Puri Denpasar Hotel, Jakarta
 Ibis Style Kuta Dewi Sri, Bali

INVESTMENT

Rp. 7.500.000,-/ peserta , lokasi Jakarta, minimal 5 peserta.
Rp. 8.500.000,-/ peserta , lokasi Bali, minimal 5 peserta.

Biaya Pelatihan termasuk:
 Training Modul
 Flash Disk (termasuk soft copy modul and dokumentasi)
 Sertifikat
 Note Book dan Pulpen
 Backpack
 Training Photo
 Training room dengan fasilitas full AC dan multimedia
 1x Lunch/hari and 2x coffee break setiap hari
 Qualified instructor
 Antar jemput dari penginapan ke tempat training (untuk minimal 5 peserta dari satu perusahaan)

FACILITATOR

Ir. Didi Sugandi, Bc.M d
Didi Sugandi, Sarjana Teknik Perminyakan, 42 tahun pengalaman kerja di Oil/Gas Exploration & Production (E&P) Company (Stanvac Pendopo, Huffco/Vico Kaltim, JOB Pertamina-Gulf Jambi, Caltex/Chevron Pacific Indonesia Duri-Riau) diberbagai Departemen (Production, HSE/K3LL, MPD/HRD, Drilling & WO/WS) dan 1 tahun di Geothermal/Panas Bumi (Karaha Bodas Company/KBC-Garut & Sumitomo Wayang Windu Pangalengan-Jawa Barat) sebagai HSE Manager. Pengalaman sebagai Trainer sejak 1992 s/d sekarang dan sebagai Drilling & WW-HSE Audit Coordinator sejak 2003 s/d 2011 di CPI Duri-Riau.

Bhakti Endratama, ST, M.Si
Bhakti Endratama ST, M.si Sarjana Teknik mesin di ITS dan beliau menyelesaikan Studi S2 nya di Universitas Indonesia sebagai Master of Science. Saat ini beliau bekerja di Suveyor Indonesia sebagai Project Manager, Monitoring & Verifikasi TKDN.

DESCRIPTION

Penerapan PTK 007 Rev 3/2015 dan TKDN sebagai pedoman pada Industri Hulu Migas Indonesia (Tatacara Penilaian dan Aplikasinya berdasarkan Update PTK 007 Rev 3/2015)

Tantangan industri migas Nasional ke depan selain meningkatkan produksi adalah meningkatkan efisiensi operasi dan kapasitas nasional. Banyaknya usulan dan usaha-usaha terobosan untuk meningkatkan efisiensi operasi atau usaha menekan cost recovery serta adanya peratusan menteri perindustrian tentang usaha meningkatkan TKDN dan kapasitas nasional membuat SKK Migas harus membuat PTK 007 . Perubahan sebagai pedoman barang dan jasa yang baru di Industri Migas Nasional
Pelatihan ini akan memberikan gambaran yang jelas atau improvement yang dilakukan pada pedoman tata kerja (PTK 007) Rev III/2015. Pelatihan juga membahas secara rinci tentang penerapan pedoman tersebut. Pada pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di industri hulu migas di Indonesia.
Pelatihan juga didesain untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami konsep TKDN yang baru, dilanjutkan dengan penjelasan dan simulasi lengkap

SASARAN PESERTA
Perusahaan Jasa (Services) dalam Industry Oil & Gas, dan perusahaan yang banyak berhubungan dengan Industry Oil & Gas. Mulai dari Direktur, Keuangan, bagian Pengadaan dan Marketing

AGENDA TRAINING
• Overview SCM
• Kewenangan dan pengawasan kegiatan pengadaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama, Strategi pengadaan & jenis-Jenis Kontrak rencana kerja pengadaan.
Pelaku pengadaan : Pejabat Berwenang, Pengguna Barang/Jasa, Pengelola Pengadaan, Panitia Pengadaan dan Penyedia Barang/Jasa.
• Pelaksanaan pengadaan dalam rangka pengutamaan penggunaan barang/jasa produksi, dalam evaluasi pernyataan tingkat komponen dalam negeri.
• Evaluasi pernyataan tingkat komponen dalam negeri
• Pengawasan Pemenuhan komitmen pencapaian TKDN dalam kontrak.
• Harga perhitungan sendiri / Owner’s Estimate dokumen pemilihan barang/jasa Jaminan Pengadaan
• Metode pemilihan penyedia barang/jasa pelelangan umum, Pelelangan terbatas, Pemilihan langsung, Penunjukan langsung, Procurement dan Swakelola tatacara pelelangan umum, pengumuman & pendaftaran. Penilaian Kualifikasi, Pemberian penjelasan & protes, pembukaan penawaran. Pembinaan Penyedia Barang / Jasa Negosiasi penetapan & penunjukan pemenang sanggahan kontrak dan pembinaan penyedia barang / jasa.
• Memahami kebijakan/peraturan TKDN di Indonesia
• Konsep dasar perhitungan TKDN sesuai dengan peraturan yang berlaku.
• Formula penghitungan TKDN
• Formulir pengisian TKDN ( SC-12 A.2 / SC-12 B / SC -12 C )
• Contoh Perhitungan HE – TKDN – PSp
• Menghitung sanksi finansial suatu kontrak yang disebabkan oleh nilai TKDN yang tidak terpenuhi
• Pernyataan TKDN pada tahap Penawaran
• Kegiatan pengadaan yang memerlukan persetujuan SKK MIGAS.
• Memahami peraturan TKDN dalam Pedoman Tata Kerja Pengelolaan Rantai Suplai Kontraktor Kontrak Kerja Sama SKK MIGAS dan PTK 007 Rev 3/ 2015

REGISTRATION :

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

 

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Penerapan PTK 007 Rev 3/2015 dan TKDN sebagai pedoman pada Industri Hulu Migas Indonesia (Tatacara Penilaian dan Aplikasinya berdasarkan Update PTK 007 Rev 3/2015)

[S300]

TIME

  • 23-24  Maret 2016
  • 12-13 Apr 2016
  • 25-26 Mei 2016
  • 1-2 Juni 2016
  • 13-14 Juli 2016
  • 23-24 Agustus 2016
  • 14-15 September 2016
  • 12-13 Oktober 2016
  • 29-30 November 2016
  • 8-9 Desember 2016

VENUE

Puri Denpasar Hotel Jakarta

INVESTMENT

Rp .7.500.000,-

FACILITATOR

Bapak Bhakti Endratama

DESCRIPTION

Penerapan PTK 007 Rev 3/2015 dan TKDN sebagai pedoman pada Industri Hulu Migas Indonesia (Tatacara Penilaian dan Aplikasinya berdasarkan Update PTK 007 Rev 3/2015)

Tantangan industri migas Nasional ke depan selain meningkatkan produksi adalah meningkatkan efisiensi operasi dan kapasitas nasional. Banyaknya usulan dan usaha-usaha terobosan untuk meningkatkan efisiensi operasi atau usaha menekan cost recovery serta adanya peratusan menteri perindustrian tentang usaha meningkatkan TKDN dan kapasitas nasional membuat SKK Migas harus membuat PTK 007 . Perubahan sebagai pedoman barang dan jasa yang baru di Industri Migas Nasional

Pelatihan ini akan memberikan gambaran yang jelas atau improvement yang dilakukan pada pedoman tata kerja (PTK 007) Rev III/2015. Pelatihan juga membahas secara rinci tentang penerapan pedoman tersebut. Pada pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di industri hulu migas di indonesia.

Pelatihan juga didesain untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami konsep TKDN yang baru, dilanjutkan dengan penjelasan dan simulasi lengkap.

SASARAN PESERTA

Perusahaan Jasa (Services) dalam Industry Oil & Gas, dan perusahaan yang banyak berhubungan dengan Industry Oil & Gas. Mulai dari Direktur, Keuangan, bagian Pengadaan dan Marketing.

AGENDA TRAINING

1. Overview SCM

2. Kewenangan dan pengawasan kegiatan pengadaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama,

Strategi pengadaan & jenis-Jenis Kontrak rencana kerja pengadaan.

Pelaku pengadaan : Pejabat Berwenang, Pengguna Barang/Jasa, Pengelola Pengadaan,

Panitia Pengadaan dan Penyedia Barang/Jasa.

3. Pelaksanaan pengadaan dalam rangka pengutamaan penggunaan barang/jasa produksi, dalam evaluasi pernyataan tingkat komponen dalam negeri.

4. Evaluasi pernyataan tingkat komponen dalam negeri

5. Pengawasan Pemenuhan komitmen pencapaian TKDN dalam kontrak.

6. Harga perhitungan sendiri / Owner’s Estimate dokumen pemilihan barang/jasa

Jaminan Pengadaan

7. Metode pemilihan penyedia barang/jasa pelelangan umum, Pelelangan terbatas,

Pemilihan langsung, Penunjukan langsung, Procurement dan Swakelola tatacara pelelangan umum, pengumuman & pendaftaran. Penilaian Kualifikasi, Pemberian penjelasan & protes, pembukaan penawaran. Pembinaan Penyedia Barang / Jasa Negosiasi penetapan & penunjukan pemenang sanggahan kontrak dan pembinaan penyedia barang / jasa.

8. Memahami kebijakan/peraturan TKDN di Indonesia

9. Konsep dasar perhitungan TKDN sesuai dengan peraturan yang berlaku.

10. Formula penghitungan TKDN

11. Formulir pengisian TKDN ( SC-12 A.2 / SC-12 B / SC -12 C )

12. Contoh Perhitungan HE – TKDN – PSp

13. Menghitung sanksi finansial suatu kontrak yang disebabkan oleh nilai TKDN yang tidak terpenuhi

14. Pernyataan TKDN pada tahap Penawaran

15. Kegiatan pengadaan yang memerlukan persetujuan SKK MIGAS.

16. Memahami peraturan TKDN dalam Pedoman Tata Kerja Pengelolaan Rantai Suplai Kontraktor Kontrak Kerja Sama SKK MIGAS dan PTK 007 Rev 3/ 2015

REGISTRATION :

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING 2015 | INFORMASI SEMINAR 2015 | JADWAL TRAINING TAHUN 2015 |
INHOUSE TRAINING 2015 | TRAINING INDONESIA 2015 | TRAINING CENTER 2015

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Procurement Berdasarkan PTK 007 Rev-3 dan TKDN Pada Industry Pertambangan, Oil & Gas

Procurement Berdasarkan PTK 007 Rev-3 dan TKDN Pada Industry Pertambangan, Oil & Gas

[S101]

28-29 September 2015

VENUE

NEO Hotel Tendean Mampang Jakarta

INVESTMENT

4.000.000,-/Person; (Full Fare).

3.750.000,-/Person; (Early Bird)

 3.500.000,-/Person; (Groups 3 participants)

FACILITATOR

Jimmy Pramudito,MBA, PMO

DESCRIPTION

Procurement Berdasarkan PTK 007 Rev-3 dan TKDN Pada Industry Pertambangan, Oil &

Outline :

1.      Prinsip Pedoman Tata Kerja Pengelolaan Rantai Supply pada Industri Hulu Migas
2..       Ruang Lingkup Pengaturan Pengelolaan Rantai

  1. SK No KEP 0018/SKK00000/2015/S Revisi-3 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa
  1. Urgensi Revisi Pedoman Proses Pengadaan Tanggungjawab KKKS.
  2. Manfaat pasca Revisi dari sisi Operasional  Pengadaan.
  1. Proses pengadaan yg melibatkan kegiatan drilling   offshore dan swamp.
  1. Tahapan dan Tata Cara Pelelangan Umum.
  2. Mekanisme pemilihan langsung atau penunjukan  langsung oleh KKKS.
  1. Kewenangan Pihak-pihak terkait dalam Proses Pengadaan Barang/Jasa.
  1. Pengelolaan Kontrak Migas.
  2. Pengawasan terhadap pelaksanaan Pengadaan  Barang/Jasa.
  1. Audit KKKS dan Audit Vendor oleh Auditor Independen.
  1. Peningkatan kontribusi vendor dan produk lokal dalam memenuhi kebutuhan industri hulu migas.
  1. Kesehatan, Keselamatan Lingkungan Kerja dan Lindungan Lingkungan.

TKDN :

  1. Kebijakan/peraturan TKDN di Indonesia.
  2. Konsep dasar perhitungan TKDN sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  3. Praktekkan penghitungan TKDN dengan mengisikan biaya ke dalam form TKDN.
  4. Pengisian Formulir TKDN Penawaran dalam lelang, yaitu Form SC-12A (untuk Lelang Barang), Form SC-12B (untuk Lelang Jasa) dan Form SC-12C (untuk Lelang Gabungan Barang dan Jasa).
  5. Penghitungan Harga Evaluasi Akhir suatu lelang berdasarkan nilai TKDN yang ditawarkan.
  6. Sanksi finansial suatu kontrak yang disebabkan oleh nilai TKDN yang tidak terpenuhi Perbedaan peraturan TKDN dalam Pedoman Tata Kerja Pengelolaan Rantai Suplai Kontraktor Kontrak Kerja Sama BP Migas No. PTK 007 Revisi I tahun 2009 dan No. PTK 007 – Revisi II tahun 2011 serta Peraturan Menteri Perindustrian No. 15 dan 16/2011Ho.

REGISTRATION :

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21 | INFORMASI TRAINING | INFORMASI SEMINAR | INFOTRAINING.NET | INFOSEMINAR.NET | SEMUA SEMINAR | JADWAL PELATIHAN | JADWAL TRAINING

Share

Metode dan Tata Cara Perhitungan Tikat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Sesuai Keputusan Mentri Perindustrian No. 16/M-IND/PER/2/2011

Metode dan Tata Cara Perhitungan Tikat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Sesuai Keputusan Mentri Perindustrian No. 16/M-IND/PER/2/2011

[S018]

WAKTU

25 Agustus 2015

TEMPAT

Epicentrum Walk Office, Jakarta

INVESTASI

  • 2.500.000 / orang,

Early Bird Rp 2.300.000 (Apabila Melakukan Pembayaran Seminggu sebelum pelatihan)

Sudah termasuk Coffe Break 2x, Makan siang, Seminar Kit, Sertifikat.

FASILITATOR

A. H. Mulyanto, SE., M.Si., IRCA Cert

Beliau adalah auditor berlisensi International Registered Certified Auditor IRCA 2245. Menjadi faculty member Astra Management Development Institute (AMDI) PT Astra International,tbk pada subject Total Quality Management dan Quality Control Circle (1996-1997), Senior Consultant PT Sucofindo Internasional Konsultan (1998-2003) dan Deputy Director pada Subsidiary Company sebuah BUMN (2003-2010). Sejak tahun 2008, Atantya juga menjadi Faculty pada Kantor Jaminan Mutu Universitas Gadjah Mada Jogjakarta. Pada 2010 – saat ini, Atantya menjabat sebagai President Director dan CEO pada anak usaha BUMN di bidang Survey, Inspeksi dan Verifikasi.

DESKRIPSI

Perkembangan teknologi, arus informasi serta investasi global telah memicu pergeseran dinamika operasional perusahaan dalam pelbagai aspeknya. Arus informasi mentransformasikan sistem manajemen serta pola pergerakan barang dan jasa menjadi berbasis elektronik (e-business).

Sementara perobahan teknologi menstimulus aplikasi – aplikasi terkni dari standar kerja, prosedur, teknik pelaksanaan pekerjaan dan operasionalisasi perusahaan dalam seluruh aspek.

Pada saat ini setiap pelanggan mensyaratkan : Quality of service and product, Cost of production yang efisien, Delivery time yang semakin akurat, Safety yang terkelola dengan baik dan Moral dalam arti setiap produk diproduksi dengan berpijak pada etika bisnis yang dapat dipertanggungjawabkan secara proffesional.

Setiap perusahaan dituntut kemampuannya untuk senantiasa mengadaptasi perobahan tuntutan lingkungan strategis di atas. Khusus dalam bidang industri manufaktur, setiap perusahaan didorong pemerintah untuk terus meningkatkan penggunaan Komponen Dalam Negeri. Pemerintah memberikan insentif terhadap Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tertentu yang dimasukkan dalam proses produksi pada pelbagai jenis industri.

Pelatihan ini akan memberikan wawasan, pemahaman serta pengetahuan praktis untuk penerapan dan penggunaan Komponen Dalam Negeri seluas mungkin dalam setiap proses produksi.

Silabus Pelatihan:

1. Isu – isu bisnis , dan ekonomi global mutakhir
2. Pengenalan TKDN
3. Komponen TKDN
4. Metode Perhitungan TKDN
5. Penerapan TKDN
6. Diskusi
7. Penutup

Tujuan Umum

1. Memberikan pengetahuan dan keterampilan profesional untuk memahami konsep, filosofi, serta metode aplikasi dan manfaat penerapan Komponen Dalam Negeri dan Cara Menghitung TKDN di perusahaan.
2. Memiliki kemampuan yang lebih aplikatif dan komprehensif dalam implementasi TKDN di perusahaan.

Tujuan Khusus

Setelah mengikuti pelatihan, setiap peserta akan memiliki kemampuan :
1. Memahami Peraturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri serta cara penerapanya di organisasi masing-masing.
2. Menyusun program implementasi TKDN secara komprehensif, sejak perencanaan tujuan, metodologi, pelaksanaan, pelaporan.
3. Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan organisasi untuk penerapan TKDN.

INFORMASI PENDAFTARAN
DIISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#
JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#
nama@email.com#02177788822

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

PENERAPAN PTK 007/REVISI 2 DAN TKDN SEBAGAI PEDOMAN PENGADAAN BARANG DAN JASA INDUSTRI HULU MIGAS INDONESIA – Yogyakarta

PENERAPAN PTK 007/REVISI 2 DAN TKDN SEBAGAI PEDOMAN PENGADAAN BARANG DAN JASA INDUSTRI HULU MIGAS INDONESIA – Yogyakarta

[S260]

WAKTU

• 17-19 Juni 2014 – RUNNING
• 22-24 Juli 2014
• 23-25 September 2014
• 25-27 November 2014

TEMPAT

Ibis Malioboro Hotel Yogyakarta ; Horison Ultima Riss Hotel Yogyakarta
Hotel di Jakarta

INVESTASI

Yogyakarta >> IDR 7.000.000,-(Non-Residential)|Minimal kuota 3 peserta
*Luar Kota Yogyakarta >> IDR 9.000.000,-(Non-Residential)|Minimal kuota 4-5 peserta

FASILITATOR

Expert Trainer

DESKRIPSI

Di Indonesia ada suatu pedoman tata kerja yang diberlakukan terhadap perusahaan yang bergerak di bidang hulu minyak dan gas bumi dalam pengelolaan rantai suplai dan kontraktor kontrak kerja sama. Pedoman tata kerja ini di keluarkan oleh badan pelaksana kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (BPMIGAS) dengan nomor keputusan 007 REVISI-1/PTK/IX/2009 yang dalam kegiatan sehari-hari pedoman ini di sebut Pedoman Tata Kerja 007. Pedoman tata kerja ini dimaksudkan untuk memberi suatu pola pikir, pengertian dan pedoman pelaksanaan teknis serta administratif yang terintegrasi dan jelas bagi seluruh pengelola kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi di wilayah republik Indonesia, dalam pengelolaan rantai suplai.
PTK-007 Revisi II/2011 adalah pedoman pengelolaan rantai suplai di lingkungan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi di Wilayah Negara Republik Indonesia. Pedoman Tata Kerja Pengelolaan Rantai Suplai (Suply Chain Manual) Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terdiri dari Ketentuan Umum Rantai Suplai, Pedoman Pelaksanaan Pengadaaan Barang/Jasa, Pedoman Pengelolaan Aset, Pedoman Pengelolaan Kepabeanan, dan Pedoman Pengelolaan Proyek.
Revisi yang paling mendasar dari PTK-007 Revisi I/2009 ini terletak pada adanya Pendayagunaan Produksi dan Kompetensi Dalam Negeri yang diwujudkan sebagai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) barag/jasa dimana paramater ini memprioritaskan barang produksi dalam negeri.

MATERI KURSUS
1. Pengertian Istilah
2. Kebijakan Umum
3. Ruang Lingkup Kegiatan
4. Kewenangan Dan Pengawasan
5. Pengutamaan Penggunaan Barang/Jasa Produksi Dalam Negeri
6. Strategi Pengadaan
7. Perencanaan
8. Pelaku Pengadaan Barang/Jasa
9. Harga Perhitungan Sendiri / Owner Estimate
10. Dokumen Pemilihan Penyedia Barang/Jasa
11. Jaminan
12. Metoda Dan Tata Cara Pemilihan Penyedia Barang/ Jasa Pemborongan/ Jasa Lainnya
13. Tata Cara Pelelangan Umum
14. Metode Dan Tata Cara Pengadaan Jasa Konsultansi
15. Kontrak
16. Pembinaan Penyedia Barang/Jasa
17. Pelaporan Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa
18. Dasar hukum Perhitungan TKDN
19. Kategori Komponen Dalam Negeri
20. Perhitungan dan Penilaian TKDN
21. Sanksi Administrasi dan Sanksi Financial

PESERTA
Pelatihan ini sangat tepat untuk diikuti oleh Direktur, manajer, perencana dan pelaksana pada penyedia Barang dan jasa yang mempunyai usaha di industri hulu migas contractor/ vendor, service company.

METODE
Presentation; Discussion; Case Study;Evaluation; Pre test & Post Test

FASILITAS
Hotel Berbintang; Sertifikat Training; Training Kit; Modul (Hard Copy + Soft Copy); 1x Lunch dan 2x Coffe Break; Souvenir; Transportasi Antar Jemput (minimal 2 orang dari perusahaan yang sama)

INFORMASI PENDAFTARAN
ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN)

TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN)

[S275]

WAKTU

22-23 Oktober 2013

TEMPAT

HOTEL MERCURE
Jl R A Kartini No 18 Lebak Bulus
12440 SOUTH JAKARTA
INDONESIA

INVESTASI

Rp 5.500.000.-/peserta

FASILITATOR

Expert Trainers

DESKRIPSI

TRAINING OBJECTIVES
Tujuan Training ini adalah untuk memberikan pengetahuan agar peserta dalam mengerti dan memahami konsep cara perhitungan TKDN serta mengerti dan mampu mencari solusi permasalahan dalam perhitungan TKDN, memiliki pengalaman praktis dalam perhitungan TKDN untuk kasus barang, jasa atau gabungan barang jasa (jasa pemborongan), BMP, beserta aplikasinya dalam pengadaan barang jasa pemerintah maupun dalam pengadaan barang jasa Industri Hulu MIGAS.
Yang meliputi hal-hal berikut:
1. Skema kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN);
2. Peraturan Pemerintah dan BP Migas tentang Perhitungan TKDN dan pengadaan barang dan jasa (Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 15/2011 dan PTK 007 rev. 2), serta Peraturan Menteri ESDM nomor 15 tahun 2013 tentang Penggunaan Produk Dalam Negeri Pada Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi;
3. Tata cara perhitungan TKDN yang meliputi Barang, Gabungan Barang, Jasa, Gabungan Barang jasa (Jasa Pemborongan);
4. Daftar Barang Jasa produksi Dalam Negeri;
5. Perhitungan Tingkat kewajaran penilaian TKDN yang disampaikan oleh penyedia barang/jasa;
6. Teknis pemberian Preferensi Harga dan Harga Evaluasi Akhir (HEA);

TRAINING BENEFITS
1. Memperkaya pengetahuan dan meningkatkan pemahaman peserta mengenai penggunaan TKDN pada pengadaan barang dan jasa di pemerintahan maupun industri Hulu MIGAS;
2. Peserta bisa memahami konsep dasar perhitungan TKDN dan dapat melakukan perhitungan sendiri TKDN;
3. Memberikan gambaran bagaimana cara Pengguna Barang/Jasa (Institusi Pemerintahan, KKKS/KPS dalam memonitor realisasi TKDN produk yang dihasilkan Penyedia Barang/Jasa;

WHO SHOULD ATTEND
1. Purchasing & Procurement
2. Tender Committee
3. Supply Chain Management
4. Legal
5. Vendors
6. Users
7. Contract Admin/Analyst
8. Project Managers
9. Finance

MATERI
1. Latar belakang dan landasan Hukum Perhitungan TKDN
Memberikan pemahaman tentang aturan-aturan yang berlaku dalam perhitungan TKDN. Termasuk hukum yang berlaku sebagai konsekuensi atas pelanggaran TKDN dalam pelaksanaan proyek EPC di Indonesia dengan mengacu pada:
• Peraturan Presiden RI No.54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.
• Peraturan Menteri Perindustrian No. 15 Tahun 2011 tentang Pedoman Penggunaan Produk Dalam Negeri dalam Pengadaaan Barang/Jasa Pemerintah.
• Peraturan Menteri Perindustrian No. 16 Tahun 2011 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri.
• Pedoman Tata Kerja (PTK) 007 revisi 2 dari BP MIGAS.

2. Penggunaan TKDN
Menjelaskan tentang fungsi TKDN dalam proses penyelenggaraan proyek, mulai dari proses tender sampai dengan pengawasan dalam pelaksanaan dan penyelesaian proyek EPC.

3. Jenis dari TKDN – Barang – Jasa – Gabungan Barang dan Jasa (Jasa Pemborongan)
Menjelaskan tentang jenis-jenis TKDN yang berlaku dalam penyelenggaraan proyek pengadaan barang dan jasa maupun gabungannya di Indonesia yang terdiri atas:
1) Barang :
– Barang jadi, barang setengah jadi, peralatan, suku cadang, komponen utama dan komponen pembantu.
– Bahan baku, bahan pelengkap dan bahan pembantu
2) Jasa :
– Jasa konstruksi, yang meliputi segala kegiatan konstruksi sipil, mesin (mekanikal), listrik dan sebagainya.
– Jasa Konsultansi yang meliputi antara lain :
 Kegiatan penyediaan jasa sebelum konstruksi seperti survey, feasibility study, master plan, engineering dan design.
 Kegiatan penyediaan jasa pada saat kostruksi seperti pemasangan, pengelolaan proyek dan pengawasan.
 Kegiatan penyediaan jasa pada tahap operasi bagi upaya peningkatan daya guna dan produktifitas seperti pengujian, perawatan, manajemen, akuntansi, pembinaan, pendidikan dan pelatihan.
 Jasa yang tidak langsung berhubungan dengan proyek konstruksi, seperti analisis dan evaluasi

4. Dasar Perhitungan TKDN
Menjelaskan tentang dasar perhitungan TKDN sebagai acuan dalam melakukan perhitungan TKDN.

5. Cara Perhitungan TKDN untuk masing-masing jenis TKDN
Workshop tentang cara penghitungan TKDN dengan melakukan simulasi perhitungan sederhana.

6. Kriteria Komponen Dalam Negeri dan Komponen Luar Negeri
Memberikan penjelasan tentang perbedaan antara komponen dalam negeri dengan komponen luar negeri melalui penjelasan tentang kriteria-kriteria yang memberdakan antara keduanya.

7. Penilaian Bobot Manfaat Perusahaan
Memberikan penjelasan mengenai penghitungan Bobot Manfaat Perusahaan beserta penjelasan penggunaanya dalam proses pengadaan barang jasa

8. Perhitungan Harga Evaluasi Akhir dalam Pelelangan besarta sanksi.
Menjelaskan tentang penggunaan Nilai TKDN dalam penentuan pemenang pada proses lelang dan sanksi bila tidak dapat memenuhi komitmen TKDN.

9. Simulasi perhitungan TKDN.
Praktek (workshop) penghitungan TKDN, dalam hal ini terkait dengan jenis maupun pekerjaan yang sering dilakukan ataupun ingin diperdalam.

JADWAL
Hari I : Tatacara Perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri.
: Jam : Materi :
08:30 – 09:45 : Latar Belakang dan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri
dalam proses pengadaan di Industri hulu Migas
09:45 – 10.00 : Istirahat.
10:00 – 12:00 : Perhitungan Harga Evaluasi Akhir serta Sanksi.
12:00 – 13:00 : Makan siang.
13:00 – 15:15 : Perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri & Simulasi Perhitungan
15:15 – 15:30 : Istirahat.
15:30 – 16:30 : Perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri & Simulasi Perhitungan (lanjutan)

Hari II : Simulasi dan Diskusi.
: Jam : Materi :
08:30 – 09:45 : Review materi hari pertama
09:45 – 10:00 : Istirahat.
10:00 – 12:00 : Simulasi Perhitungan TKDN (Kasus 1)
12:00 – 13:00 : Makan siang.
13:00 – 15:15 : Simulasi Perhitungan TKDN (Kasus 2)
15:15 – 15:30 : Istirahat.
15:30 – 16.30 : Simulasi Perhitungan TKDN (Kasus 3)

INFORMASI PENDAFTARAN
DIISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#
JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#
nama@email.com#02177788822

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

ASPEK TKDN (PEDOMAN TEKNIS PENGGUNAAN PRODUK DALAM NEGERI)

ASPEK TKDN (PEDOMAN TEKNIS PENGGUNAAN PRODUK DALAM NEGERI) DALAM MANAJEMEN PENGADAAN BARANG DAN JASA

[S093]

WAKTU

a. 21 – 22 Januari 2013
b. 25 – 26 Februari 2013
c. 1 – 2 April 2013
d. 6 – 7 Mei 2013
e. 10 – 11 Juni 2013
f. 15 – 16 Juli 2013
g. 9 – 10 September 2013
h. 21 – 22 Oktober 2013
i. 25 – 26 November 2013
j. 23 – 24 Desember 2013

TEMPAT

Hotel Kagum Group Bandung (Golden Flower, Banana Inn, Grand Seriti, Carrcadin, Amaroossa, Grand Serela, Gino Feruci, Verona Palace, Malaka, Zodiac Taurus)

INVESTASI

  1. Rp 3.500.000/peserta (bayar penuh)  atau
  2. Rp 3.250.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelum training) atau
  3. Rp 3.000.000/peserta (jika ada 3 orang peserta atau lebih dari 1 perusahaan yang sama)

 

FACILITIES FOR PARTICIPANTS :

  1. Training Module
  2. Flashdisk contain training material
  3. Certificate
  4. NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Foto
  8. Training room with full ac facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffee break everyday of training

10. Qualified Instructor

11. Transportation from hotel of participants to hotel of training VV (if minimal participants from the same company is 4 )

NARASUMBER

Ir. Asep Saefulbachri, MBA.,MM. adalah lulusan Sarjana Teknik dan Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung (ITB). Pendidikan MBA beliau tempuh dari Asian Institute of Management Manila serta Magister Management dari sekolah Tinggi Manajemen Bandung (STMB Telkom). Beliau juga mengikuti pendidikan singkat lainnya di Arizona State university USA, ATI-Edmonto, Canada, dan Siemens-Munich West Germany. Pengalaman profesional beliau lebih dari 25 tahun, antaranya di Direktorat Logistik PT Telkom (1981 – 1993), Manajer Pengembangan usaha PT Bangtelindo Bandung (1996 – 1997), Managing Director Forum Eksekutif Indonesia, Bandung, Course Director Strategic Forum Expertise Sdn Bhd Kuala Lumpur, Malaysia (sejak 1995), Dosen tetap dibeberapa perguruan tinggi untuk program S1 Jurusan Teknologi Industri (sejak 1993) dan program pasca sarjana (S2) Teknik & Manajemen Industri (sejak 1992). Beliau telah mengajar banyak kelas training untuk perusahaan-perusahaan di Indonesia dengan topik-topik yang berkaitan dengan keahlian beliau seperti Operation Management, Purchashing, Production, Logistic & Supply Chain Management, Business & Financial Management, dan lain – lain.

DESKRIPSI

Masalah  procurement management merupakan masalah yang sangat penting bagi kehidupan sebuah perusahaan. Industri manufaktur rata-rata menghabiskan lebih dari 65% cost of good manufactured nya untuk biaya material begitu pula industri migas. Pengadaan barang dan jasa baik untuk Capex maupun Opex memegang peran yang sangat penting bagi perusahaan. Efisiensi dan efektifitas manajemen pengadaan akan sangat menentukan biaya dollar per barrel minyak mentah yang dihasilkan dan pada akhirnya akan menentukan competitive advantage perusahaan. Di era sekarang ini masalah Quality, cost dan delivery dari material dan jasa  yang digunakan akan terasa semakin penting.Aspek penting yang lain adalah penggunaan produk dalam negeri (TKDN). Dalam seminar ini akan dibahas terinci bagaimana aturan pemerintah tentang TKDN.

OBJEKTIF TRAINING :

Dalam mengadakan pelatihan ini ada beberapa tahapan-tahapan sebagai berikut:

  1. Membangun kemampuan pemahaman terhadap kebijakan – kebijakan yang berlaku dan terbaru mengenai hal – hal yang terkait dalam Procurement Management.
  2. Mengidentifikasi segala potensi resiko – resiko yang mungkin timbul pada Proses menganalisa dengan menggunakan aplikasi yang ada.
  3. Langkah antisipatif yang dapat diambil untuk meminimalisir resiko-resiko kerugian yang dialami perusahaan.

CAKUPAN MATERI TRAINING :

  1. 1.      Peran Pengadaan dalam kehidupan perusahaan.
    1. Pentingnya pengadaan dalam kehidupan perusahaan di era globalisasi.
    2. Objektif kegiatan pengadaan.
    3. Pentingnya aspek kualitas dalam kegiatan pengadaan.
    4. Aspek hukum pengadaan.
    5. Diskusi tentang persoalan purchasing management di beberapa perusahaan dan BUMN.
    6. 2.      Aturan pemerintah  dan BP MIGAS tentang pengadaan barang dan jasa.
    7. 3.      Perencanaan Pengadaan Barang Proyek.
    8. 4.      Perencanaan Pengadaan Barang Operasional dan Suku Cadang.
    9. 5.      Paradigma baru manajemen pengadaan barang dan jasa
      1. Dinamika  dan harapan stakeholder.
      2. Paradigma lama pengadaan barang dan jasa.
      3. Kontribusi profesional manajemen pengadaan.
      4. Paradigma baru yang diinginkan.
      5. 6.        Teknik Pemilihan  Peralatan  dengan konsep Total Cost of  Ownership(TCO)
        1. 7.      Teknik Perhitungan Owners Estimate (OE).
        2. 8.      Pedoman Teknis Penggunaan Produk dalam Negeri.
        3. 9.      Seni dan Teknik Negosiasi.
          1. Apa manfaat negosiasi.
          2. Teknik perencanaan dan persiapan negosiasi.
          3. Karakteristik negosiator yang baik.
  1. Keputusan presiden no 34 tahun 2010
  2. Peraturan Menteri Negara BUMN tentang pedoman umum pelaksanaan pengadaan barang dan jasa BUMN no 05/MBU/2008
  3. PTK 007 Revisi BP MIGAS
  4. Undang Undang Konsrtuksi.
  5. Peraturan menteri Perindustrian tentang TKDN.
  1. Jadual Proyek berdasarkan network planning.
  2. Bill of Quantity (BQ).
  3. Aplikasi Konsep MRP (Material Requirement Planning) untuk perencanaan pengadaan barang proyek.
  1. Statistik Pemakaian Barang.
  2. Optimasi Persediaan.
  1. Pre Transaction Cost.
  2. Transaction Cost.
  3. Post Transaction Cost.
  4. Net Present Value TCO.
  1. Definisi dan arti OE.
  2. Kontrak Masa Lalu.
  3. Harga Pasar.
  4. Harga Proposal.
  5. Konsep Target Price.
  6. Perhitungan Owners Estimate (OE).
  1. Peraturan Pemerintah Tentang TKDN.
  2. Teknis pelaksanaan Perghitungan TKDN.
  3. Diskusi.

METODE PELATIHAN :

  1. Pelatihan ini akan melakukan eksplorasi kebutuhan diawal pelatihan dan dilanjutkan dengan menggunakan gabungan metode kuliah klasik, tanya jawab, studi kasus, praktek langsung dengan bimbingan instruktur / asisten instruktur dan latihan soal sehingga diharapkan peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan terbaru tetapi juga keterampilan praktis dalam Procurement Management .
  2. Pada pelatihan ini akan ada proses sharing experiences instruktur guna mencari pengalaman – pengalaman positif yang dapat diimplementasikan di perusahaan.

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING TAHUN 2013 | INFORMASI SEMINAR TAHUN 2013 | JADWAL TRAINING TAHUN 2013 |
INFO SEMINAR 2013 | INFO TRAINING 2013 | INFO PELATIHAN 2013 | INFO WORKSHOP 2013 |
INFORMASI SEMINAR 2013 | INFORMASI TRAINING 2013 | JADWAL TRAINING 2013 | JADWAL SEMINAR 2013

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share
Share