Tag Archives: Procurement Fraud

PROCUREMENT FRAUD : TEKNIK & STRATEGI PENDETEKSIAN DAN PENCEGAHAN KECURANGAN DALAM PENGADAAN – Yogyakarta

PROCUREMENT FRAUD : TEKNIK & STRATEGI PENDETEKSIAN DAN PENCEGAHAN KECURANGAN DALAM PENGADAAN – Yogyakarta

[S307]

WAKTU

  • Selasa – Kamis, 19 – 21 Juli 2016
  • Selasa – Kamis, 9 – 11 Agustus 2016
  • Selasa – Kamis, 13 – 15 September 2016
  • Selasa – Kamis, 11 – 13 Oktober 2016
  • Selasa – Kamis, 8 – 10 November 2016
  • Selasa – Kamis, 29 November – 1 Desember 2016
  • Selasa – Kamis, 13 – 15 Desember 2016

TEMPAT

Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Solo, Jakarta, Bandung, Bali, Batam, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak.

INVESTASI

  • Investasi pelatihan selama 3 (tiga) hari ini adalah senilai Rp 6.000.000,- (Enam Juta Rupiah) untuk setiap peserta (khusus untuk wilayah Yogyakarta, dengan minimal peserta 2 orang).
  • Apabila perusahaan mengutus lebih dari 3 peserta, maka setiap peserta cukup membayar Rp. 5.500.000,- (Lima Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).
  • Untuk pelaksanaan di kota lain, harga menyesuaikan dengan jumlah peserta
  • Including : Trainer yang berkualitas, Module / Handout, Sertifikat, Training Kit (tas, block note, alat tulis, flask disk), Souvenir, 1 X Dinner, Pick up dari bandara jika mengirimkan minimal 2 peserta.

FASILITATOR

Alex Murtin, SE, M Si, Akt/Imam Bintoro, SE MSFIN/Drs. Achmad Tjahjono, MM, Akt/Ichsan Setiyo B, SE, M Sc, Akt dan Team
(Pakar dalam bidang akuntansi dan keuangan, akademisi dan sekaligus praktisi, yang telah berpengalaman dalam memberikan training & consulting pada organisasi/perusahaan milik pemerintah maupun swasta)

DESKRIPSI

Latar Belakang
Audit dalam pengelolaan suatu organisasi (Planning, Organizing, Actuating and Controlling) merupakan salah satu bagian dari proses Control. Dalam tataran implementasinya biasa dilakukan sesuai keperluan manajemen atau para pemangku kepentingan oleh Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) atau Kantor Akuntan Publik. Pada dasarnya, pengujian atau pun review terhadap operasi suatu entitas audit akan terbagi pada dua aspek yakni Assets Inflow dan Assets Outflow. Assets Inflow adalah segala kepemilikan yang diperoleh suatu entitas dari kegiatan normalnya. Pada organisasi komersial (perusahaan), hal ini berkaitan dengan pendapatan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang secara langsung atau tidak langsung bernilai tambah pada kondisi keuangannya. Sementara Assets Outflow berkaitan dengan segala kegiatan yang mengakibatkan berkurangnya sumber daya yang dimiliki suatu entitas, untuk menjaga kemampuan perolehan pendapatan di kemudian hari. Kedua aktivitas ini berlangsung secara berkesinambungan dan keseimbangan dalam aliran harta ini, pada akhirnya akan menunjukkan kondisi kesehatan finansial entitas yang bersangkutan.
Pengadaan barang dan jasa merupakan contoh kesinambungan proses dimaksud. Pertukaran yang menggunakan sumber daya keuangan perusahaan untuk dijadikan alat produksi (capital expenditures) ini sangat berpotensi sekali terjadi penyimpangan. Bahkan hampir di semua jenis perusahaan sering ditemui adanya penyimpangan yang disebabkan adanya kecurangan pada proses pengadaan barang dan jasa yang menimbulkan kerugian yang cukup signifikan. Auditor yang memahami aspek risiko dengan baik, akan selalu menjadikan kegiatan pengadaan ini sebagai obyek audit yang memerlukan pengujian lebih mendalam.
Sehubungan dengan risiko yang sangat besar dalam proses pengadaan barang dan jasa ini, maka perlu adanya upaya dan strategi yang tepat untuk mencegah, mendeteksi dan mengungkapkan kecurangan yang sangat mungkin sekali terjadi pada pengadaan barang dan jasa.

OBJECTIVE
1. Meningkatnya pemahaman terhadap konsep dasar proses pengadaan barang dan jasa dalam proses bisnis perusahaan
2. Meningkatnya pemahaman tentang peran auditor intern dan ekstern dalam kaitannya dengan pengadaan barang dan jasa
3. Meningkatnya pemahaman tentang jenis penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa
4. Meningkatnya upaya membangun pengawasan intern yang lebih efektif dan efisien, guna mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa
5. Memahami proses audit investigatif sebagai metode untuk mengungkap kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa
6. Meningkatnya pemahaman terhadap proses hukum atas temuan audit yang mengandung unsur pidana

MATERI
Outline Materi :
1. Pengantar Kecurangan dan Audit Investigatif dalam Pengadaan Barang dan Jasa
• Konsep Dasar Pengadaan Barang dan Jasa
• Karakteristik Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa (Procurement Fraud)
• Bentuk Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa (Procurement Fraud)
• Regulasi yang berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa
• Paket Undang-undang Keuangan Negara
2. Pengantar Audit Investigatif
• Konsep Dasar Audit Investigatif
• Metodologi Audit Investigatif
• Proses Audit Investigatif
3. Red Flags adanya Kecurangan dalam Pengadaan Barang & Jasa (Procurement Fraud)
• Indikasi Kecurangan dalam Perencanaan Kebutuhan Barang dan Jasa
• Indikasi Kecurangan dalam Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa
• Indikasi adanya Kecurangan dalam Pertanggungjawaban Pengadaan Barang & Jasa
4. Indentifikasi Penyimpangan dalam Kecurangan
• Identifikasi Penyimpangan Administratif
• Identifikasi Penyimpangan Perdata
• Identifikasi Penyimpangan Pidana
5. Kerugian Keuangan akibat dari Kecurangan
• Konsep Kerugian
• Teknik Menghitung Kerugian
• Studi Kasus Kerugian
6. Bukti dan Pembuktian Kecurangan atas Pengadaan Barang dan Jasa (Procurement Fraud)
• Jenis dan Tingkat Keandalan Bukti
• Teknik Audit Investigatif untuk mendapatkan Bukti Kecurangan
• Merangkai Bukti Audit Investigatif terkait dengan Pelanggaran Hukum
7. Pelaporan Kecurangan hasil Audit Investigatif
• Standar Pelaporan Audit Investigatif
• Struktur Laporan Hasil Audit Investigatif atas Tindak Kecurangan
• Tindak-lanjut dengan aparat penegak hukum.

PESERTA
Direksi
Dewan Komisaris
Komite Audit
Para Auditor pada Satuan Kerja Audit Intern / SPI (diutamakan)

REGISTRATION :

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING 2016 |
INFORMASI SEMINAR 2016 |
JADWAL TRAINING TAHUN 2016 |
INHOUSE TRAINING 2016 |
TRAINING INDONESIA 2016 |
TRAINING CENTER 2016
Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

PROCUREMENT FRAUD

PROCUREMENT FRAUD

[S095]

WAKTU

24-25 Nopember 2015 – RUNNING

TEMPAT

Hotel Menara Peninsula, Slipi – Jakarta Barat

INVESTASI

Rp. 3.750.000,-/Peserta
Including : Sertifikat,Training Modules, Workshop kit, Lunch, Snack, Foto 10 R.

FASILITATOR

Deni Danasenjaya, SE, MM, CNPE & Team

DESKRIPSI

Perilaku fraud bisa menimpa siapa saja, tanpa melihat jenjang jabatan & struktur organisasi perusahaan / institusi. Wujud procurement fraud mulai dari; “menjual informasi”, mengatur pra-kualifikasi, bidding, evaluasi kinerja, hingga bersikap diskriminatif terhadap supplier / vendor, dengan tujuan memperoleh “success fee”.

Fraud terjadi di perusahaan / institusi yang prosedur & sistem pengawasannya lemah, perilaku ini menimbulkan kerugian finansial bagi perusahaan. Diperlukan suatu sistem & prosedur yang memadai untuk; mencegah, mendeteksi, & mengurangi resiko terjadinya fraud.

TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta akan memiliki kemampuan untuk:
1. Mendeteksi potensi fraud dalam siklus procurement & manajemen perusahaan
2. Dapat menganalisa proses procurement dengan metode yang tepat & efektif
3. Dapat mengembangkan metodologi investigasi & prosedur preventive action
4. Mengembangkan kemampuan lesson learnt dari setiap kasus fraud yang terjadi
5. Memahami pentingnya penerapan integritas & good governance di perusahaan / institusi.

METODE PELATIHAN
Class presentation, discussion, case study, & video presentation, dengan konsep:
 20% teori berdasarkan literatur praktisi
 40% analisa best practices & benchmarking antara; institusi, korporasi, & industri
 40% studi kasus nyata & diskusi brainstorming antara trainer dengan peserta

TARGET PESERTA
Para praktisi & profesional di bidang:
1. Supply Chain/Logistics, Procurement/Purchasing, PPIC, Komite Pembelian, & Unit Layanan Pengadaan.
2. Finance, General Affairs, & Corporate Legal.
3. Project Manager, Compliance Unit, & Internal Auditor
4. Supervisor/Manager yang terlibat dalam proses supervisi & pengawasan internal.
5. Yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang ini.

OUTLINE PELATIHAN
Hari Pertama
1. Fraud on Procurement Process
2. Fraud Detection Method: Red Flag Indicators
3. Fraud Risk Assessment
4. Investigative Audit
5. Case study & closing review

Hari Kedua
6. Code of Conduct & Conflict of Interest Guidance
7. Whistle Blower System
8. Corporate Culture & Compliance System
9. Monitoring & Reporting System
10. Case study & closing review

INFORMASI PENDAFTARAN
ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

PROCUREMENT FRAUD: Teknik & Strategi Pendeteksian Dan Pencegahan Kecurangan Dalam Pengadaan – YOGYAKARTA

PROCUREMENT FRAUD: TEKNIK DAN STRATEGI PENDETEKSIAN DAN PENCEGAHAN KECURANGAN DALAM PENGADAAN – Yogyakarta

[S130]

WAKTU

3-5 Maret / 17-19 Maret / 23-25 Maret / 7-9 April / 13-15 April / 20-22 April / 5-7 Mei / 18-20 Mei / 25-27 Mei / 2-4 Juni / 15-17 Juni / 22-24 Juni / 6-8 Juli / 13-15 Juli / 20-22 Juli / 3-5 Agustus / 10-12 Agustus / 19-21 Agustus / 7-9 September / 14-16 September / 21-23 September / 5-7 Oktober / 12-14 Oktober / 19-21 Oktober / 2-4 November / 9-11 November / 23-25 November / 2-4 Desember / 7-9 Desember / 14-16 Desember / 28-30 Desember 2015

TEMPAT

Hotel Horison Ultima Riss – Yogyakarta

INVESTASI

IDR 6.000.000 per participant (Non-Residential)
Kuota minimal peserta : 2 orang

FASILITAS TRAINING
– Training Module
– Flashdisk containing materials
– ATK
– Backpack bag
– Exclusive T-Shirt atau Jacket
– Coffee break 2x dan Lunch 1x selama training
– Certificate of Completion
– Training Photo
– Transportasi bagi peserta dari luar kota: Airport/Stasiun KA atau bus ke hotel tempat menginap. (Minimal 2 peserta dari perusahaan yang sama)

FASILITATOR

Agus Mansur, MT M. Eng. Sc. and team

Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjananya di FTI UII Yogyakarta dan Magister dari New South Wales University Australia, memiliki pengalaman luas sebagai professional sebagai dosen dan professional trainer & consultant serta narasumber berbagai seminar, workshop, training di perusahaan-perusahan BUMN dan perusahaan swasta nasional baik reguler maupun In-house training. Bidang keahlian dan training subject: Internal Audit Management, Total Quality Management Training, Integrated Management System, Advanced Secretary, Supply Chain Management, Training For Trainers, Operation Management Contract Management, Procurement & Inventory, Warehouse Management, PPIC, Asset Management, Material Handling, Project Management, Inventory Management dll.

DESKRIPSI

Audit dalam pengelolaan suatu organisasi (Planning, Organizing, Actuating and Controlling) merupakan salah satu bagian dari proses Control. Dalam tataran implementasinya biasa dilakukan sesuai keperluan manajemen atau para pemangku kepentingan oleh Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) atau Kantor Akuntan Publik. Pada dasarnya, pengujian atau pun review terhadap operasi suatu entitas audit akan terbagi pada dua aspek yakni Assets Inflow dan Assets Outflow. Assets Inflow adalah segala kepemilikan yang diperoleh suatu entitas dari kegiatan normalnya. Pada organisasi komersial (perusahaan), hal ini berkaitan dengan pendapatan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang secara langsung atau tidak langsung bernilai tambah pada kondisi keuangannya. Sementara Assets Outflow berkaitan dengan segala kegiatan yang mengakibatkan berkurangnya sumber daya yang dimiliki suatu entitas, untuk menjaga kemampuan perolehan pendapatan di kemudian hari. Kedua aktivitas ini berlangsung secara berkesinambungan dan keseimbangan dalam aliran harta ini, pada akhirnya akan menunjukkan kondisi kesehatan finansial entitas yang bersangkutan.
Pengadaan barang dan jasa merupakan contoh kesinambungan proses dimaksud. Pertukaran yang menggunakan sumber daya keuangan perusahaan untuk dijadikan alat produksi (capital expenditures) ini sangat berpotensi sekali terjadi penyimpangan. Bahkan hampir di semua jenis perusahaan sering ditemui adanya penyimpangan yang disebabkan adanya kecurangan pada proses pengadaan barang dan jasa yang menimbulkan kerugian yang cukup signifikan. Auditor yang memahami aspek risiko dengan baik, akan selalu menjadikan kegiatan pengadaan ini sebagai obyek audit yang memerlukan pengujian lebih mendalam.
Sehubungan dengan risiko yang sangat besar dalam proses pengadaan barang dan jasa ini, maka perlu adanya upaya dan strategi yang tepat untuk mencegah, mendeteksi dan mengungkapkan kecurangan yang sangat mungkin sekali terjadi pada pengadaan barang dan jasa.

TUJUAN
1. Meningkatnya pemahaman terhadap konsep dasar proses pengadaan barang dan jasa dalam proses bisnis perusahaan.
2. Meningkatnya pemahaman tentang peran auditor intern dan ekstern dalam kaitannya dengan pengadaan barang dan jasa.
3. Meningkatnya pemahaman tentang jenis penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa.
4. Meningkatnya upaya membangun pengawasan intern yang lebih efektif dan efisien, guna mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa.
5. Memahami proses audit investigatif sebagai metode untuk mengungkap kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa.
6. Meningkatnya pemahaman terhadap proses hukum atas temuan audit yang mengandung unsur pidana.

MATERI TRAINING
1. Pengantar Kecurangan dan Audit Investigatif dalam Pengadaan Barang dan Jasa
– Konsep Dasar Pengadaan Barang dan Jasa
– Karakteristik Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
1. Karakteristik Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa
2. Kecurangan dalam Pekerjaan Sipil dan Mekanikal Elektrikal
3. Kecurangan dalam Pengadaan Mesin-mesin
4. Kecurangan dalam Pemeliharaan Mesin-mesin
– Bentuk Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
– Regulasi yang berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa
1. Paket Undang-undang Keuangan Negara
2. Undang-undang Larangan Persaingan Usaha Tidak Sehat
3. Undang-undang BUMN
4. Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

2. Pengantar Audit Investigatif
– Konsep Dasar Audit Investigatif
– Metodologi Audit Investigatif
– Proses Audit Investigatif

3. Red Flags adanya Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
– Indikasi Kecurangan dalam Perencanaan Kebutuhan Barang dan Jasa
– Indikasi Kecurangan dalam Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa
– Indikasi adanya Kecurangan dalam Pertanggungjawaban Pengadaan Barang & Jasa

4. Indentifikasi Penyimpangan dalam Kecurangan
– Identifikasi Penyimpangan Administratif
– Identifikasi Penyimpangan Perdata
– Identifikasi Penyimpangan Pidana

5. Kerugian Keuangan akibat dari Kecurangan
– Konsep Kerugian
1. Kerugian Negara
2. Kerugian Perusahaan
– Teknik Menghitung Kerugian
– Studi Kasus Kerugian

6. Bukti dan Pembuktian Kecurangan atas Pengadaan Barang dan Jasa
– Jenis dan Tingkat Keandalan Bukti
– Teknik Audit Investigatif untuk mendapatkan Bukti Kecurangan
1. Observasi
2. Pengujian Dokumen
3. Pengujian Fisik
4. Wawancara
– Merangkai Bukti Audit Investigatif terkait dengan Pelanggaran Hukum

7. Pelaporan Kecurangan hasil Audit Investigatif
– Standar Pelaporan Audit Investigatif
– Struktur Laporan Hasil Audit Investigatif atas Tindak Kecurangan
– Tindak-lanjut dengan aparat penegak hukum.

PESERTA TRAINING
Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit dan diutamakan para auditor pada Satuan Kerja Audit Intern / SPI.

METODE
Lecturing, diskusi interactive, roleplay, sharing and studi kasus.

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING TAHUN 2013 | INFORMASI SEMINAR TAHUN 2013 | JADWAL TRAINING TAHUN 2013 |
INFO SEMINAR 2013 | INFO TRAINING 2013 | INFO PELATIHAN 2013 | INFO WORKSHOP 2013 |
INFORMASI SEMINAR 2013 | INFORMASI TRAINING 2013 | JADWAL TRAINING 2013 | JADWAL SEMINAR 2013

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

PROCUREMENT FRAUD – Yogyakarta

PROCUREMENT FRAUD – Yogyakarta

[S130]

WAKTU

12-14 Februari / 25-27 Februari / 11-13 Maret / 18-20 Maret / 25-27 Maret / 1-3 April / 22-24 April / 28-30 April / 5-7 Mei / 20-22 Mei / 14-16 Mei / 3-5 Juni / 11-13 Juni / 24-26 Juni / 2-4 Juli / 15-17 Juli/ 22-24 Juli / 4-6 Agustus / 12-14 Agustus / 19-21 Agustus / 1-3 September / 22-24 September / 24-26 September / 1-3 Oktober / 15-17 Oktober / 29-31 Oktober / 3-5 November / 12-14  November /25-27 November / 2-4 Desember / 15-17 Desember / 29-31 Desember 2014

TEMPAT

Hotel Ibis Styles- Yogyakarta

INVESTASI

IDR 5.800.000 per participant (Non-Residential)
Minimal participants : 2 persons

FASILITAS TRAINING

  • Training Module
  • Flashdisk containing materials
  • Stationeries: blocknote and ballpoint
  • Backpack bag
  • Exclusive T-Shirt  atau Jacket
  • Coffee break 2x dan Lunch 1x selama training
  • Certificate of Completion
  • Training Photo
  • Transportasi bagi peserta dari luar kota: Airport/Stasiun KA atau bus ke hotel tempat menginap. (Minimal 2 peserta dari perusahaan yang sama)

FASILITATOR

Budi Ruhiatudin, SH., M.Hum.

DESKRIPSI

MATERI  TRAINING

  1. Introduction to procurement fraud
  2. Transparency and accountability principles
  3. Common types of procurement frauds
  4. Criteria for gross misconduct, criminal, and civil cases
  5. Fraud detection methods
  6. Handling procurement fraud and constructing preventive policy

PESERTA TRAINING

Para pengambilkeputusan di semualinioperasional, seperti: Project Manager, Purchasing Manager, Logistic/Supply Chain Manager, Internal Auditor, Finance Manager, CEO perusahaan, dansiapasaja yang inginmemperolehpengetahuanpraktis di bidangini.

METODE

Lecturing, diskusi interactive, roleplay,sharingand studi kasus.

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING TAHUN 2013 | INFORMASI SEMINAR TAHUN 2013 | JADWAL TRAINING TAHUN 2013 |
INFO SEMINAR 2013 | INFO TRAINING 2013 | INFO PELATIHAN 2013 | INFO WORKSHOP 2013 |
INFORMASI SEMINAR 2013 | INFORMASI TRAINING 2013 | JADWAL TRAINING 2013 | JADWAL SEMINAR 2013

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

PROCUREMENT FRAUD – Yogyakarta

PROCUREMENT FRAUD – Yogyakarta

[S260]

WAKTU

• 4-6 Februari 2014
• 1-3 April 2014
• 3-5 Juni 2014
• 5-7 Agustus 2014
• 30 September-2 Oktober 2014
• 2-4 Desember 2014

TEMPAT

Yogyakarta

INVESTASI

Yogyakarta >> IDR 6.500.000,-(Non-Residential)|Minimal kuota 3 peserta
*Luar Kota Yogyakarta >> IDR 8.500.000,-(Non-Residential)|Minimal kuota 4-5 peserta

FASILITAS
Hotel Berbintang;
Sertifikat Training;
Training Kit;
Modul (Hard Copy + Soft Copy);
1x Lunch dan 2x Coffe Break;
Souvenir;
Transportasi Antar Jemput (minimal 2 orang dari perusahaan yang sama)

FASILITATOR

Expert Trainer

DESKRIPSI

Bergeraknya sebuah perusahaan tidak akan lepas dari proses kontrol, yaitu adanya proses audit dalam sebuah perusahaan yang meliputi Planning, organizing, actuating dan controling. Proses audit ini kemudian dilakukan dengan memperhatikan beberapa kepentingan dan kebutuhanmasing-masing divisi, misalnya untuk keperluan managemen dan SKAI. Dalam perusahaan hal ini berkaitan dengan pendapatan hal ini berkaitan dengan pendapatan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang secara langsung atau tidak langsung bernilai tambah pada kondisi keuangannya. Sementara Assets Outflow berkaitan dengan segala kegiatan yang mengakibatkan berkurangnya sumber daya yang dimiliki suatu entitas, untuk menjaga kemampuan perolehan pendapatan di kemudian hari. Kedua aktivitas ini berlangsung secara berkesinambungan dan keseimbangan dalam aliran harta ini, pada akhirnya akan menunjukkan kondisi kesehatan finansial entitas yang bersangkutan.

Kesinambungan proses yang dimaksud adalah dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, pertukaran yang menggunakan sumber daya keuangan perusahaan untuk dijadikan alat produksi (capital expenditures) ini sangat berpotensi sekali terjadi penyimpangan. Auditor yang memahami aspek risiko dengan baik, akan selalu menjadikan kegiatan pengadaan ini sebagai obyek audit yang memerlukan pengujian lebih mendalam. Sehubungan dengan risiko yang sangat besar dalam proses pengadaan barang dan jasa ini, maka perlu adanya upaya dan strategi yang tepat untuk mencegah, mendeteksi dan mengungkapkan kecurangan yang sangat mungkin sekali terjadi pada pengadaan barang dan jasa.

MATERI KHUSUS

1. Pengantar Kecurangan dan Audit Investigatif dalam Pengadaan Barang dan Jasa

  • Konsep Dasar Pengadaan Barang dan Jasa
  • Karakteristik Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa

1.    Karakteristik Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa

2.    Kecurangan dalam Pekerjaan Sipil dan Mekanikal Elektrikal

3.    Kecurangan dalam Pengadaan Mesin-mesin

4.    Kecurangan dalam Pemeliharaan Mesin-mesin

  • Bentuk Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
  • Regulasi yang berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa
  1. Paket Undang-undang Keuangan Negara
  2. Undang-undang Larangan Persiapan Usaha Tidak Sehat
  3. Undang-Undang BUMN
  4. Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

2. Pengantar Audit Investigatif

  • Konsep Dasar Audit Investigatif
  • Metodologi Audit Investigatif
  • Proses Audit Investigatif

3. Red Flags adanya Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa

  • Indikasi Kecurangan dalam Perencanaan Kebutuhan Barang dan Jasa
  • Indikasi Kecurangan dalam Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa
  • Indikasi adanya Kecurangan dalam Pertanggungjawaban Pengadaan Barang & Jasa

4. Indentifikasi Penyimpangan dalam Kecurangan

  • Identifikasi Penyimpangan Administratif
  • Identifikasi Penyimpangan Perdata
  • Identifikasi Penyimpangan Pidana

5. Kerugian Keuangan akibat dari Kecurangan

  • Konsep Kerugian
  1. Kerugian Negara
  2. Kerugian Perusahaan

·         Teknik Menghitung Kerugian

·         Studi Kasus Kerugian

6. Bukti dan Pembuktian Kecurangan atas Pengadaan Barang dan Jasa

  • Jenis dan Tingkat Keandalan Bukti
  • Teknik Audit Investigatif untuk mendapatkan Bukti Kecurangan
  1. Observasi
  2. Pengujian Dokumen
  3. Pengujian Fisik
  4. Wawancara
  • Merangkai Bukti Audit Investigatif terkait dengan Pelanggaran Hukum

7. Pelaporan Kecurangan hasil Audit Investigatif

  • Standar Pelaporan Audit Investigatif
  • Struktur Laporan Hasil Audit Investigatif atas Tindak Kecurangan
  • Tindak-lanjut dengan aparat penegak hukum.

PESERTA

Personil yang dapat mengikuti pelatihan yaitu: Staff, Supervisor, Manager hingga level diatasnya didalam bidang QC/QA maupun Produksi di berbagai macam industri. Maupun praktisi atau profesional yang ingin menambah pengetahuan mengenai peningkatan produktivitas dengan peningkatan kualitas.

 METODE

Presentation; Discussion; Case Study; Evaluation

INFORMASI PENDAFTARAN
DIISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#
JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#
nama@email.com#02177788822

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

PROCUREMENT FRAUD : Teknik Dan Strategi Pendeteksian Dan Pencegahan Kecurangan Dalam Pengadaan

[S003]

WAKTU
22-23 Februari 2012
9-10 Agustus 2012
30-31 Oktober 2012

TEMPAT

Harris Hotel Tebet / Aryaduta Hotel Semanggi Jakarta

INVESTASI

Rp 3.350.000,- (Full Fare)

: : Early Bird Rp 3.100.000 untuk pembayaran sebelum H-7 : :
: : Untuk pendaftaran Group sebesar Rp 6.500.000 untuk pendaftaran 2 orang peserta : :

INSTRUKTUR

KHAIRIANSYAH SALMAN, SE

Khairiansyah Salman merupakan profesional yang tidak diragukan lagi kompetensinya di bidang investigative audit dan pemberantasan korupsi. Memiliki pengalaman panjang sebagai Auditor BPK, penerima Integrity Award tahun 2005 ini juga merupakan pihak yang membongkar kasus korupsi KPU dan kasus-kasus lainnya. Saat ini Khairiansyah juga aktif memberikan pelatihan dan menyusun modul Investigative Audit secara komprehensif.

DESKRIPSI

Audit dalam pengelolaan suatu organisasi (Planning, Organizing, Actuating and Controlling) merupakan salah satu bagian dari proses Control. Dalam tataran implementasinya biasa dilakukan sesuai keperluan manajemen atau para pemangku kepentingan oleh Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) atau Kantor Akuntan Publik. Pada dasarnya, pengujian atau pun reviu terhadap operasi suatu entitas audit akan terbagi pada dua aspek yakni Assets Inflow dan Assets Outflow. Assets Inflow adalah segala kepemilikan yang diperoleh suatu entitas dari kegiatan normalnya. Pada organisasi komersial (perusahaan), hal ini berkaitan dengan pendapatan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang secara langsung atau tidak langsung bernilai tambah pada kondisi keuangannya. Sementara Assets Outflow berkaitan dengan segala kegiatan yang mengakibatkan berkurangnya sumber daya yang dimiliki suatu entitas, untuk menjaga kemampuan perolehan pendapatan di kemudian hari. Kedua aktivitas ini berlangsung secara berkesinambungan dan keseimbangan dalam aliran harta ini, pada akhirnya akan menunjukkan kondisi kesehatan finansial entitas yang bersangkutan.

Pengadaan barang dan jasa merupakan contoh kesinambungan proses dimaksud. Pertukaran yang menggunakan sumber daya keuangan perusahaan untuk dijadikan alat produksi (capital expenditures) ini sangat berpotensi sekali terjadi penyimpangan. Bahkan hampir di semua jenis perusahaan sering ditemui adanya penyimpangan yang disebabkan adanya kecurangan pada proses pengadaan barang dan jasa yang menimbulkan kerugian yang cukup signifikan. Auditor yang memahami aspek risiko dengan baik, akan selalu menjadikan kegiatan pengadaan ini sebagai obyek audit yang memerlukan pengujian lebih mendalam.

Sehubungan dengan risiko yang sangat besar dalam proses pengadaan barang dan jasa ini, maka perlu adanya upaya dan strategi yang tepat untuk mencegah, mendeteksi dan mengungkapkan kecurangan yang sangat mungkin sekali terjadi pada pengadaan barang dan jasa.

Objective :
Manfaat yang diperoleh bagi peserta pelatihan, diharapkan antara lain:
– Meningkatnya pemahaman terhadap konsep dasar proses pengadaan barang dan jasa dalam proses bisnis perusahaan.
– Meningkatnya pemahaman tentang peran auditor intern dan ekstern dalam kaitannya dengan pengadaan barang dan jasa.
– Meningkatnya pemahaman tentang jenis penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa.
– Meningkatnya upaya membangun pengawasan intern yang lebih efektif dan efisien, guna mencegah terjadinya penyimpangan dalam
pengadaan barang dan jasa.
– Memahami proses audit investigatif sebagai metode untuk mengungkap kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa.
– Meningkatnya pemahaman terhadap proses hukum atas temuan audit yang mengandung unsur pidana.

Metode Pelatihan :
Penyajian materi kami sampaikan dengan menggunakan metode pelatihan untuk orang dewasa (andragogy training method) dengan cara sebagai berikut:
– Pemaparan singkat konsep bahasan
– Diskusi interaktif dan diskusi antarpeserta
– Bedah Kasus

Outline :

1. Pengantar Kecurangan dan Audit Investigatif dalam Pengadaan Barang dan Jasa.
a. Konsep Dasar Pengadaan Barang dan Jasa
b. Karakteristik Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa.
i. Karakteristik Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa
ii. Kecurangan dalam Pekerjaan Sipil dan Mekanikal Elektrikal
iii. Kecurangan dalam Pengadaan Mesin-mesin
iv. Kecurangan dalam Pemeliharaan Mesin-mesin
c. Bentuk Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
d. Regulasi yang berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa
i. Paket Undang-undang Keuangan Negara
ii. Undang-undang Larangan Persaingan Usaha Tidak Sehat
iii. Undang-undang BUMN
iv. Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

2. Pengantar Audit Investigatif
a. Konsep Dasar Audit Investigatif
b. Metodologi Audit Investigatif
c. Proses Audit Investigatif

3. Red Flags adanya Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
a. Indikasi kecurangan dalam Perencanaan Kebutuhan Barang dan Jasa
b. Indikasi Kecurangan dalam Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa
c. Indikasi adanya Kecurangan dalam Pertanggungjawaban Pengadaan Barang dan Jasa.

4. Identifikasi Penyimpangan dalam Kecurangan
a. Identifikasi Penyimpangan Administratif
b. Identifikasi Penyimpangan Perdata
c. Identifikasi Penyimpangan Pidana

5. Kerugian Keuangan akibat dari Kecurangan
a. Konsep Kerugian
i. Kerugian Negara
ii. Kerugian Perusahaan
b. Teknik Menghitung Kerugian
c. Studi Kasus Kerugian.

6. Bukti dan Pembuktian Kecurangan atas Pengadaan Barang dan Jasa.
a. Jenis dan Tingkat Keandalan Bukti
b. Teknik Audit Investigatif untuk mendapatkan Bukti Kecurangan.
i. Observasi
ii. Pengujian Dokumen
iii. Pengujian Fisik
iv. Wawancara
c. Merangkai Bukti Audit Investigatif terkait dengan Pelanggaran Hukum

7. Pelaporan Kecurangan hasil Audit Investigatif
a. Standar Pelaporan Audit Investigatif
b. Struktur Laporan Hasil Audit Investigatif atas Tindak Kecurangan.
c. Tindak-lanjut dengan aparat penegak hukum

INFORMASI PENDAFTARAN

– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

atau ketik SMS dengan format :

DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL

-kirim ke 085286451074

Contoh :

DAFTAR COALMINING#27April2011#ARIEF#IS21#3#ariefbills@gmail.com

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

Procurement Fraud – Teknik Dan Strategi Pendeteksian Dan Pencegahan Kecurangan Dalam Pengadaan

[S095-38-1102]

WAKTU
Kamis-Jumat, 28 – 29 April 2011

TEMPAT

Ibis Hotel Jakarta

INVESTASI

Rp. 2.750.000,-
Bayar 4, peserta ke 5 gratis.
Including : Sertificate,Training Modules, Workshop kit, Lunch, Snacks.

INSTRUKTUR

1. Deni Danasenjaya, SE, MM (Purchasing Expert)
Beliau adalah praktisi yang telah lama menggeluti bidang Asset Management, Procurement, Purchasing, Logistik selama belasan tahun, dengan pengalaman sebagai senior manager pada berbagai perusahaan, dan organisasi, dan telah banyak memberikan pelatihan yang berhubungan dengan kompetensi beliau bagi banyak perusahaan,organisasi, pemerintahan, dll.

2. RM Taufiq K, SH (Legal Expert)
Beliau adalah praktisi yang telah lama menggeluti bidang Hukum Kontrak bagi berbagai perusahaan, bisnis, pemerintahan, organisasi, dan juga aktif mengajar pada berbagai seminar, workshop.

DESKRIPSI

Perilaku fraud dalam proses Procurement bisa menimpa siapa saja, tanpa melihat jenjang jabatan, mulai dari “menjual informasi”, bersikap diskriminatif kepada calon pemasok, hingga mengatur proses pengadaan atau tender dengan tujuan memperoleh “success fee” atau melakukan “mark up harga” demi keuntungan pribadi.

Fraud terjadi di perusahaan/institusi yang prosedur dan sistem pengawasannya lemah. Perilaku ini menimbulkan potensi kerugian material bagi perusahaan bahkan negara secara keseluruhan
Diperlukan sistem dan pengetahuan yang memadai untuk mencegah, mendeteksi, dan mengurangi resiko terjadinya fraud.

TUJUAN PELATIHAN
Pelatihan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kenapa procurement fraud bisa terjadi, apa penyebabnya, dan bagaimana meminimalisir resiko fraud. Selain itu akan diajarkan kode etik, sistem evaluasi dan pengawasan sebagai preventive action agar semua pihak memahami tugas para Procurer.

MANFAAT PELATIHAN
1. Mendeteksi potensi fraud dalam siklus procurement dan manajemen perusahaan
2. Dapat menganalisa proses procurement dengan metode yang tepat dan efektif
3. Dapat mengembangkan metodologi investigasi dan prosedur preventif action
4. Mengembangkan kemampuan lesson learnt dari setiap kasus fraud yang terjadi
5. Memahami pentingnya nilai moral, attitude, integritas dan penerapan good governance di perusahaan/institusi.

METODE PELATIHAN
Class presentation, inter-active discussion, real case study analysis, dan video presentation

YANG AKAN ANDA PELAJARI
1. Terminologi Hukum dan Peraturan
2. Jenis-Jenis Procurement Fraud
3. Metode Pendeteksian Fraud
4. Audit Investigatif
5. Penanganan Kasus Procurement Fraud
6. Project Management Review
7. Good Governance
8. Quality Management System
9. Budaya Kerja Bebas KKN

PELATIHAN INI DITUJUKAN KEPADA PARA PROFESIONAL DI BIDANG:
1. Supply Chain/Logistik, Procurement/Purchasing, Komite Pembelian
2. GA, Administrasi Kontrak, Legal Perusahaan
3. Internal Auditor, Internal Control, Compliance Unit
4. Supervisor/Manager yang terlibat dalam proses negosiasi dengan pemasok.
5. Serta siapa saja yang ingin meningkatkan kompetensi mereka di bidang ini.

INFORMASI PENDAFTARAN

– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

PROCUREMENT FRAUD: Teknik & Strategi Pendeteksian dan Pencegahan Kecurangan dalam Pengadaan

[S032-218-1101]

WAKTU
Wednesday – Thursday | 19 – 20 Jan, 2011

TEMPAT
The Park Lane Hotel, Jakarta Selatan

INVESTASI
Rp. 4.750.000
+ Discount 50% bagi Peserta ke 4 dari Satu Perusahaan yang Sama
+ Exclusive Note Book Bag

INSTRUKTUR

* Khairiansyah Salman, Ak, M.Si. Mr
Selain menjadi auditor investigatif, penerima INTEGRITY AWARD ini, juga memiliki kompetensi Trainer yang telah disertifikasi oleh INTOSAI Development Initiative (Organisasi BPK-sedunia) sebagai Training Specialist. Setelah meninggalkan BPK, saat ini aktif sebagai konsultan audit dan anti fraud dan Konsultan Lepas untuk Pengawasan Pengelolaan Keuangan Daerah di beberapa Pemda dan DPRD propinsi dan Kabupaten/Kota. Setelah menjabat sebagai Staf Ahli DPD-RI untuk Tim Upaya Pemberantasan Korupsi selama 2 (dua) tahun dan Membantu Panitia Angket DPR RI untuk Kasus Bank Century selaku Tenaga Ahli, sejak bulan Mei 2010, Khairiansyah dipercaya untuk kembali berkiprah di BPK-RI sebagai Tenaga Ahli Bidang Penerimaan dan Pengeluaran Negara serta Pemeriksaan Investigatif. Pria energik ini sampai sekarang tetap aktif sebagai nara sumber, trainer/fasilitator di berbagai workshop, seminar (Tercatat selama tiga tahun terakhir menjadi pembicara di lebih dari dua ratus event) di bidang akuntansi, keuangan, auditing dan pemberantasan korupsi.

DESKRIPSI

Audit dalam pengelolaan suatu organisasi (Planning, Organizing, Actuating and Controlling) merupakan salah satu bagian dari proses Control. Dalam tataran implementasinya biasa dilakukan sesuai keperluan manajemen atau para pemangku kepentingan oleh Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) atau Kantor Akuntan Publik. Pada dasarnya, pengujian atau pun review terhadap operasi suatu entitas audit akan terbagi pada dua aspek yakni Assets Inflow dan Assets Outflow. Assets Inflow adalah segala kepemilikan yang diperoleh suatu entitas dari kegiatan normalnya. Pada organisasi komersial (perusahaan), hal ini berkaitan dengan pendapatan dari hasil penjualan barang dan/ atau jasa yang secara langsung atau tidak langsung bernilai tambah pada kondisi keuangannya. Sementara Assets Outflow berkaitan dengan segala kegiatan yang mengakibatkan berkurangnya sumber daya yang dimiliki suatu entitas, untuk menjaga kemampuan perolehan pendapatan di kemudian hari. Kedua aktivitas ini berlangsung secara berkesinambungan dan keseimbangan dalam aliran harta ini, pada akhirnya akan menunjukkan kondisi kesehatan finansial entitas yang bersangkutan.

Pengadaan barang dan jasa merupakan contoh kesinambungan proses dimaksud. Pertukaran yang menggunakan sumber daya keuangan perusahaan untuk dijadikan alat produksi (capital expenditures) ini sangat berpotensi sekali terjadi penyimpangan. Bahkan hampir di semua jenis perusahaan sering ditemui adanya penyimpangan yang disebabkan adanya kecurangan pada proses pengadaan barang dan jasa yang menimbulkan kerugian yang cukup signifikan. Auditor yang memahami aspek risiko dengan baik, akan selalu menjadikan kegiatan pengadaan ini sebagai obyek audit yang memerlukan pengujian lebih mendalam.

Sehubungan dengan risiko yang sangat besar dalam proses pengadaan barang dan jasa ini, maka perlu adanya upaya dan strategi yang tepat untuk mencegah, mendeteksi dan mengungkapkan kecurangan yang sangat mungkin sekali terjadi pada pengadaan barang dan jasa.

Manfaat Workshop

  • Manfaat yang diperoleh bagi peserta pelatihan, diharapkan antara lain:
  • Meningkatnya pemahaman terhadap konsep dasar proses pengadaan barang dan jasa dalam proses bisnis perusahaan.
  • Meningkatnya pemahaman tentang peran auditor intern dan ekstern dalam kaitannya dengan pengadaan barang dan jasa.
  • Meningkatnya pemahaman tentang jenis penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa.
  • Meningkatnya upaya membangun pengawasan intern yang lebih efektif dan efisien, guna mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa.
  • Memahami proses audit investigatif sebagai metode untuk mengungkap kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa.
  • Meningkatnya pemahaman terhadap proses hukum atas temuan audit yang mengandung unsur pidana.

Peserta Pelatihan

Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit dan diutamakan para auditor pada Satuan Kerja Audit Intern / SPI.

Materi Pelatihan

  1. Pengantar Kecurangan dan Audit Investigatif dalam Pengadaan Barang dan Jasa
    • Konsep Dasar Pengadaan Barang dan Jasa
    • Karakteristik Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
      1. Karakteristik Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa
      2. Kecurangan dalam Pekerjaan Sipil dan Mekanikal Elektrikal
      3. Kecurangan dalam Pengadaan Mesin-mesin
      4. Kecurangan dalam Pemeliharaan Mesin-mesin
    • Bentuk Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
    • Regulasi yang berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa
      1. Paket Undang-undang Keuangan Negara
      2. Undang-undang Larangan Persaingan Usaha Tidak Sehat
      3. Undang-undang BUMN
      4. Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
  2. Pengantar Audit Investigatif
    • Konsep Dasar Audit Investigatif
    • Metodologi Audit Investigatif
    • Proses Audit Investigatif
  3. Red Flags adanya Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
    • Indikasi Kecurangan dalam Perencanaan Kebutuhan Barang dan Jasa
    • Indikasi Kecurangan dalam Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa
    • Indikasi adanya Kecurangan dalam Pertanggungjawaban Pengadaan Barang & Jasa
  4. Indentifikasi Penyimpangan dalam Kecurangan
    • Identifikasi Penyimpangan Administratif
    • Identifikasi Penyimpangan Perdata
    • Identifikasi Penyimpangan Pidana
  5. Kerugian Keuangan akibat dari Kecurangan
    • Konsep Kerugian
      1. Kerugian Negara
      2. Kerugian Perusahaan
    • Teknik Menghitung Kerugian
    • Studi Kasus Kerugian
  6. Bukti dan Pembuktian Kecurangan atas Pengadaan Barang dan Jasa
    • Jenis dan Tingkat Keandalan Bukti
    • Teknik Audit Investigatif untuk mendapatkan Bukti Kecurangan
      1. Observasi
      2. Pengujian Dokumen
      3. Pengujian Fisik
      4. Wawancara
    • Merangkai Bukti Audit Investigatif terkait dengan Pelanggaran Hukum
  7. Pelaporan Kecurangan hasil Audit Investigatif
    • Standar Pelaporan Audit Investigatif
    • Struktur Laporan Hasil Audit Investigatif atas Tindak Kecurangan
    • Tindak-lanjut dengan aparat penegak hukum.

Include

  • 1 Kali Makan Siang
  • 2 Kali Coffee Break
  • Makalah
  • Sertifikat

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

PROCUREMENT FRAUD : Teknik Dan Strategi Pendeteksian Dan Pencegahan Kecurangan Dalam Pengadaan

[S003-813-1012]

WAKTU
Kamis, 27-01-2011 – Jum’at, 28-01-2011

TEMPAT

Harris Hotel Tebet / Aryaduta Hotel Semanggi

INVESTASI

Rp 3.500.000,- (Full Fare)

: : Early Bird Rp 3.250.000 untuk pembayaran sebelum tanggal 19 Januari 2011 : :
: : Untuk pendaftaran Group sebesar Rp 6.200.000 untuk pendaftaran 2 orang peserta : :

INSTRUKTUR

KHAIRIANSYAH SALMAN, SE

Khairiansyah Salman merupakan profesional yang tidak diragukan lagi kompetensinya di bidang investigative audit dan pemberantasan korupsi. Memiliki pengalaman panjang sebagai Auditor BPK, penerima Integrity Award tahun 2005 ini juga merupakan pihak yang membongkar kasus korupsi KPU dan kasus-kasus lainnya. Saat ini Khairiansyah juga aktif memberikan pelatihan dan menyusun modul Investigative Audit secara komprehensif.

DESKRIPSI

Audit dalam pengelolaan suatu organisasi (Planning, Organizing, Actuating and Controlling) merupakan salah satu bagian dari proses Control. Dalam tataran implementasinya biasa dilakukan sesuai keperluan manajemen atau para pemangku kepentingan oleh Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) atau Kantor Akuntan Publik. Pada dasarnya, pengujian atau pun reviu terhadap operasi suatu entitas audit akan terbagi pada dua aspek yakni Assets Inflow dan Assets Outflow. Assets Inflow adalah segala kepemilikan yang diperoleh suatu entitas dari kegiatan normalnya. Pada organisasi komersial (perusahaan), hal ini berkaitan dengan pendapatan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang secara langsung atau tidak langsung bernilai tambah pada kondisi keuangannya. Sementara Assets Outflow berkaitan dengan segala kegiatan yang mengakibatkan berkurangnya sumber daya yang dimiliki suatu entitas, untuk menjaga kemampuan perolehan pendapatan di kemudian hari. Kedua aktivitas ini berlangsung secara berkesinambungan dan keseimbangan dalam aliran harta ini, pada akhirnya akan menunjukkan kondisi kesehatan finansial entitas yang bersangkutan.

Pengadaan barang dan jasa merupakan contoh kesinambungan proses dimaksud. Pertukaran yang menggunakan sumber daya keuangan perusahaan untuk dijadikan alat produksi (capital expenditures) ini sangat berpotensi sekali terjadi penyimpangan. Bahkan hampir di semua jenis perusahaan sering ditemui adanya penyimpangan yang disebabkan adanya kecurangan pada proses pengadaan barang dan jasa yang menimbulkan kerugian yang cukup signifikan. Auditor yang memahami aspek risiko dengan baik, akan selalu menjadikan kegiatan pengadaan ini sebagai obyek audit yang memerlukan pengujian lebih mendalam.

Sehubungan dengan risiko yang sangat besar dalam proses pengadaan barang dan jasa ini, maka perlu adanya upaya dan strategi yang tepat untuk mencegah, mendeteksi dan mengungkapkan kecurangan yang sangat mungkin sekali terjadi pada pengadaan barang dan jasa.

Objective :
Manfaat yang diperoleh bagi peserta pelatihan, diharapkan antara lain:
– Meningkatnya pemahaman terhadap konsep dasar proses pengadaan barang dan jasa dalam proses bisnis perusahaan.
– Meningkatnya pemahaman tentang peran auditor intern dan ekstern dalam kaitannya dengan pengadaan barang dan jasa.
– Meningkatnya pemahaman tentang jenis penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa.
– Meningkatnya upaya membangun pengawasan intern yang lebih efektif dan efisien, guna mencegah terjadinya penyimpangan dalam
pengadaan barang dan jasa.
– Memahami proses audit investigatif sebagai metode untuk mengungkap kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa.
– Meningkatnya pemahaman terhadap proses hukum atas temuan audit yang mengandung unsur pidana.

Metode Pelatihan :
Penyajian materi kami sampaikan dengan menggunakan metode pelatihan untuk orang dewasa (andragogy training method) dengan cara sebagai berikut:
– Pemaparan singkat konsep bahasan
– Diskusi interaktif dan diskusi antarpeserta
– Bedah Kasus

Outline :

1. Pengantar Kecurangan dan Audit Investigatif dalam Pengadaan Barang dan Jasa.
a. Konsep Dasar Pengadaan Barang dan Jasa
b. Karakteristik Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa.
i. Karakteristik Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa
ii. Kecurangan dalam Pekerjaan Sipil dan Mekanikal Elektrikal
iii. Kecurangan dalam Pengadaan Mesin-mesin
iv. Kecurangan dalam Pemeliharaan Mesin-mesin
c. Bentuk Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
d. Regulasi yang berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa
i. Paket Undang-undang Keuangan Negara
ii. Undang-undang Larangan Persaingan Usaha Tidak Sehat
iii. Undang-undang BUMN
iv. Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

2. Pengantar Audit Investigatif
a. Konsep Dasar Audit Investigatif
b. Metodologi Audit Investigatif
c. Proses Audit Investigatif

3. Red Flags adanya Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
a. Indikasi kecurangan dalam Perencanaan Kebutuhan Barang dan Jasa
b. Indikasi Kecurangan dalam Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa
c. Indikasi adanya Kecurangan dalam Pertanggungjawaban Pengadaan Barang dan Jasa.

4. Identifikasi Penyimpangan dalam Kecurangan
a. Identifikasi Penyimpangan Administratif
b. Identifikasi Penyimpangan Perdata
c. Identifikasi Penyimpangan Pidana

5. Kerugian Keuangan akibat dari Kecurangan
a. Konsep Kerugian
i. Kerugian Negara
ii. Kerugian Perusahaan
b. Teknik Menghitung Kerugian
c. Studi Kasus Kerugian.

6. Bukti dan Pembuktian Kecurangan atas Pengadaan Barang dan Jasa.
a. Jenis dan Tingkat Keandalan Bukti
b. Teknik Audit Investigatif untuk mendapatkan Bukti Kecurangan.
i. Observasi
ii. Pengujian Dokumen
iii. Pengujian Fisik
iv. Wawancara
c. Merangkai Bukti Audit Investigatif terkait dengan Pelanggaran Hukum

7. Pelaporan Kecurangan hasil Audit Investigatif
a. Standar Pelaporan Audit Investigatif
b. Struktur Laporan Hasil Audit Investigatif atas Tindak Kecurangan.
c. Tindak-lanjut dengan aparat penegak hukum

INFORMASI PENDAFTARAN

– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Teknik & Strategi Pendeteksian Dan Pencegahan Kecurangan Dalam Pengadaan Barang / Jasa (Procurement Fraud)

[S096-12-1008]

WAKTU
7 – 8 Oktober 2010

TEMPAT
Hotel Ibis Kemayoran Jakarta

INVESTASI
Rp. 4.000.000 / Peserta
– Materi Pelathan
– Training Kit
– Penginapan 2 Malem (Singel)
– 2 kali Coffee Break / Hari
– 3 Kali Makan / Hari
– Sertifikat

KETERANGAN :
– Diskon Rp. 500.000 pendaftar sebelum tanggal 4 September 2010
– Diskon 10% Instansi yang mendaftarkan lebih dari 3 orang

INSTRUKTUR

KHAIRIANSYAH SALMAN
– Beliau merupakan profesional yang tidak diragukan lagi kompetensinya di bidang investigative audit dan pemberantasan korupsi.
– Berpengalaman panjang sebagai Auditor BPK,
– Penerima Integrity Award tahun 2005
– Beliau juga merupakan pihak yang membongkar kasus korupsi KPU dan kasus-kasus lainnya.
– Aktif sebagai Narasumber di beberapa lembaga pelatihan ,
– Penyusun modul Investigative Audit secara komprehensif.

DESKRIPSI

L A T A R B E L A K A N G
Proses Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah telah diatur oleh KEPPRES 80 TAHUN 2003, namun tidak dapat di pungkiri dalam proses ini sering terjadinya kecurangan yang mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi Pemerintah Daerah / Negara, oleh karena itu perlu dilakukan Audit dalam pengelolaan suatu organisasi (Planning, Organizing, Actuating and Controlling) yang merupakan salah satu bagian dari proses Control yang harus dilakukan oleh Pengawas Daerah ( Inspektorat Daerah ) .
Pada dasarnya, pengujian atau pun review terhadap operasi suatu entitas audit akan terbagi pada dua aspek yakni Assets Inflow dan Assets Outflow. Assets Inflow adalah segala kepemilikan yang diperoleh suatu entitas dari kegiatan normalnya. Pada organisasi komersial, hal ini berkaitan dengan pendapatan dari hasil penjualan barang/jasa yang secara langsung atau tidak langsung bernilai tambah pada kondisi keuangannya. Sementara Assets Outflow berkaitan dengan segala kegiatan yang mengakibatkan berkurangnya sumber daya yang dimiliki suatu entitas, untuk menjaga kemampuan perolehan pendapatan di kemudian hari. Kedua aktivitas ini berlangsung secara berkesinambungan dan keseimbangan dalam aliran harta ini, pada akhirnya akan menunjukkan kondisi kesehatan finansial entitas yang bersangkutan.
Dalam Proses Pengadaan barang/jasa ini merupakan suatu celah yang sangat berpotensi sekali terjadinya penyimpangan. Bahkan tidak sedikit pejabat yang tersandung masalah hukum atas kecurangan (Korupsi, Kolusi & Nepotisme) pada saat proses pengadaan barang/jasa yang pada akhirnya menimbulkan kerugian yang cukup signifikan bagi Pemerintah Daerah / Kerugian Negara.
Sehubungan dengan risiko yang sangat besar dalam proses pengadaan barang dan jasa ini, maka perlu adanya upaya dan strategi yang tepat untuk mencegah, mendeteksi dan mengungkapkan kecurangan yang sangat mungkin sekali terjadi pada pengadaan barang dan jasa.

T U J U A N & M A N F A A T P E L A T I H A N
Pelatihan ini dimaksudkan untuk membekali staf Inspektorat, utamanya pada satuan pengawasan intern, dalam mengenali, mendeteksi dan mencegah terjadinya kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa. Manfaat yang diperoleh bagi peserta pelatihan antara lain:
1. Meningkatnya pemahaman terhadap konsep dasar proses pengadaan barang dan jasa dalam proses pengadaan Nasional.
2. Meningkatnya pemahaman tentang peran auditor intern dan ekstern dalam kaitannya dengan pengadaan barang dan jasa.
3. Meningkatnya pemahaman tentang jenis penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa.
4. Meningkatnya upaya membangun pengawasan intern yang lebih efektif dan efisien, guna mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa.
5. Memahami proses audit investigatif sebagai metode untuk mengungkap kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa.
6. Meningkatnya pemahaman terhadap proses hukum atas temuan audit yang mengandung unsur pidana.

M E T O D E P E N Y A J I A N
Penyajian materi kami sampaikan dengan menggunakan metode pelatihan untuk orang dewasa (andragogy training method) dengan cara sebagai berikut:
1. Pemaparan singkat konsep bahasan
2. Diskusi interaktif dan diskusi antarpeserta
3. Bedah Kasus

P E S E R T A Y A N G T E P A T
Inspekorat (Pengawas Daerah), Bagian Keuangan, Pejabat Pembat Komitmen, Bagian Pengadaan, Panitia Lelang, dan para pihak yang ingin memperdalam bagaimana mendeteksi dan mencegah terjadinya kecurangan pada proses pengadaan barang/ jasa

POKOK BAHASAN
1. Pengantar Kecurangan dan Audit Investigatif dalam Pengadaan Barang dan Jasa.
A. Konsep Dasar Pengadaan Barang dan Jasa
B. Karakteristik Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa.
” Karakteristik Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa
” Kecurangan dalam Pekerjaan Sipil dan Mekanikal Elektrikal
” Kecurangan dalam Pengadaan Mesin-mesin
” Kecurangan dalam Pemeliharaan Mesin-mesin
C. Bentuk Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
D. Regulasi yang berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa
” Paket Undang-undang Keuangan Negara
” Undang-undang Larangan Persaingan Usaha Tidak Sehat
” Undang-undang BUMN
” Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
2. Pengantar Audit Investigatif
A. Konsep Dasar Audit Investigatif
B. Metodologi Audit Investigatif
C. Proses Audit Investigatif
3. Red Flags adanya Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
A. Indikasi kecurangan dalam Perencanaan Kebutuhan Barang / Jasa
B. Indikasi Kecurangan dalam Pelaksanaan Pengadaan Barang / Jasa
C. Indikasi adanya Kecurangan dalam Pertanggungjawaban Pengadaan Barang dan Jasa.
4. Indentifikasi Penyimpangan dalam Kecurangan
A. Identifikasi Penyimpangan Administratif
B. Identifikasi Penyimpangan Perdata
C. Identifikasi Penyimpangan Pidana
5. Kerugian Keuangan akibat dari Kecurangan
A. Konsep Kerugian
” Kerugian Negara
” Kerugian Perusahaan
B. Teknik Menghitung Kerugian
C. Studi Kasus Kerugian.
6. Bukti dan Pembuktian Kecurangan atas Pengadaan Barang dan Jasa.
A. Jenis dan Tingkat Keandalan Bukti
B. Teknik Audit Investigatif untuk mendapatkan Bukti Kecurangan.
” Observasi
” Pengujian Dokumen
” Pengujian Fisik
” Wawancara
C. Merangkai Bukti Audit Investigatif terkait dengan Pelanggaran Hukum
7. Pelaporan Kecurangan hasil Audit Investigatif
A. Standar Pelaporan Audit Investigatif
B. Struktur Laporan Hasil Audit Investigatif atas Tindak Kecurangan.
8. Tindak-lanjut dengan aparat penegak hukum

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share
Share