Tag Archives: Kecurangan Dalam E Proc

PROCUREMENT FRAUD: Teknik & Strategi Pendeteksian Dan Pencegahan Kecurangan Dalam Pengadaan – YOGYAKARTA

PROCUREMENT FRAUD: TEKNIK DAN STRATEGI PENDETEKSIAN DAN PENCEGAHAN KECURANGAN DALAM PENGADAAN – Yogyakarta

[S130]

WAKTU

3-5 Maret / 17-19 Maret / 23-25 Maret / 7-9 April / 13-15 April / 20-22 April / 5-7 Mei / 18-20 Mei / 25-27 Mei / 2-4 Juni / 15-17 Juni / 22-24 Juni / 6-8 Juli / 13-15 Juli / 20-22 Juli / 3-5 Agustus / 10-12 Agustus / 19-21 Agustus / 7-9 September / 14-16 September / 21-23 September / 5-7 Oktober / 12-14 Oktober / 19-21 Oktober / 2-4 November / 9-11 November / 23-25 November / 2-4 Desember / 7-9 Desember / 14-16 Desember / 28-30 Desember 2015

TEMPAT

Hotel Horison Ultima Riss – Yogyakarta

INVESTASI

IDR 6.000.000 per participant (Non-Residential)
Kuota minimal peserta : 2 orang

FASILITAS TRAINING
– Training Module
– Flashdisk containing materials
– ATK
– Backpack bag
– Exclusive T-Shirt atau Jacket
– Coffee break 2x dan Lunch 1x selama training
– Certificate of Completion
– Training Photo
– Transportasi bagi peserta dari luar kota: Airport/Stasiun KA atau bus ke hotel tempat menginap. (Minimal 2 peserta dari perusahaan yang sama)

FASILITATOR

Agus Mansur, MT M. Eng. Sc. and team

Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjananya di FTI UII Yogyakarta dan Magister dari New South Wales University Australia, memiliki pengalaman luas sebagai professional sebagai dosen dan professional trainer & consultant serta narasumber berbagai seminar, workshop, training di perusahaan-perusahan BUMN dan perusahaan swasta nasional baik reguler maupun In-house training. Bidang keahlian dan training subject: Internal Audit Management, Total Quality Management Training, Integrated Management System, Advanced Secretary, Supply Chain Management, Training For Trainers, Operation Management Contract Management, Procurement & Inventory, Warehouse Management, PPIC, Asset Management, Material Handling, Project Management, Inventory Management dll.

DESKRIPSI

Audit dalam pengelolaan suatu organisasi (Planning, Organizing, Actuating and Controlling) merupakan salah satu bagian dari proses Control. Dalam tataran implementasinya biasa dilakukan sesuai keperluan manajemen atau para pemangku kepentingan oleh Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) atau Kantor Akuntan Publik. Pada dasarnya, pengujian atau pun review terhadap operasi suatu entitas audit akan terbagi pada dua aspek yakni Assets Inflow dan Assets Outflow. Assets Inflow adalah segala kepemilikan yang diperoleh suatu entitas dari kegiatan normalnya. Pada organisasi komersial (perusahaan), hal ini berkaitan dengan pendapatan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang secara langsung atau tidak langsung bernilai tambah pada kondisi keuangannya. Sementara Assets Outflow berkaitan dengan segala kegiatan yang mengakibatkan berkurangnya sumber daya yang dimiliki suatu entitas, untuk menjaga kemampuan perolehan pendapatan di kemudian hari. Kedua aktivitas ini berlangsung secara berkesinambungan dan keseimbangan dalam aliran harta ini, pada akhirnya akan menunjukkan kondisi kesehatan finansial entitas yang bersangkutan.
Pengadaan barang dan jasa merupakan contoh kesinambungan proses dimaksud. Pertukaran yang menggunakan sumber daya keuangan perusahaan untuk dijadikan alat produksi (capital expenditures) ini sangat berpotensi sekali terjadi penyimpangan. Bahkan hampir di semua jenis perusahaan sering ditemui adanya penyimpangan yang disebabkan adanya kecurangan pada proses pengadaan barang dan jasa yang menimbulkan kerugian yang cukup signifikan. Auditor yang memahami aspek risiko dengan baik, akan selalu menjadikan kegiatan pengadaan ini sebagai obyek audit yang memerlukan pengujian lebih mendalam.
Sehubungan dengan risiko yang sangat besar dalam proses pengadaan barang dan jasa ini, maka perlu adanya upaya dan strategi yang tepat untuk mencegah, mendeteksi dan mengungkapkan kecurangan yang sangat mungkin sekali terjadi pada pengadaan barang dan jasa.

TUJUAN
1. Meningkatnya pemahaman terhadap konsep dasar proses pengadaan barang dan jasa dalam proses bisnis perusahaan.
2. Meningkatnya pemahaman tentang peran auditor intern dan ekstern dalam kaitannya dengan pengadaan barang dan jasa.
3. Meningkatnya pemahaman tentang jenis penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa.
4. Meningkatnya upaya membangun pengawasan intern yang lebih efektif dan efisien, guna mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa.
5. Memahami proses audit investigatif sebagai metode untuk mengungkap kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa.
6. Meningkatnya pemahaman terhadap proses hukum atas temuan audit yang mengandung unsur pidana.

MATERI TRAINING
1. Pengantar Kecurangan dan Audit Investigatif dalam Pengadaan Barang dan Jasa
– Konsep Dasar Pengadaan Barang dan Jasa
– Karakteristik Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
1. Karakteristik Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa
2. Kecurangan dalam Pekerjaan Sipil dan Mekanikal Elektrikal
3. Kecurangan dalam Pengadaan Mesin-mesin
4. Kecurangan dalam Pemeliharaan Mesin-mesin
– Bentuk Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
– Regulasi yang berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa
1. Paket Undang-undang Keuangan Negara
2. Undang-undang Larangan Persaingan Usaha Tidak Sehat
3. Undang-undang BUMN
4. Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

2. Pengantar Audit Investigatif
– Konsep Dasar Audit Investigatif
– Metodologi Audit Investigatif
– Proses Audit Investigatif

3. Red Flags adanya Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
– Indikasi Kecurangan dalam Perencanaan Kebutuhan Barang dan Jasa
– Indikasi Kecurangan dalam Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa
– Indikasi adanya Kecurangan dalam Pertanggungjawaban Pengadaan Barang & Jasa

4. Indentifikasi Penyimpangan dalam Kecurangan
– Identifikasi Penyimpangan Administratif
– Identifikasi Penyimpangan Perdata
– Identifikasi Penyimpangan Pidana

5. Kerugian Keuangan akibat dari Kecurangan
– Konsep Kerugian
1. Kerugian Negara
2. Kerugian Perusahaan
– Teknik Menghitung Kerugian
– Studi Kasus Kerugian

6. Bukti dan Pembuktian Kecurangan atas Pengadaan Barang dan Jasa
– Jenis dan Tingkat Keandalan Bukti
– Teknik Audit Investigatif untuk mendapatkan Bukti Kecurangan
1. Observasi
2. Pengujian Dokumen
3. Pengujian Fisik
4. Wawancara
– Merangkai Bukti Audit Investigatif terkait dengan Pelanggaran Hukum

7. Pelaporan Kecurangan hasil Audit Investigatif
– Standar Pelaporan Audit Investigatif
– Struktur Laporan Hasil Audit Investigatif atas Tindak Kecurangan
– Tindak-lanjut dengan aparat penegak hukum.

PESERTA TRAINING
Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit dan diutamakan para auditor pada Satuan Kerja Audit Intern / SPI.

METODE
Lecturing, diskusi interactive, roleplay, sharing and studi kasus.

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING TAHUN 2013 | INFORMASI SEMINAR TAHUN 2013 | JADWAL TRAINING TAHUN 2013 |
INFO SEMINAR 2013 | INFO TRAINING 2013 | INFO PELATIHAN 2013 | INFO WORKSHOP 2013 |
INFORMASI SEMINAR 2013 | INFORMASI TRAINING 2013 | JADWAL TRAINING 2013 | JADWAL SEMINAR 2013

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Teknik & Strategi Pendeteksian Dan Pencegahan Kecurangan Dalam Pengadaan Barang / Jasa (Procurement Fraud)

[S096-12-1008]

WAKTU
7 – 8 Oktober 2010

TEMPAT
Hotel Ibis Kemayoran Jakarta

INVESTASI
Rp. 4.000.000 / Peserta
– Materi Pelathan
– Training Kit
– Penginapan 2 Malem (Singel)
– 2 kali Coffee Break / Hari
– 3 Kali Makan / Hari
– Sertifikat

KETERANGAN :
– Diskon Rp. 500.000 pendaftar sebelum tanggal 4 September 2010
– Diskon 10% Instansi yang mendaftarkan lebih dari 3 orang

INSTRUKTUR

KHAIRIANSYAH SALMAN
– Beliau merupakan profesional yang tidak diragukan lagi kompetensinya di bidang investigative audit dan pemberantasan korupsi.
– Berpengalaman panjang sebagai Auditor BPK,
– Penerima Integrity Award tahun 2005
– Beliau juga merupakan pihak yang membongkar kasus korupsi KPU dan kasus-kasus lainnya.
– Aktif sebagai Narasumber di beberapa lembaga pelatihan ,
– Penyusun modul Investigative Audit secara komprehensif.

DESKRIPSI

L A T A R B E L A K A N G
Proses Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah telah diatur oleh KEPPRES 80 TAHUN 2003, namun tidak dapat di pungkiri dalam proses ini sering terjadinya kecurangan yang mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi Pemerintah Daerah / Negara, oleh karena itu perlu dilakukan Audit dalam pengelolaan suatu organisasi (Planning, Organizing, Actuating and Controlling) yang merupakan salah satu bagian dari proses Control yang harus dilakukan oleh Pengawas Daerah ( Inspektorat Daerah ) .
Pada dasarnya, pengujian atau pun review terhadap operasi suatu entitas audit akan terbagi pada dua aspek yakni Assets Inflow dan Assets Outflow. Assets Inflow adalah segala kepemilikan yang diperoleh suatu entitas dari kegiatan normalnya. Pada organisasi komersial, hal ini berkaitan dengan pendapatan dari hasil penjualan barang/jasa yang secara langsung atau tidak langsung bernilai tambah pada kondisi keuangannya. Sementara Assets Outflow berkaitan dengan segala kegiatan yang mengakibatkan berkurangnya sumber daya yang dimiliki suatu entitas, untuk menjaga kemampuan perolehan pendapatan di kemudian hari. Kedua aktivitas ini berlangsung secara berkesinambungan dan keseimbangan dalam aliran harta ini, pada akhirnya akan menunjukkan kondisi kesehatan finansial entitas yang bersangkutan.
Dalam Proses Pengadaan barang/jasa ini merupakan suatu celah yang sangat berpotensi sekali terjadinya penyimpangan. Bahkan tidak sedikit pejabat yang tersandung masalah hukum atas kecurangan (Korupsi, Kolusi & Nepotisme) pada saat proses pengadaan barang/jasa yang pada akhirnya menimbulkan kerugian yang cukup signifikan bagi Pemerintah Daerah / Kerugian Negara.
Sehubungan dengan risiko yang sangat besar dalam proses pengadaan barang dan jasa ini, maka perlu adanya upaya dan strategi yang tepat untuk mencegah, mendeteksi dan mengungkapkan kecurangan yang sangat mungkin sekali terjadi pada pengadaan barang dan jasa.

T U J U A N & M A N F A A T P E L A T I H A N
Pelatihan ini dimaksudkan untuk membekali staf Inspektorat, utamanya pada satuan pengawasan intern, dalam mengenali, mendeteksi dan mencegah terjadinya kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa. Manfaat yang diperoleh bagi peserta pelatihan antara lain:
1. Meningkatnya pemahaman terhadap konsep dasar proses pengadaan barang dan jasa dalam proses pengadaan Nasional.
2. Meningkatnya pemahaman tentang peran auditor intern dan ekstern dalam kaitannya dengan pengadaan barang dan jasa.
3. Meningkatnya pemahaman tentang jenis penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa.
4. Meningkatnya upaya membangun pengawasan intern yang lebih efektif dan efisien, guna mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa.
5. Memahami proses audit investigatif sebagai metode untuk mengungkap kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa.
6. Meningkatnya pemahaman terhadap proses hukum atas temuan audit yang mengandung unsur pidana.

M E T O D E P E N Y A J I A N
Penyajian materi kami sampaikan dengan menggunakan metode pelatihan untuk orang dewasa (andragogy training method) dengan cara sebagai berikut:
1. Pemaparan singkat konsep bahasan
2. Diskusi interaktif dan diskusi antarpeserta
3. Bedah Kasus

P E S E R T A Y A N G T E P A T
Inspekorat (Pengawas Daerah), Bagian Keuangan, Pejabat Pembat Komitmen, Bagian Pengadaan, Panitia Lelang, dan para pihak yang ingin memperdalam bagaimana mendeteksi dan mencegah terjadinya kecurangan pada proses pengadaan barang/ jasa

POKOK BAHASAN
1. Pengantar Kecurangan dan Audit Investigatif dalam Pengadaan Barang dan Jasa.
A. Konsep Dasar Pengadaan Barang dan Jasa
B. Karakteristik Kecurangan dalam Pengadaan Barang dan Jasa.
” Karakteristik Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa
” Kecurangan dalam Pekerjaan Sipil dan Mekanikal Elektrikal
” Kecurangan dalam Pengadaan Mesin-mesin
” Kecurangan dalam Pemeliharaan Mesin-mesin
C. Bentuk Kecurangan dalam Pengada