Tag Archives: Brandenburg Gate

TRAINING DESIGN & EVALUATION – Yogyakarta

[S259]

WAKTU

Batch 9 : 12 – 14 September 2017 (CONFIRM RUNNING – Yogyakarta)
Batch 10 : 3 – 5 Oktober 2017
Batch 11 : 21 – 23 November 2017
Batch 12 : 27 – 29 Desember 2017

TEMPAT

Yogyakarta: Ibis Styles Hotel Yogyakarta ; Cavinton Hotel Yogyakarta ;
Neo Malioboro Hotel Yogyakarta
Surabaya: Hotel Santika Pandegiling Surabaya
Malang: Best Western OJ Hotel Malang ; Harris Hotel & Convention Malang
Jakarta: Ibis Jakarta Arcadia Hotel ; Ibis Jakarta Tamarin Hotel
Bandung: Golden Flower Hotel Bandung
Bali: Ibis Bali Kuta Hotel ; Harris Kuta Raya Hotel Bali

INVESTASI

Yogyakarta:

Publish Rate: Rp 5.800.000,- /participant (non residensial)*

Special Rate: Rp 5.000.000,- (min 4 participants from the same company)

Bandung / Jakarta / Surabaya:

Publish Rate: Rp 6.500.000,- /participant (non residensial)*

FASILITAS :

– Meeting Room di Hotel
– Module/Materi (hard & soft copy)
– Training Kit
– Coffe Break & Lunch
– Souvenir
– Sertifikat
– Airport pick up services
– Transportation during training

FASILITATOR

  • Nur Wening, SE. MSi., CHRA.
  • Dra. Trias Setiawati, M.Si., Phd.

DESKRIPSI

TRAINING DESIGN & EVALUATION

Sebuah pelatihan diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi SDM khususnya di perusahaan-perusahaan besar atau yang sedang berkembang. Hal ini dilakukan untuk mengatasi kesenjangan antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dimiliki dengan tuntutan pekerjaan yang semakin hari semakin dinamis, karena sebuah perusahaan senantiasa menuntut adanya upaya peningakatan kemampuan, terutama dari segi keahlian dan keterampilan. Salah satu cara yang ditempuh adalah melalui pengadaan program pelatihan yang baik dengan harapan individu dalam berorganisasi dapat mencapai sasaran atau target yang ditetapkan oleh perusahaan.
Namun, seringkali training yang dilakukan belum memberikan dampak yang signifikan terhadap karyawan, terutama pada 3 komponen kompetensi karyawan yang terdiri dari Knowledge, Skill, dan Attitude. Dengan kata lain, program pelatihan yang dilakukan belum berhasil dan tidak efektif. Akan tetapi rupanya tidak semua perusahaan atau organisasi mampu menganalisis tingkat keberhasilan dan kegagalan training dengan efektif. Bahkan banyak perusahaan yang rajin melakukan training atau mengikutsertakan karyawan dalam sejumlah program training, juga belum memahami hal ini. Padahal keberhasilan dan kegagalan training dapat dianalisis sehingga diketahui faktor apa saja yang menjadi penyebabnya.
Berdasarkan pada hal itulah pelatihan Training Design & Evaluation ini dirancang Pelatihan ini dirancang dengan tujuan peserta mengetahui langkah-langkah mendesain program pelatihan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas suatu program pelatihan. Program ini akan memberikan pemahaman tentang konsep dasar pelatihan sebagai salah satu unsur utama dalam proses pengembangan Sumber Daya Manusia serta bagaimana mendesain sebuah program pelatihan, termasuk membuat Lesson Plan dan Leader’s Guide sebagai bagian dari persiapan mengajar, dan SOP atau Standard Operating Procedure yang digunakan sebagai Training Manual, sampai kepada evaluasinya.

TUJUAN

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta:
1. Dapat memahami bagaimana melakukan identifikasi kebutuhan pelatihan
2. Mengetahui bagaimana menentukan sasaran pelatihan yang relevan, terukur dan sesuai dengan hasil identifikasi kebutuhan pelatihan
3. Dapat menerapkan menetapkan strategi pelatihan yang tepat
4. Mengetahui faktor-faktor penting dalam merancang program pelatihan
5. Mengetahui bagaimana menyusun modul pelatihan
6. Mengetahui prinsip-prinsip dalam menyusun kasus, permainan atau simulasi yang diperlukan
7. Mengetahui prinsip-prinsip utama menyiapkan tutoria notes
8. Memahami bagaimana melakukan evaluasi pelatihan
9. Mengetahui bagaimana merancang formular evaluasi pelatihan

MATERI
1. Peran program pelatihan dalam pengembangan SDM
2. Peran dan tugas berbagai pihak dalam mencapai sasaran pelatihan
3. Training Need Analysisi (TNA)
– Proses penyusunan TNA sebagai dasar penyusunan program pelatihan
– Training Needs Analysist (TNA) dan kesuksesan pelatihan
– Merancang Pendekatan Training Yang Effektif
– Menetapkan sasaran training berdasarkan hasil TNA
4. Memahami Konsep dan Kerangka Efektifitas Pelatihan
5. Materi Program yang Producing Effective Learning Tools:
– Menentukan materi program pelatihan
– Karakteristik dari materi program yang effektif,
– Teknik menyiapkan sajian materi yang menarik (hand-out maupun tayangan)
6. Indikator Efektifitas dan In-efektifitas dalam Pelatihan
7. Successful Training Technique:
– Verbal and non-Verbal delivery Skills
– Teknik memahami dan menjawab pertanyaan
8. Evaluasi Hasil Pelatihan
9. Metode-Metode Evaluasi Pelatihan : Model Evaluasi Pelatihan Kirk Patrick (4 level)
10. Desain Evaluasi Pelatihan dan Manajemen Umpan Balik (Training Feedback)
11. Proses Pelaksanaan Pelatihan yang Berhasil
– Tanggung jawab manajemen dalam pelaksanaan pelatihan
– Peran Pelaksana Pelatihan
– Fasilitator dan peserta pelatihan
– Teknik menciptakan suasana training yang menarik
12. Desain Evaluasi Pelatihan dan Manajemen Umpan Balik (Training Feedback)
13. Analisis Kegagalan Pelatihan dan Dampak Kegagalan Pelatihan
14. Alat (Tools) yang digunakan untuk Analisis Kegagalan Pelatihan
15. Identifikasi Akar Penyebab (Root-Causes) Kegagalan
16. Merumuskan dan Mengembangkan Solusi Kegagalan Pelatihan

PESERTA
Pelatihan ini disarankan untuk diikuti oleh:

HRD Manager, HRD Staff, Corporate Training Manager, Training Coordinator, Training Analyst, Training Evaluator, Training Assessor, Training Administrator, Training Facilitator, HRD Consultant, Training Consultant, Trainer.

METODE

o Lecturing
o Diskusi Interactive
o Role Play
o Sharing
o Studi Kasus
o Evaluation

INFORMASI PENDAFTARAN
ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

NDT TRAINING: Ultrasonic Testing (UT) LEVEL 2

NDT TRAINING: Ultrasonic Testing (UT) LEVEL 2 – Yogyakarta

[S259]

WAKTU

  • 21 – 25 Juni 2016
  • 26 – 29 Juli 2016
  • 23 – 26 Agustus 2016
  • 27 – 30 September 2016
  • 25 – 28 Oktober 2016
  • 22 – 25 November 2016
  • 27 – 30 Desember 2016

TEMPAT

Yogyakarta: Ibis Styles Hotel Yogyakarta ; Cavinton Hotel Yogyakarta ; Neo Malioboro Hotel Yogyakarta

Surabaya: Hotel Santika Pandegiling Surabaya / Jakarta: Ibis Jakarta Arcadia Hotel / Ibis Jakarta Tamarin Hotel

Bandung: Golden Flower Hotel Bandung ; De Batara Hotel Bandung / Bali: Ibis Bali Kuta Hotel ; Harris Kuta Raya Hotel Bali

INVESTASI

Yogyakarta:

Publish Rate: Rp 7.500.000,- /participant (non residensial)*

Special Rate: Rp 6.950.000,- (min 3 participants from the same company)

Bandung / Jakarta / Surabaya:

Publish Rate: Rp 8.500.000,- /participant (non residensial)

Bali:

Publish Rate: Rp 9.500.000,- /participant (non residensial)*

FASILITATOR

  • Teguh Pudji Purwanto, MT
  • Sigit Budi Hartono, ST., MT.

DESKRIPSI

Training NDT ini diselenggarakan agar peserta memahami mengenai NDT (Non Destructive Uji) prinsip-prinsip teknik untuk desain dan aplikasi, manufaktur dan konstruksi plant, serta maintenance-nya. Pelatihan ini juga membekali peserta untuk dapat menerapkan prosedur NDT yang benar terkait sehubungan dengan teknik aplikasinya di lapangan.

Spesifikasi yang akan diberikan dalam training ini adalah tentang Ultrasonic Testing (UT). Ultrasonic Testing (UT) menggunakan energi suara frekuensi tinggi untuk melakukan pemeriksaan dan membuat pengukuran. Pemeriksaan ultrasonik dapat digunakan untuk mendeteksi cacat / evaluasi, pengukuran dimensi, karakterisasi material, dan banyak lagi. Meskipun ada beberapa teknologi menggunakan ultrasound, penjelasan sederhana dari apa yang terjadi dalam metode ini adalah bahwa energi suara diperkenalkan melalui transduser dan merambat melalui materi dalam bentuk gelombang. Ketika ada diskontinuitas (seperti celah) di jalur gelombang, sebagian energi akan dipantulkan kembali dari permukaan. Sinyal gelombang yang dipantulkan diubah menjadi sinyal listrik oleh transducer dan ditampilkan atau direkam dalam berbagai cara. Kedua permukaan dan bawah permukaan dapat dideteksi melalui metode pengujian volumetrik ultrasonic. Kompleksitas variasi aplikasi dari yang terkecil, unit hand-held manual yang sangat besar, sistem otomatis yang canggih. Metode ini digunakan untuk memeriksa berbagai bentuk produk termasuk casting, forging, dan weldments. Struktural baja, otomotif, petrokimia, pembangkit listrik, dan industri kedirgantaraan adalah beberapa contoh yang memanfaatkan pemeriksaan ultrasonik.

Seorang yang memiliki sertifikat UT Level 2 adalah personil yang memenuhi syarat untuk dapat:

  • Memilih  teknik uji yang tepat, peralatan dan probe
  • MenSet up dan kalibrasi peralatan
  • Melakukan pengujian dan menginterpretasikan hasil sesuai standar yang berlaku
  • Memiliki pengetahuan tentang ruang lingkup dan keterbatasan UT
  • Akrab dengan proses produksi dari bahan uji dan pengetahuan tentang jenis dan lokasi cacat yang diharapkan
  • Untuk mengembangkan teknik UT untuk pengujian pekerjaan tertentu
  • Menyiapkan laporan pengujian untuk i. Terima ii. Tolak iii. mengolah lagi
  • Menyiapkan instruksi tertulis untuk Tingkat I
  • Membimbing dan memeriksa hasil tes Tingkat I operator
  • Bertanggung jawab untuk perawatan dan pemeliharaan peralatan NDT / U

Materi pelatihan disajikan dengan cara yang memberikan pemahaman dan kemampuan untuk membuat aplikasi langsung. Pelatihan ini diberikan dalam durasi 3 hari menyajikan tinjauan teori ultrasonik dasar, evaluasi weldments, teknik yang inovatif untuk mendeteksi dan mengevaluasi diskontinuitas, peralatan dan metode kalibrasi canggih.

Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari berbagai teknik yang terlibat dalam uji ultrasonik. Metode pelatihan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah adalah presentasi mengenai teori diikuti dengan pelatihan praktis sekitar tes non-destruktif. Kursus ini akan mendorong peserta untuk melakukan diskusi kelompok sekitar masalah praktis dan memberikan keahlian lapangan tentang bagaimana mengatasinya.

TUJUAN

Tujuan dari pelatihan adalah untuk memberikan pengetahuan  dasar prinsip Pengujian Ultrasonik, dasar-dasar material dan proses sehingga peserta pelatihan akan mampu:

  • Mengidentifikasi kesesuaian UT untuk teknik material dan inspeksi
  • Mengembangkan teknik dan prosedur yang dapat diikuti oleh Operator Tingkat I
  • Menganalisis hasil pengujian dan mendokumentasikan
  • Menjadikan lebih familiar dengan kode, standar & spesifikasi UT untuk mengevaluasi hasil tes
  • Melakukanpengujian denganmemperhatikan aspek Keselamatan
  • Melakukan pengujian secara benar sertata dapat melakukan interpretasi dan evaluasi revenues UTR

MATERI

Materi yang akan disampaikan sbb:

  1. Review singkat materi NDT UT Level 1
  2. Pengetahuan Material
  3. Prinsip Fisika UT
  4. In depth study of test variables
  5. Immersion Techniques
  6. PrinsipDGS/MetodeDAC
  7. Teknik Uji & Keterbatasan
  8. Peralatan dan Asesoris
  9. EchodinamikauntukReflectorEvaluasi
  10. Codes,standar danProsedur
  11. Acceptance Standards
  12. Kalibrasi & Sistem Uji
  13. Aplikasi Khusus
  14. Evaluation of Test Equipment
  15. Proses Manufaktur dan diskontinuitas

PESERTA
Untuk mengikuti training ini, calon peserta harus sudah terlebih dahulu mengikuti training UT Level 1 dan memiliki sertifikat pelatihan UT Level 1, pendidikan minimal D3 Teknik atau setara.

INFORMASI PENDAFTARAN
ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING 2016 |
INFORMASI SEMINAR 2016 |
JADWAL TRAINING TAHUN 2016 |
INHOUSE TRAINING 2016 |
TRAINING INDONESIA 2016 |
TRAINING CENTER 2016

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share
Share