Tag Archives: Acp8

Pelatihan HIPERKES untuk Paramedis dan Dokter [Tahun 2018]

[S300]

Paramedis:
24-28 September 2018 (CONFIRM RUNNING)

Dokter :
27 Agustus – 01 September 2018 (CONFIRM RUNNING)

TEMPAT

Pusat K3, Cempaka Putih, Jakarta

PERSYARATAN ADMINISTRASI

Fotocopy Ijazah terakhir (2 lembar)
Foto ukuran 3X4 : 6 lembar (Background Merah)

INVESTASI

Rp. 4.000.000,- / Peserta (Paramedis/Dokter)

SERTIFIKASI
Sertifikat Hiperkes dikeluarkan oleh Kemnaker RI Jakarta akan diberikan kepada mereka yang lulus ujian dengan nilai minimal 60%, paling cepat 1 bulan setelah pelatihan.

INSTRUKTUR

Pusat Hiperkes Jakarta

DESKRIPSI

Pelatihan HIPERKES untuk Paramedis

KURIKULUM PELATIHAN TELAH SESUAI DENGAN S N I – PUSAT HIPERKES JAKARTA

Dalam bidang kesehatan kerja kita mengenal suatu pendekatan pencegahan penyakit akibat kerja yang disebut hygiene industri atau Hiperkes (Hygiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja). Hiperkes adalah lapangan ilmu kesehatan dan keselamatan kerja yang mengurusi problematik kesehatan dan keselamatan pekerja secara menyeluruh.
Menyeluruh memiliki maksud bahwa setiap perusahaan melalui organisasinya harus berperan proaktif dalam menyelenggarakan usaha-usaha preventif untuk menyelesaikan segala problema kesehatan dilingkungan kerja, mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya yang ada selain untuk mencegah Penyakit Akibat Kerja (PAK) serta memantau pelaksanaan program K3 lainnya.
Pentingnya sertifikasi kesehatan kerja atau hiperkes bagi dokter dan perawat perusahaan diatur pemerintah melalui PERMENAKERTRANS No. 01 tahun 1976 tentang Wajib Latih Hiperkes bagi dokter perusahaan dan PERMENAKERTRANS No. 01 tahun 1979 tentang wajib Latih Hiperkes bagi paramedis perusahaan.

TUJUAN PELATIHAN
– Untuk mendapatkan sertifikasi sebagai Paramedis dan Dokter HIPERKES.
– Untuk meningkatkan derajat kesehatan dan keselamatan kerja perusahaan dan sebagai pemenuhan peraturan perundangan.

MATERI PELATIHAN
– Peraturan perundang-undangan kesehatan kerja
– Dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja
– Hazards Fisik, biologi, kimia, psikologi dan ergonomi
– Penyakit akibat kerja
– SMK3 dan Sistem Manajemen K3
– Sanitasi Industri
– Pelaporan kesehatan kerja
– Gizi Kerja dan Produktifitas kerja
– Toxikologi Industri
– Higiene Industri, termasuk Pengelolaan limbah
– Program Jamsostek

DURASI PELATIHAN
Dokter : 8 jam efektif, 6 hari kerja.
Perawat : 8 jam efektif, 5 hari kerja.

SERTIFIKASI
Sertifikat Hiperkes dikeluarkan oleh Pusat K3 (Depnakertrans) Jakarta akan diberikan kepada mereka yang lulus ujian dengan nilai minimal 60%, paling lambat 1 bulan setelah pelatihan.

Jadwal Pelatihan :

Paramedis:
24-28 September 2018 (CONFIRM RUNNING)

Dokter :
27 Agustus – 01 September 2018 (CONFIRM RUNNING)

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

Pre-Registration (Pendaftaran Tidak Mengikat)
  1. (required / wajib diisi)
  2. (required / wajib diisi)
  3. Jenis Kelamin
  4. (valid email required / email yang valid dibutuhkan)
  5. (valid email required / email yang valid dibutuhkan)
  6. (required / wajib diisi)
  7. (required / wajib diisi)
  8. (required / wajib diisi)
  9. (required / wajib diisi)
 

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591


DAFTAR VIA WHATSAPP KLIK DISINI

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

UPDATING PPh PASAL 21: PERUBAHAN PTKP & SPT 21 (PERMENKEU : 162/PMK.011/2012 ; PER-14/PJ./2013 ; PER-31.PJ.2012)

UPDATING PPh PASAL 21: PERUBAHAN PTKP & SPT 21 (PERMENKEU : 162/PMK.011/2012 ; PER-14/PJ./2013 ; PER-31.PJ.2012)

[S300]

WAKTU

21-Jan / 18-Mar / 09-Mei / 15-Jul / 30-Sep / 12 Nov 2014

TEMPAT

Hotel Harris/ Puri Denpasar / Balairung / Training Center – Jakarta

INVESTASI

Jakarta dan Bandung :
Rp. 2.250.000,- / Peserta (training 1 hari)

Facilities :
Modul Hand-out, Flashdisk, Powerbank , 2x Coffe Break, Lunch, Sertificate, Non Residential

FASILITATOR

Prianto Budi Saptono, Ak, BKP
Konsultan pajak pemegang sertifikat Brevet C ini merupakan lulusan program MM UGM dan akuntan lulusan STAN Jakarta yang memiliki pemahaman sangat baik terhadap ketentuan perpajakan yang berlaku sehingga sering mendapat julukan “peraturan berjalan”. Penguasaan perpajakan yang dimilki membuatnya mampu menangani klien-klien dengan permasalahan bervariasi, baik perusahaan nasional maupun multinasional.
Posisinya sebagai praktisi konsultan dan akuntan yang mampu menggabungkan pengetahuan teoritis dengan pengalaman empiris sering menjadikannya sebagai pembicara aktif di berbagai seminar, lokakarya dan pelatihan perpajakan, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Bahkan hampir setiap minggunya, pembicara yang suka berhumor dalam penyampainnya ini sering berbagi ilmu dari satu hotel ke hotel lainnya sebagai nara sumber.
Pengalaman terkait lainnya adalah sebagai pengajar tetap di Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan pengajar perpajakan di lembaga-lembaga kursus di Jakarta, Baik Brevet A, Brevet B maupun Brevet C dengan materi seluruh jenis perpajakan, maupun Training for Trainer di beberapa kota besar di Indonesia.

DESKRIPSI

Pada tanggal 18 April 2013 telah terbit peraturan baru “PER-14/PJ./2013” tentang Bentuk, isi, Tata Cara Pengisian dan Penyampaian SPT Masa PPh Pasal 21/Pasal 26 serta bentuk Bukti Potong PPh Pasal 21/ Pasal 26. Form SPT Masa baru tersebut mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2014. Adapun mengenai Tata Cara Perhitungan PPh Pasal 21 masih menggunakan PER-31.PJ.2012 tentang Pedoman Teknis Pelaporan PPh pasal 21/26.
Permasalahan muncul di dalam praktik di antaranya: 1). Penentuan pegawai tetap dan pegawai tidak tetap; 2). Penentuan kesinambungan dan tidak berkesinambungan; 3). Klasifikasi penghasilan teratur dan tidak teratur; 4). Pembedaan objek PPh Pasal 21 dan 23 atas jasa; 5). Pengoperasian eSPT untuk wajib pajak yang belum diwajibkan oleh KPP; 6) Bagaimana menghindari kelebihan bayar PPh Pasal 21; dan 7) Bagaimana meningkatkan tax saving dari PPh 21.
TUJUAN PELATIHAN
1. Peserta mampu melakukan penghitungan SPT PPh Pasal 21 dengan efektif dan efisien,
2. Peserta dapat mengetahui dan memahami peraturan-peraturan terbaru terkit dengan masalah PPh 21 sehingga dapat melakukan trik & tips praktis dalam perhitungan PPh Pasal 21 Masa.
3.Peserta dapat mengetahui dan memahami ketentuan perpajakan yang menyangkut penentuan objek, cara menghitung, menerbitkan bukti potong.
PROGRAM OUTLINE
1. Objek dan Non Objek Pemotongan PPh Pasal 21.
2. Kewajiban Pemotong Pajak.
3. Teknik Penghitungan PPh Pasal 21 Dengan Bantuan MS Excel Untuk Tahun 2012:
a. Penghasilan bulanan/tahunan (metode gross-up, PPh ditanggung pemberi kerja, dan PPh ditanggung pegawai).
b. Penghasilan teratur dan tidak teratur (metode gross-up, PPh ditanggung pemberi kerja, dan PPh ditanggung pegawai).
c. Penyetahunan penghasilan untuk pegawai yang pindah tugas, pegawai ekspatriat, pegawai meninggal dunia.
d. Penghasilan pegawai yang mulai bekerja atau berhenti bekerja pada tahun berjalan tanpa metode penyetahunan penghasilan.
e. Penghasilan non pegawai tetap seperti honor tenaga ahli dan upah satuan/borongan/harian.
4. Studi Kasus Pengisian eSPT Masa PPh Pasal 21 Januari 2012.
5. Teknik Pemeriksaan Pajak Terbaru Untuk PPh Pasal 21.
6. Tax Planning PPh Pasal 21/26 Sesuai Ketentuan terakhir.
PERHATIAN
Setiap peserta “SANGAT DIHARAPKAN” membawa laptop sendiri-sendiri karena kami akan membagikan softcopy latihan perhitungan PPh Pasal 21 dalam format MS Excel. Softcopy tersebut bisa digunakan untuk menghitung PPh 21 untuk lebih dari 1 juta pegawai. Jangan lewatkan kesempatan emas ini.
1. Biaya investasi tersebut berlaku untuk 1 peserta sudah termasuk 2x coffe break, 1x lunch, makalah, serta sertifikat.

INFORMASI PENDAFTARAN
DIISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#
JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#
nama@email.com#02177788822

INFORMASI SEMINAR 2014 | INFORMASI TRAINING 2014 | JADWAL TRAINING 2014 | JADWAL SEMINAR 2014
INHOUSE TRAINING 2013 | JASA KONSULTAN 2014 | DAFTAR TRAINING 2014

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

Penyusunan Manual Kebijakan dan Prosedur Akuntansi Rumah Sakit

Penyusunan Manual Kebijakan dan Prosedur Akuntansi Rumah Sakit

[S003]

WAKTU

25 Mei 2012
11 Agustus 2012
23 Nopember 2012

TEMPAT
Harris Hotel Tebet / Aryaduta Hotel Semanggi

INVESTASI

Rp 2.250.000,- (Full Fare)

: : Early Bird Rp 2.000..000 untuk pembayaran sebelum H-7 : :
: : Pendaftaran Group sebesar Rp 4.300.000 untuk 2 orang peserta : :

INSTRUKTUR

Surya Mardi Dominic SE.,Ak.,MM.,BAP (Cand.),Dip. IFR
Narasumber adalah seorang praktisi dan akademisi di bidang akuntansi, audit dan pengendalian internal. Beliau lulus Pendidikan Profesional Akuntan, Sertifikasi Profesional Internal Audit dan Information System Audit, Universitas Indonesia serta kandidat Berakreditasi Akuntan Publik. Pendidikan terakhir adalah S2, Sekolah Tinggi Manajemen PPM dan memiliki spesialisasi di bidang Manajemen Resiko dan Analisa Keuangan serta lulus sertifikasi Diploma International Financial Reporting Standard (IFRS). Selain aktif sebagai pembicara seminar dan anggota organisasi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), beliau saat ini menjabat sebagai Senior Officer Financial Reporting Manager di BUMN Indonesia terdaftar pada Bursa Efek New York dan Indonesia dimana sebelumnya bekerja pada senior level di Kantor Akuntan Publik (KAP) Big Four terbesar.

DESKRIPSI

Setiap institusi bertekad ingin memberikan pelayanan terbaik, citra terbaik, dan hasil terbaik bagi stakeholdernya, serta memantapkan misi institusi menjadi institusi terkemuka dan terbaik, maka setiap institusi terus-menerus mengembangkan organisasi maupun entitas di dalam semua aspek pengelolaan organisasi, tidak terkecuali bagi institusi seperti rumah sakit dan untuk bidang akuntansi dan keuangan.

Berkembangnya suatu rumah sakit , menyebabkan pihak manajemen mengalami kesulitan dalam mengontrol transaksi-transaksi keuangan yang terjadi di rumah sakit. Pencatatan transaksi keuangan dengan menggunakan akuntansi dapat membantu mengontrol, mencatat dan melaporkan transaksi yang terjadi secara rapi dan terstruktur. Bahkan bila proses pencatatan transaksi tersebut dibantu dengan kebijakan dan prosedur akuntansi rumah sakit yang akurat sehingga dapat berlangsung lebih tepat. Sistem pencatatan transaksi berdasarkan akuntansi dengan kebijakan akuntansi inilah yang biasanya disebut dengan Accounting Procedure & Manual. Agar Sistem pencatatan akuntansi rumah sakit dapat berjalan secara efektif dan efisien, maka kebijakan dan prosedur akuntansi yang dibangun harus sesuai dengan standar akuntansi yang diterapkan oleh rumah sakit secara tepat. Adanya manual kebijakan dan prosedur akuntansi rumah sakit mampu membantu staf akuntansi rumah sakit dalam menjurnal dan melaporkan transaksi-transaksi keuangan yang terjadi secara tepat pada akun yang tepat . Tentu saja hal ini akan membantu dalam menyediakan informasi-informasi yang berguna bagi pihak manajemen rumah sakit untuk merencanakan pengembangan ke depan.

Sistem Informasi Akuntansi Manual RS atau Standard Operating Procedure (SOP) akuntansi dibuat untuk meningkatkan akuntabilitas Rumah Sakit dan menjamin implementasi sistem dan prosedur dapat berjalan dengan baik, khususnya dalam bidang administrasi transaksi-transaksi yang berkaitan dengan keuangan.Standard Operating Procedure (SOP) ini disusun secara sistematis dalam bentuk uraian penjelasan, flowchart (bagan alur); dan formulir-formulir.

Persaingan di industri rumah sakit yang kian kompetitif, dengan jumlah RS Swasta yang terus bertambah dan pasar yang semakin dewasa mendorong rumah sakit-rumah sakitswasta untuk terus berbenah. Kebijakan pemerintah mengenai Badan Layanan Umum/Daerah, bagi rumah sakit pemerintah/daerah merupakan tonggak baru untuk pembenahan rumah sakit dari berbagai sisi, termasuk sisi keuangan ke arah yang lebih baik. Selain itu, Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku umum di Indonesia sebentar lagi juga akan mengacu pada International Financial Reporting Standards (IFRS). Hal-hal tersebut di atas menjadi latar belakang bahwa rumah sakit,baik swasta maupun pemerintah dituntut untuk terus meng-update perkembangan mengenai manual kebijakan pedoman dan prosedur akuntansi rumah sakit sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum dan sesuai dengan tuntutan dunia usaha.

Rumah sakit,baik swasta maupun pemerintah dituntut untuk terus meng-update perkembangan mengenai pedoman akuntansi sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum dan sesuai dengan tuntutan dunia usaha. Untuk itu,guna memberikan kemampuan untuk memahami pedoman akuntansi sesuai standar akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, serta untuk mendukung pelaporan keuangan yang begitu intens, maka rumah sakit perlu mengambil langkah-langkah yang sungguh-sungguh baik yang dilakukan sendiri oleh manajemen rumah sakit, Salah satu tindakan yang juga dinilai oleh manajemen adalah penelaahan atas kebijakan akuntansi rumah sakit yang sudah dirasakan kurang memadai lagi sejalan dengan perkembangan-perkembangan seperti, adanya transaksi baru rumah sakit, perkembangan-perkembangan usaha rumah sakit, dan perkembangan pemikiran dan praktik akuntansi (standar akuntansi baru), dan lain sebagainya.

Oleh karena hal-hal yang disebutkan diatas maka diperlukan suatu pelatihan bagi manajemen rumah sakit terutama untuk membantu rumah sakit dalam proses penyusunan manual kebijakan pedoman dan prosedur akuntansi rumah sakit mulai dari analisis bidang sampai dengan sosialisasi kebijakan akuntansi kepada para pengguna.

TUJUAN WORKSHOP:

1. Memahami pentingnya tersedianya kebijakan, sistem & prosedur pengelolaan keuangan, logistik & asset management rumah sakit yang memadai, comply terhadap regulasi, selaras dengan business requirement & memenuhi audit ability, sehingga mampu menunjang efektivitas pengelolaan fungsi terkait , serta memastikan pemenuhan kepatuhan & konsistensi dalam implementasinya di dalam rumah sakit.

2. Memahami pentingnya ketersediaan dan terkontrolnya kesisteman dan prosedur yang memadai, lazim/ wajar, up to date, sesuai dengan business requirement, dan audit-ability, untuk memastikan efektivitas penyelenggaraan manajemen keuangan dan akuntansi rumah sakit.

3. Mampu mengembangkan — sistem dan prosedur akuntansi (untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi transaksi keuangan rumah sakit).

4. Mampu memberikan rekomendasi — kepada manajemen untuk meningkatkan kualitas sistem dan prosedur keuangan rumah sakit.

5. Mampu memperoleh beberapa pertimbangan yang menjadi dasar dalam penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) rumah sakit seperti: Efisiensi dan efektivitas, Internal Control (kontrol internal) dan Auditability .

Outline :

1. Akuntansi Manual rumah sakit.

2. Pedoman Akuntansi Umum rumah sakit.

3. Prosedur Laporan rumah sakit.

4. Memelihara dan Mendistribusikan Manual Akuntansi rumah sakit.

5. Kebijakan Perusahaan Manual rumah sakit.

6. Prosedur Akuntansi rumah sakit.

7. Kartu Akuntansi Manual rumah sakit.

8. Kontrol Akuntansi Manual rumah sakit.

9. Properti Akuntansi Manual rumah sakit.

10. Formulir Kebijakan Prosedur Akuntansi Manual rumah sakit.

11. Document Management Kebijakan Akuntansi Manual rumah sakit.

12. User Manual (Contoh kebijakan dan prosdur akuntansi perusahaan)

INFORMASI PENDAFTARAN

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING ISO#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

atau ISIKAN FORM BERIKUT :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Oil Spill – Oil Boom And Environmental Management – BANDUNG

[S093-280-1103]

WAKTU

Pilih waktu yang diinginkan di bagian pre registration form

1. 25 – 28 April 2011
2. 26 – 29 September 2011

TEMPAT

Hotel Jayakarta, Bandung

INVESTASI

1. Rp 7.250.000/person (full fare) or
2. Rp 7.000.000/person (early bird, payment 1 week before training) or
3. Rp 6.750.000/person (if there are 3 persons or more from the same company)

FACILITIES FOR PARTICIPANTS:
1. Training Module
2. Flash Disk contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. T-Shirt
6. Bag
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Lunch and twice coffeebreak everyday of training
10. Qualified instructor
11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

INSTRUKTUR

Ir. Hilman Ahmad, DCE., an Independent Consultant in industrial oil and gas, member of the Society of Indonesian Petroleum Engineers, who manage the Industrial Oil & Gas Education Center for Professionals and has been practicing production operation & safety and corrosion control engineering in Indonesia for more than twenty-five years. He post-graduated from Tokyo Institute of technology (sponsored by UNESCO) in 1977. He joined in-field-practice program at Nippon Kokan Steel Company & Research Center Kawasaki, Japan for production facility design & construction and corrosion prevention & control in 1983, and collaborated with Cormon Industrial Research Center Brighton UK for on-line corrosion monitoring development in 2000.He has been delivering consultative course in production operation, maintenance & safety and corrosion control for personnel from Oil & Gas Company and Petrochemical Industry since 1979.

DESKRIPSI

TRAINING OBJECTIVE :
After attending the training, participants have knowledge about oil characteristic, environmental impacts, fate of oil in the environment, and how to manage oil spill /oil boom including prevention and countermeasure as well as contingency planning and responding to oil spill/boom

TRAINING MATERIAL OUTLINE :
1. Oil Characteristic: Petroleum and Non Petroleum Oil
2. The Behavior and Effect of Oil Spill and Oil Boom in the Aquatic Environment
a. Impact on Species
b. Impact on Habitats
3. Oil Spill and Boom Location: Geology of Shorelines, The Fate of Spilled Oil Cleaning Up, Containment and Recovery of Oil Spills and Booms Response Techniques
a. Booms
b. Skimmers
c. Sorbets
d. Dispersing Agents
e. Gelling Agents
f. Biological Aspects
4. Alternative Countermeasures for Oil Spills and Oil Booms
5. Shoreline Cleanup of Oil Spills and Oil Booms
6. Preparing for Oil Spills and Booms: Contingency Planning
7. Responding to Oil Spills and Oil Booms
8. Remediation
9. Case Study in the Field
10. Discussion

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

atau ketik SMS dengan format :

DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL

-kirim ke 083872671518

Contoh :

DAFTAR COALMINING#27April2011#ARIEF#IS21#3#ariefbills@gmail.com

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share
Share