Tag Archives: 100830

Aplikasi & Implementasi CSR Secara Efektif

[S032-162-1008]

WAKTU
Monday – Tuesday | 30 – 31 Aug, 2010

TEMPAT
The Park Lane Hotel, Jakarta Selatan

INVESTASI
Rp. 3.000.000
+ Discount 10% untuk 3 orang Peserta dari Perusahaan yang Sama
+ Discount 10% Untuk Klien MUC ; Peserta ke 3 dari perusahaan yang sama
+ Discount 50% bagi Peserta ke 4 dari Satu Perusahaan yang Sama
+ Exclusive Note Book Bag

INSTRUKTUR

* Harry Alexander, SH, MH.,LL.M. . Mr
Adalah salah satu ahli hukum bisnis dan hukum perusahaan. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini mengawali karir sebagai peneliti hukum pada Institut Hukum Sumberdaya Alam, meneliti berbagai hal di bidang hukum dan governance. Harry kemudian menjelajah ke Amerika untuk melanjutkan studi di Lewis & Clark (Northwestern) School of Law. Harry Alexander telah melahirkan sejumlah buku di bidang perancangan peraturan daerah dan good governance. Sejumlah artikel dan karya tulisnya pun dimuat diberbagai media massa. Harry Alexander saat ini dipercaya sebagai Policy Director pada WCS (Wildlife Conservation Society), NGO internasional. Di WCS Harry bertugas membuat berbagai kebijakan dan program di WCS. Selain itu Harry juga aktif sebagai Direktur Eksekutif POLIGG (Policy & Law Institute for Good Governance) yang bergerak di bidang kajian hukum, good corporate governance dan kebijakan publik.
* Ir. Iman Hilman, MM. Mr
Associate Director PT Multi Utama Indojasa, Konsultan dan Trainer Specialist Manajemen Pelayanan dan Riset Kepuasan Pelanggan. Pengalaman memberikan pelatihan pelayanan prima di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Riau (2 kali) dan RS Islam Bogor. Selain itu, berpengalaman memberikan pelatihan pelayanan prima di Pemda Propinsi (23 propinsi), Pemda Kab. Sampang, Pemda Kab. Mandailing Natal, dan Pemda Kab. Lampung

DESKRIPSI

Pengembangan Masyarakat atau Community Development bukanlah hal yang baru, dan semakin berkembang seiring dengan dimasukkannya dalam UU Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007. Istilah lain dari Community Development adalah Corporate Social Responsibility (CSR) yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Good Corporate Governance (GCG). Pada saat ini kegiatan tersebut telah diadopsi banyak perusahaan sebagai tanggung jawab sosial dengan tujuan dan aktifitas kegiatan yang lebih luas. Alokasi dana yang digunakan pun semakin besar. Namun demikian kegiatan sosial perusahaan di Indonesia saat ini masih bersifat menolong anggota masyarakat yang dalam kesulitan jangka pendek, bahkan cenderung sebagai sedekah (charity). Padahal seharusnya, kegiatan CSR sebagai bentuk solidaritas sosial perusahaan bukan hanya berguna bagi masyarakat, tetapi juga sangat bermanfaat untuk membentuk citra perusahaan, dengan publikasi yang tepat akan sangat membantu membangun menggalang kerjasama masyarakat dengan perusahaan yang dikenal dengan good corporate citizenship.

Misi untuk mencapai profitabilitas dan kesinambungan pertumbuhan perlu ditempatkan sejalan dengan tanggung jawab sosial perusahaan CSR tersebut. Dimana terjadi keselarasan antara kebutuhan masyarakat dan perusahaan untuk tumbuh bersama. untuk itu perlu kolaborasi antara seluruh stakeholders guna mendapatkan hasil yang optimal.

Terdapat tiga tingkat kegiatan CSR dalam usaha memperbaiki kesejahteraan masyarakat yakni:

* Kegiatan CSR yang bersifat “charity”
* Kegiatan CSR yang membantu usaha kecil secara parsia
* Kegiatan CSR yang berorientasi membangun daya saing masyarakat

Program CSR akan memberi dampak ganda untuk perusahaan dan masyarakat karena dari awal dirancang untuk meningkatkan produktifitas (sebagai ukuran data saing) guna meningkatkan daya beli sehingga meningkatkan akses pada pendidikan dan kesehatan jangka panjang, untuk itu perlu diberikan penekanan pada keberlanjutan penguatan ekonomi secara mandiri (berjangka waktu yang jelas/mempunyai exit policy yang jelas).

Melalui Workshop ini, kami ingin menyebarluaskan konsep dan teknik implementasi program CSR yang berorientasi pada penguatan daya saing ekonomi masyarakat . Materi utama adalah berupa konsep dan tahap-tahap implementasi pengembangan program CSR berbasis penguatan ekonomi lokal dengan platform klaster industri (teknik dan tool, format dokumentasi, pemetaan potensi dan perencanaan).

TUJUAN

Workshop ini bertujuan menyebarluaskan konsep dan teknik implementasi dalam :

1. Mendorong perubahan paradigma peran CSR yang lebih diarahkan pada peran fasilitatif-katalistik, yang menekankan pola hubungan kemitraan dengan stakeholder. Mendorong terjadinya kolaborasi antar stakeholders yang berbeda kepentingan dalam sebuah agenda penguatan ekonomi lokal baik antar lembaga dan dinas di lingkungan Pemerintah Daerah, maupun dengan pelaku usaha kecil dan menengah, pelaku usaha besar swasta dan BUMN, lembaga litbang serta perguruan tinggi.
2. Mendorong inisiatif penguatan ekonomi lokal dengan memperbaiki kondisi lingkungan persaingan usaha secara umum, dan lingkungan usaha pada rantai nilai tambah rumpun usaha spesifik, serta
3. Mendorong inisiatif untuk upaya terpadu, fokus dan sinergis untuk perbaikan lingkungan usaha yang mengoptimalkan kelompok industri/usaha kecil dalam satu jaringan mata rantai nilai tambah, yang terhubung baik melalui hubungan bisnis maupun non bisnis dan menjadikan kegiatan CSR sebagai salah satu instrumen pengembangan ekonomi lokal.

HASIL YANG DIHARAPKAN

Melalui Workshop ini peserta diharapkan dapat :

1. Memahami konsep penguatan daya saing melalui kolaborasi lintas sektoral stakeholders dan fokus pada beberapa tema spesifik yang mengoptimalkan kelompok industri/usaha dalam satu jaringan mata rantai nilai tambah, yang terhubung baik melalui hubungan bisnis maupun non bisnis.
2. Peserta memahami langkah pengembangan program penguatan dan tahap-tahap implementasi khususnya teknik mengidentifikasi potensi ekonomi, pemetaan entitas klaster dan hubungan antar entitas dalam rantai nilai, penetapan tema klaster spesifik, pembuatan agenda peningkatan pendidikan dan kesehatan yang sinergis dengan perkuatan daya saing ekonomi lokal.
3. Peserta mampu menerapkan teknik, tool dan format kerja yang diberikan selama workshop di tempat kerja masing-masing dalam membuat perencanaan program CSR dan mampu memobilisasi stakeholders lokal dalam perencanaan dan penerapan agenda pemberdayaan masyarakat.

PESERTA

1. Divisi/Bagian atau unit kerja CSR/Community Development./PKBL baik perusahaan swasta maupun BUMN
2. Perusahaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat
3. Memiliki kontibusi PDRB lokal yang signifikan dalam waktu terbatas (perusahaan tambang)
4. Bersentuhan langsung dengan masyarakat dan pada area kerja yang luas, seperti perusahaan yang bergerak dalam bidang : Pertambangan, Perminyakan, Bahan Kimia (Chemical Industry), Perkebunan, Pulp/Pabrik kertas, Perkayuan, Rokok (di pulau Jawa), Perusahaan pembangkit dan distribusi listrik
5. Perusahaan yang membutuhkan dukungan dan kerjasama masyarakat dalam melancarkan operasional perusahaan

Untuk memudahkan implementasi, disarankan untuk mengajak stakeholders kunci lokal, seperti Pemerintah Daerah (Bappeda, Bagian perekonomian, Dinas Teknis dan LSM Lokal)

MATERI TRAINING:

1. CSR dan Prakarsa Pengembangan Ekonomi Lokal dengan Platform Klaster Industri.
2. Strategi Intervensi dalam Rangka Optimalisasi Program CSR
3. Identifikasi Pelaku Usaha Kecil di Lingkungan Perusahaan (di wilayah pengembangan)
4. Pemetaan Kondisi Usaha Penentu Daya Saing
5. Cluster Mapping dan Analisis Rantai Nilai
6. Pemetaan Lingkungan Usaha pada Klaster Spesifik
7. Analisis Perkuatan Lingkungan Usaha pada Klaster Spesifik
8. Perumusan Isu dan Strategi Perkuatan
9. Menetapkan strategi perkuatan dan menyusun rencana kerja /agenda kegiatan
10. Diskusi Antar Kelompok

METODA TRAINING
Metode berikut ini akan dipergunakan dalam pelatihan ini:

1. Presentasi
2. Diskusi
3. Simulasi
4. Studi Kasus

Include

* Diakhiri dengan buka puasa bersama bagi yang bersama
* Disediakan makan siang & coffee break bagi yang tidak berpuasa
* Makalah
* Sertifikat

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Mengungkap Teknik-Teknik Rekayasa Laporan Keuangan

[S096-02-1008]

WAKTU
30 Agustus 2010

TEMPAT
Hotel Ibis Kemayoran Jakarta

INVESTASI
Rp 1.500.000,-

INSTRUKTUR

MARISI P PURBA, SE., AK
– Manajer Analisa dan Perencanaan IFRS PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk
– Mempunyai pengalaman sebagai Anggota Dewan Review Mutu Akuntan Publik.
– Penulis Buku Tentang Akuntansi & Audit
– Praktisi dan akademisi di bidang akuntansi, audit dan pengendalian internal.
– ex auditor Andersen

DESKRIPSI

LATAR BELAKANG
Sebagaimana diketahui, sebagian besar kejahatan kerah putih yang dilakukan di korporasi dapat dipastikan menggunakan teknik-teknik manipulasi dan rekayasa laporan keuangan. Kasus Enron, Xerox, Adelphia yang ada di Amerika Serikat hingga kasus Bank Suma dan Bank Bali yang ada di Indonesia menunjukkan bahwa manipulasi laporan keuangan sering dijadikan modus operandi dalam menjarah dana perusahaan dan pihak-pihak lain yang dirugikan. Oknum-oknum penjahat kerah putih berasal dari kelompok yang bervariasi, bisa manajemen, pemegang saham, karyawan perusahaan atau pihak eksternal perusahaan.
Para akuntan publik, auditor internal perusahaan dan aparat penegak hukum sering tidak mampu mendeteksi teknik-teknik creative accounting yang semakin canggih yang dilakukan para penjahat kerah putih. Skill dan keahlian para penegak hukum di Indonesia sangatlah minim apalagi dalam bidang akuntansi keuangan. Adalah mustahil dapat mendeteksi penyelewengan yang dilakukan para penjahat kerah putih tanpa memahami celah-celah apa saja yang ada pada Standar Akuntansi Keuangan yang dapat dimanfaatkan dalam memanipulasi laporan keuangan.
Sejauhmanakah teknik-teknik creative accounting digunakan oleh para penjahat kerah putih saat ini? Untuk membantu pemahaman para akuntan publik, manajemen perusahaan, para akademisi dan para praktisi keuangan dalam memahami teknik-teknik manipulasi laporan keuangan yang lazim dan yang tidak lazim dilakukan dewasa ini, Stufen International mengadakan pelatihan terkait dengan celah-celah standar akuntansi keuangan yang dapat dimanfaatkan oleh para penjahat kerah putih tersebut.

TOPIK BAHASAN
Sesi I : Motif manipulasi laporan keuangan, mendeteksi kapitalisasi biaya-biaya yang tidak wajar, trik-trik mark-up aktiva dan mark-down biaya, manipulasi laporan keuangan sebagai tindak pidana korporasi, teknik-teknik penundaan pencatatan biaya tahun berjalan dan trik-trik keuangan di balik transaksi merger dan akuisisi,
Sesi II : Pengakuan pendapatan prematur, teknik-teknik pencatatan pendapatan fiktif, backdating employee stock option,
Sesi III : Teknik-teknik menyembunyikan hutang, teknik-teknik penggelapan pajak lewat pembentukan SPE, skema diamond structure untuk memanipulasi laporan keuangan,
Sesi IV: Make-Up Laporan Keuangan Enron, Adelphia, Lehman Brothers dan Cendant, make-up ala korporasi Indonesia, prosedur audit yang dilakukan untuk menyingkap manipulasi laporan keuangan.

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Developing Corporate Standard Operating Procedure

[S003-581-1007]

WAKTU
Senin, 30-08-2010 – Selasa, 31-08-2010

TEMPAT

Harris Hotel Tebet / Aryaduta Hotel Semanggi

: : BONUS ! ! SOUVENIR DAN DOOR PRIZE MENARIK : :

INVESTASI

Rp 2.950.000,- (Full Fare)

: : Early Bird Rp 2.750.000 untuk pembayaran sebelum tanggal 23 Agustus 2009 : :
: : Untuk pendaftaran Group sebesar Rp 5.200.000 untuk pendaftaran 2 orang peserta : :

INSTRUKTUR

Ir. SLAMET AFFANDI, MBA
Merupakan praktisi dan konsultan bisnis dan manajemen dengan kekhususan keuangan, akunting, operasi dan strategi bisnis, dan sistem pengendalian internal. Berkarir lama dan menimba pengalaman di sebuah lembaga keuangan bukan bank milik pemerintah yang mengkhususkan operasinya dalam venture capital dan management services, konsultan bisnis dan manajemen di beberapa proyek Asian Development Bank, Direktur Operasional dan Keuangan di perusahaan swasta nasional, dan aktif sampai saat ini sebagai konsultan bisnis dan manajemen pada perusahaan swasta dan BUMN. Yang bersangkutan merupakan Instruktur/Pembicara reguler berbagai pelatihan manajemen di berbagai lembaga pelatihan, dan juga staf pengajar (home base) di program Magister Manajemen, Magister Teknik Industri, dan Magister Teknik Mesin di Jakarta. Memperoleh gelar MBA dari IEU Institute Management/European University majoring in financial controlling and planning.

TIM PRAKTISI DAN PENGAJAR BMI TRAINING
Praktisi Manajemen Perusahaan, Akunting dan keuangan dengan pengalaman lebih dari 15 tahun dan jabatan yang pernah dipegang antara lain sebagai, Operational Director, Finance Director, Financial Planning Manager, Finance and Accounting Manager, dan Accounting Manager.

Pernah bekerja di Nasional dan Multinasional terkemuka di Indonesia dan lulusan dari universitas terkemuka dari dalam dan luar negeri.

DESKRIPSI

Sistem Pengendalian Internal (Internal Control System-ICS) dalam bentuk Standard Operating Procedure (SOP) merupakan suatu kebutuhan nyata bagi semua perusahaan dalam berbagai tingkatan skala usaha.

Setiap fungsi yang ada dalam suatu perusahaan, seperti fungsi keuangan, pemasaran, produksi, sumber daya manusia, dan fungsi-fungsi lainnya harus dapat mendesain SOP yang dimilikinya sebagai suatu kesatuan yang terintegrasi, saling terkait dan adanya ketergantungan satu sama lainnya, yang akan memudahkan pengawasan dan pengendalain dalam sistem operasi perusahaan secara keseluruhan.

SOP sebagai pedoman kerja dan alat komunikasi, akan mendorong dipatuhinya praktek bisnis yang sehat, dikembangkannya koridor yang sistematis, efektif, efisien, dan produktif.

Dalam menyusun atau mengembangkan suatu SOP, maka harus dievaluasi terlebih dahulu struktur organisasi perusahaan tersebut, job description dan requirement manusia pelaksananya, dan kegiatan operasi masing-masing fungsi, untuk dilihat penggabungannya dalam suatu sistem yang terpadu sebagi suatu SOP.

TUJUAN WORKSHOP
1. Memahami dan mengerti latar belakang dan pentingnya kegunaan SOP
2. Memahami prinsip, metode, dan teknik penyusunan SOP
3. Memberikan pedoman dalam pembuatan SOP yang efektif dalam rangka meningkatkan kinerja dan wawasan perusahaan.

METODE PELATIHAN :
Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah lektur, workshop, studi kasus dan konsultasi interaktif.

Outline :

  1. Review : Pengertian Perusahaan sebagi business entity,praktek bisnis yang sehat, definisi ICS dan SOP.
  2. Interface relationship – organisasi, people, business process dan integrated system
  3. Analisa Hirerarki dalam system informasi manajemen dan pengambilan keputusan dalam suatu perusahaan komersial.
  4. Mendesain Strategi dan Kebijakan sebagai dasar SOP
  5. Mendesain SOP Perusahaan melalui Evaluasi hubungan antar fungsi dan Questinaire Audit.
  6. Menyusun dan menulis SOP, antara lain dalam bentuk strategi, kebijakan, prosedur, work instruction, flow chart, dan check list.
  7. Mengembangkan Tim Penyusun dan Revisi SOP secara struktural ataupun fungsional
  8. Mengembangkan mekanisme Sosialisasi, Uji Coba, Motoring, Revisi, dan Pengesyahan SOP.
  9. Dilengkapi contoh – contoh SOP berbagai fungsi baik yang bersifat parsial maupun terintegrasi antar fungsi.

INFORMASI PENDAFTARAN

– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Manajemen Pengadaan Barang Dan Jasa Yang Terpadu

[S003-580-1007]

WAKTU
Senin, 30-08-2010 – Selasa, 31-08-2010

TEMPAT

Harris Hotel Tebet / Aryaduta Hotel Semanggi

: : BONUS ! ! SOUVENIR DAN DOOR PRIZE MENARIK : :

INVESTASI

Rp 3.150.000,- (Full Fare)

: : Early Bird Rp 3.000.000 untuk pembayaran sebelum tanggal 24 Agustus 2010 : :
: : Untuk pendaftaran Group sebesar Rp 5.800.000 untuk pendaftaran 2 orang peserta : :

INSTRUKTUR

Ir. ASEP SAEFULBACHRI, MBA, MM
Sarjana Teknik dan Manajemen Industri dari ITB (lulus 1981), Master in Business Administration dari Sekolah Tinggi Manajemen Bandung (STMB) Telkom – Asian Institute of Management / AIM Manila.

Pengalaman sebagai professional selama 23 tahun : Direktorat Logistik PT Telkom (1981 – 1993), Manajer Pengembangan usaha PT Bangtelindo Bandung (1996 – 1997), Managing Director Forum Eksekutif Indonesia, Bandung, Course Director Strategic Forum Expertise Sdn Bhd Kuala Lumpur, Malaysia (sejak 1995), sebagai professional trainer & consultant (sejak 1994), Dosen tetap dibeberapa perguruan tinggi untuk program S1 Jurusan Teknologi Industri (sejak 1993) dan program pasca sarjana (S2) Teknik & Manajemen Industri (sejak 1992).

DESKRIPSI

Perusahaan sering dihadapkan pada masalah bagaimana memperoleh material yang tepat, mutu yang sesuai dengan harga yang wajar. Ini memerlukan keterampilan dan sistem pembelian yang baik.Dalam pelatihan ini pihak-pihak yang berkepentingan dalam Purchasing & Outsourcing akan dapat mengambil tindakan perlu tidaknya melakukan perubahan dalam hal make or buy menggunakan satu atau lebih supplier, atau meng outsourcing sesuatu kegiatan/aktivitas yang selama ini telah dilakukan sendiri.

Dalam rangka ini pertimbangan apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan hubungan perusahaan dengan para supplier, menciptakan sumber baru pensupplian, serta mengembangkan partnership atau aliansi dengan supplier kunci kita.

Tujuan Pelatihan :

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mampu :
– Memahami fungsi pembelian sebagai bagian organisasi yang terpadu
– Memahami teknik negosiasi pembelian
– Memahami berbagai teknik penghematan biaya pembelian
– Memahami konsep Make or Buy,Subcontracting,dan Outsourcing
– Memahami Strategy Supply based Management
– Memahami konsep Reserve Marketing/Supplier Development
– Memahami konsep Partnership and Strategic Alliances

Metode Pelatihan :
Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah lektur, workshop, studi kasus dan konsultasi interaktif.

Outline :

1. Manajemen Strategi

2. Peran Pengadaan Dalam Kehidupan Perusahaan

3. Aturan pemerintah tentang pengadaan barang dan jasa.
– Keputusan presiden no 80 tahun 2003.
– Perpres no 8 tahun 2006.

4. Paradigma baru manajemen pengadaan barang dan jasa
– Dinamika dan harapan stakeholder.
– Paradigma lama pengadaan barang dan jasa.
– Kontribusi profesional manajemen pengadaan.
– Paradigma baru yang diinginkan.

5. Strategi Dan Kebijakan Pengadaan
– Model strategi pengadaan
– Cara mengukur bargaining position perusahaan dengan supplier
– Kebijakan, parameter dan proses
– Teknologi informasi dalam bidang pengadaan

6. Teknik Perhitungan Owners Estimate (OE).
– Definisi dan arti OE.
– Kontrak Masa Lalu.
– Harga Pasar.
– Harga Proposal.
– Konsep Target Price.
– Perhitungan Owners Estimate (OE).

7. Perencanaan Pengadaan Barang Proyek.
– Jadual Proyek berdasarkan network planning.
– Bill of Quantity (BQ).
– Aplikasi Konsep MRP (Material Requirement Planning) untuk perencanaan pengadaan barang proyek.

8. Reduksi Biaya Total Pengadaan Dengan Menggunakan Supply Chain Management
– Kerangka umum klasifikasi biaya total pengadaan
– Manfaat penggunaan teknologi informasi bagi proses pengadaan internal
– Teknik pengembangan supplier partnership
– Teknik reduksi total purchasing cost of ownership

9. Managerial Guideline Untuk Menciptakan Supplier Partnership Dan Outsourcing Management
– Kajian strategis outsourcing management.
– Identifkasi potensial partners
– Pemilihan supplier
– Evaluasi partnership

10. Pengandaan Barang Dan Jasa Dari Pasar Internasional
– Manfaat pengadaan internasional
– Sumber informasi barang dan jasa internasional
– Masalah yang biasa dihadapi dalam pengadaan internasional

11. Seni Teknik Negosiasi
– Manfaat pengadaan negosiasi
– Price analysis for negotiation
– Teknik perencanaan dan persiapan negosiasi

12. Manajemen Persediaan
– Kebijakan perusahaan dan inventory control
– Klasifikasi persediaan
– Teknik optimasi persediaan
– Analysis ABC

13. Pengukuran Performansi Sistem Manajemen Logistik
– Kebijakan perusahaan dan inventory logistik
– Performansi sistem pengadaan barang
– Performansi sistem pergudangan dan distribusi
– Performansi supplier

14. Studi Kasus Manajemen Pengadaan di BUMN Lain dan Pabrik Mobil Jaguar.

INFORMASI PENDAFTARAN

– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share
Share