SALES AND OPERATION PLAN; Koordinasi Internal Supply Chain untuk Meningkatkan Daya Saing Perusahaan

[S097-83-1101]

WAKTU
Jakarta, 25 – 26 Februari 2011

TEMPAT
Hotel Harris Tebet Jakarta

INVESTASI

Rp 2.950.000,-/Peserta

INSTRUKTUR

Iwan Nova, MBA, CPIM, CSCP
Pengalaman 17 tahun dalam bidang manufacturing beberapa perusahaan MNC seperti Mitsubishi Electric, Sony, Mattel, Pirelli Cables. Lulus dari ITB teknik elektro dan mendapatkan MBA dari Monash University. Mendapatkan sertifikasi CPIM (Certified Production Inventory Management) dan CSCP (Certified Supply Chain Professional) yang dikeluarkan oleh APICS (Association for Operation Management – USA) pada tahun 2005. Pernah mengikuti berbagai short courses di manca negara seperti di Amerika, Malaysia, Jepang dan China. Ia telah men deliver berbagai topik training dalam area operation management di berbagai perusahaan baik secara in house ataupun public.

Ir. Imanadi
Lulus dari ITS Teknik Mesin di tahun 1993 dan mempunyai pengalaman selama 15 tahun dalam bidang manufacturing, Quality Management System, Continuous Improvement Program, Training & People Development di beberapa perusahaan MNC seperti AT&T (USA), Sinoca Electronics (Taiwan) Pirelli Cables (Italia) & Geomed (Jerman). Dalam perjalanan karirnya Imanadi juga pernah mengikuti short course di luar negeri seperti di Singapura dan Amerika Serikat. Ia telah memberikan beberapa topik training in house di beberapa perusahaan.

DESKRIPSI

Situasi persaingan yang ketat dan sistem bisnis yang semakin kompleks menuntut perusahaan untuk meningkatkan koordinasi fungsi-fungsi internalnya (internal supply chain). Seringkali, fungsi-fungsi internal perusahaan justru berjalan masing-masing, bahkan saling bertentangan.

Misalnya:
– Bagian sales berupaya mengejar target penjualan dengan mengejar order customer. Namun, pada kenyataannya, pemenuhan order justru bermasalah.
– Bagian production berusaha mengejar penggunaan kapasitas (tingkat utilisasi). Namun, sebagian jenis hasil produksi berlebih, sedangkan sebagian lainnya justru kurang.
– Bagian logistik juga mengalami masalah dalam penyediaan raw material. Peramalan kebutuhan raw material (jenis, jumlah, dan waktu) ternyata meleset karena perubahan order customer.

Banyak masalah lainnya yang terjadi karena tidak selarasnya fungsi-fungsi internal perusahaan tersebut. Masalah di atas menjadi semakin kompleks dengan meningkatnya persaingan, variasi produk yang tinggi, dan product life cycle yang pendek, yang berdampak terhadap ketidakseimbangan demand dan kapasitas.

Untuk menyeimbangkan demand dan kapasitas tersebut, perusahaan harus membuat Sales and Operation Plan (S&OP). S&OP merupakan pintu masuk menuju master production schedule yang akan membuat produk sesuai prioritas kebutuhan customer. Dengan melakukan 5 langkah S&OP, perusahaan dapat memenuhi customer order tepat waktu dan dengan cost yang minimal.

Program contents:
– Master planning of resource model
– 5 langkah Sales and Operation Plan
– Demand planning process
– Supply planning process
– Master scheduling
– Rough cut capacity plan
– Time fence policy
– Available to promise
– Forecasting technique
– Product structure (bill of material)
– Material requirement plan (MRP)
– Capacity requirement plan

Metode pelatihan
Pelatihan ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep, diberikan contoh aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, mendiskusikan proses dan hasil latihan.

Who Should Attend?
– Director
– Sales & Marketing Manager
– Manufacturing Manager
– Production Planner
– Material Manager
– Material Controller
– Master Scheduler

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Comments are closed.

Post Navigation

Share