Mengungkap Teknik-Teknik Rekayasa Laporan Keuangan

[S096-02-1008]

WAKTU
30 Agustus 2010

TEMPAT
Hotel Ibis Kemayoran Jakarta

INVESTASI
Rp 1.500.000,-

INSTRUKTUR

MARISI P PURBA, SE., AK
– Manajer Analisa dan Perencanaan IFRS PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk
– Mempunyai pengalaman sebagai Anggota Dewan Review Mutu Akuntan Publik.
– Penulis Buku Tentang Akuntansi & Audit
– Praktisi dan akademisi di bidang akuntansi, audit dan pengendalian internal.
– ex auditor Andersen

DESKRIPSI

LATAR BELAKANG
Sebagaimana diketahui, sebagian besar kejahatan kerah putih yang dilakukan di korporasi dapat dipastikan menggunakan teknik-teknik manipulasi dan rekayasa laporan keuangan. Kasus Enron, Xerox, Adelphia yang ada di Amerika Serikat hingga kasus Bank Suma dan Bank Bali yang ada di Indonesia menunjukkan bahwa manipulasi laporan keuangan sering dijadikan modus operandi dalam menjarah dana perusahaan dan pihak-pihak lain yang dirugikan. Oknum-oknum penjahat kerah putih berasal dari kelompok yang bervariasi, bisa manajemen, pemegang saham, karyawan perusahaan atau pihak eksternal perusahaan.
Para akuntan publik, auditor internal perusahaan dan aparat penegak hukum sering tidak mampu mendeteksi teknik-teknik creative accounting yang semakin canggih yang dilakukan para penjahat kerah putih. Skill dan keahlian para penegak hukum di Indonesia sangatlah minim apalagi dalam bidang akuntansi keuangan. Adalah mustahil dapat mendeteksi penyelewengan yang dilakukan para penjahat kerah putih tanpa memahami celah-celah apa saja yang ada pada Standar Akuntansi Keuangan yang dapat dimanfaatkan dalam memanipulasi laporan keuangan.
Sejauhmanakah teknik-teknik creative accounting digunakan oleh para penjahat kerah putih saat ini? Untuk membantu pemahaman para akuntan publik, manajemen perusahaan, para akademisi dan para praktisi keuangan dalam memahami teknik-teknik manipulasi laporan keuangan yang lazim dan yang tidak lazim dilakukan dewasa ini, Stufen International mengadakan pelatihan terkait dengan celah-celah standar akuntansi keuangan yang dapat dimanfaatkan oleh para penjahat kerah putih tersebut.

TOPIK BAHASAN
Sesi I : Motif manipulasi laporan keuangan, mendeteksi kapitalisasi biaya-biaya yang tidak wajar, trik-trik mark-up aktiva dan mark-down biaya, manipulasi laporan keuangan sebagai tindak pidana korporasi, teknik-teknik penundaan pencatatan biaya tahun berjalan dan trik-trik keuangan di balik transaksi merger dan akuisisi,
Sesi II : Pengakuan pendapatan prematur, teknik-teknik pencatatan pendapatan fiktif, backdating employee stock option,
Sesi III : Teknik-teknik menyembunyikan hutang, teknik-teknik penggelapan pajak lewat pembentukan SPE, skema diamond structure untuk memanipulasi laporan keuangan,
Sesi IV: Make-Up Laporan Keuangan Enron, Adelphia, Lehman Brothers dan Cendant, make-up ala korporasi Indonesia, prosedur audit yang dilakukan untuk menyingkap manipulasi laporan keuangan.

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Comments are closed.

Post Navigation

Share