[INHOUSE TRAINING] PROBING TECHNIQUES (TEKNIK BERTANYA)

[INHOUSE TRAINING] PROBING TECHNIQUES (TEKNIK BERTANYA)

[S320]

WAKTU

Negotiable – By request

DURATION
1 hari

TEMPAT

Flexible

INVESTASI

Rp. 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah), termasuk di dalamnya transportasi di dalam wilayah JABODETABEK dan 24 Handouts PowerPoint Presentation.

FASILITATOR

Ir. DESMON GINTING, Post.Grad. in Banking, M.Tech.
He has been engaging in the world of work for more than 21 years. In the 1990s, he was involved in the World of Banking & Capital Markets. Starting February 2001, dabbling in the arena of Behavior Changes, Increased Productivity and Process Mapping for various companies within different industries. He got his Bachelor’s Degree (Ir.), majoring in Industrial Engineering from Institut Teknologi Bandung in 1989. Based on a full scholarship obtained, a Postgraduate in Banking in 1994 & a Master’s Degree (M.Tech.), majoring in Manufacturing & Industrial Technology in 1996 from Massey University, New Zealand. Since 2011, he has been active as a Professional Trainer and Coach, including as a Guest Lecturer of Executive Learning Forum of PPM Manajemen. He is the author of an already published book entitled “Supervisor Hebat: Panduan Supervisor Indonesia”. His 2nd book tentatively entitled “Komunikasi Cerdas: Panduan Komunikasi di Dunia Kerja” is coming soon.

DESKRIPSI

Untuk memenuhi kebutuhan atau menyelesaikan masalah seseorang atau sekelompok orang, kita memerlukan sesuatu – produk, jasa atau ide-ide – yang sesuai, agar kebutuhan tersebut terpenuhi atau masalahnya terselesaikan. Keputusan untuk “setuju” dengan produk, jasa atau ide itu diambil, ketika kebutuhannya sudah sangat mendesak dan keinginan untuk solusinya telah mencapai titik di mana nilai solusi tersebut lebih besar daripada “biayanya”.

Pertanyaannya sekarang adalah bagaimanakah kita mengetahui kebutuhan atau masalah mereka? Untuk mengetahuinya, kita harus bertanya (Probing).
Apakah Probing itu? Probing pada dasarnya adalah secara sistematis menemukan, mengeksplorasi, mengklarifikasi dan memahami kebutuhan serta masalah mereka.
Secara praktis, kita harus mengajukan pertanyaan. Pertanyaan adalah bentuk paling efektif dari perilaku verbal yang dapat kita gunakan untuk mengeksplorasi. Secara sederhana, Probing dapat dianggap sebagai usaha mengajukan berbagai bentuk pertanyaan.
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa lebih banyak pertanyaan-pertanyaan yang diajukan di dalam negosiasi yang sukses, entah itu interaksi manajemen, wawancara kinerja, penjualan atau diskusi kelompok dibandingkan dengan yang tidak atau kurang bertanya!
Oleh karena itu, kita tidak akan mendapatkan “tempat” alias tidak berhasil, ketika negosiasi, interaksi manajemen, selling, wawancara kinerja, diskusi kelompok atau tipe interaksi lainnya, jika kita tidak bisa:
1) mengetahui kebutuhan atau masalah rekan-rekan sejawat, lawan bicara atau prospek, dan;
2) mengubahnya menjadi manfaat bagi kita, entah itu memperoleh komitmen mereka atau penjualan yang berhasil.

OBJECTIVE
Probing Techniques adalah mekanisme untuk mendapatkan prospek, rekan-rekan sejawat atau lawan bicara berbicara kepada Anda mengenai kebutuhan mereka. Probing (bertanya) akan menghasilkan percakapan yang mengalir. Ada pertanyaan terbuka. Ada pertanyaan tertutup. Pertanyaan-pertanyaan ini digunakan untuk mengetahui apakah benar-benar ada kebutuhan terhadap produk, jasa atau ide-ide Anda.
Sebuah pertanyaan terbuka adalah pertanyaan yang jawabannya bukanlah sekedar ya atau tidak. Pertanyaan ini memerlukan lawan bicara kita untuk menguraikan jawabannya. Pertanyaan tertutup dapat dijawab dengan satu kata dan seringkali “ya” atau “tidak”.
Terlepas dari apakah Anda sedang bekerja dengan prospek yang mencoba untuk mengisi peluang bisnis Anda atau jika Anda sedang menjawab sebuah RFI (Request for Information) dari seseorang, Anda harus bertanya, jika Anda ingin berhasil.
Pelatihan “Probing Techniques” ini akan memaparkan bahwa selalu ada empat tahap dalam setiap proses interaksi, entah itu negosiasi, penjualan, interaksi manajemen, wawancara kinerja atau diskusi kelompok. Kempat tahapan ini adalah Pembukaan, Investigasi, Demonstrasi Kemampuan dan Perolehan Komitmen.
Tahap Investigasi adalah fase yang paling penting dari sebuah proses interaksi. Dalam tahap ini, ProbingTechniques digunakan untuk membantu kita mengungkapkan & mengembangkan kebutuhan maupun masalah mitra komunikasi kita.
Melalui pemahaman Probing Techniques ini, para peserta pelatihan diharapkan mulai mengubah pola pikirnya (mindset), agar selalu berhasil dalam setiap kemungkinan tipe interaksi yang ada. Berubah dari senantiasa telling menjadi asking. Ketimbang membujuk, kemudian menjadi lebih memahami. Beralih dari hanya terus menerus fokus kepada produk, jasa atau ide kita ke fokus kepada kebutuhan atau masalah lawan komunikasi kita.

WHO SHOULD ATTEND
Setiap individu yang ingin lebih siap dalam bernegosiasi, menghadapi dan memecahkan masalah bisnis yang semakin kompleks saat ini.

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDUL_INHOUSETRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

Comments are closed.

Post Navigation

Share