Industrial Relation Analyst Program (IRAP)

[S099-48-1012]

WAKTU

Jakarta, 16-17 Desember 2010

TEMPAT

(mentioned in confirmation letter)
– Setiabudi Building II, Kuningan-Jakarta Selatan
– Hotel Sofyan Betawi , Menteng-Jakarta Pusat

INVESTASI

Rp. 2.250.000,- (termasuk materi hand-out dan CD modul, 2x coffee break, makan siang dan sertifikat)

INSTRUKTUR

Heru Cokro, S.Psi., M.Psi.(T).
Lulusan S1 dan S2 dari fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini telah menjalani pengalaman profesional di berbagai organisasi nasional/multinasional (PT. Astra International, The Nature Conservancy dll), selain juga telah memfasilitasi pelatihan di berbagai perusahaan, seperti: PT. Indosat Tbk, PT. Lautan Luas, PT. Tupperware Indonesia, PT. Tempo Inti Media (majalah dan koran Tempo), Adidas Indonesia, Dirjen Perbendaharaan – Depkeu, PT. Ultrajaya dan lain-lain.
Dikenal sebagai ahli bidang sosial khusus untuk Psikologi Kepatuhan, Transisi Kepemimpinan dan Coalition Strategy, Heru juga memiliki spesialisasi di topik-topik: Job Analysis, Job Grading, Job Classification, Job Evaluation, Training Needs Analysis, Training Design, Training Management, Training Evaluation, Training for Trainer, Competency Modelling, Assessment Centre, Talent Management, Balanced Scorecard, Performance Management, Coaching & Counseling dan Situational Leadership.
Saat ini, selain sedang menyelesaikan pendidikan sebagai kandidat Doktoral (S3) di jurusan Sosiologi Universitas Indonesia dan memimpin sebuah konsultan manajemen SDM berafiliasi Internasional, Heru aktif sebagai Ketua BPP HIPMI Kompartemen Business Ethics & GCG, selain dipercaya sebagai Ketua DPP KNPI Bidang Pendidikan Nasional. Telah menulis buku tentang Kepemimpinan Sosial di tahun 2008, Heru belakangan sedang menulis buku tentang prinsip-prinsip psikologi yang mengatur perilaku otomatis manusia dalam konteks pengaruh dan bujukan.

DESKRIPSI

Mengelola secara optimal hubungan antara pekerja dengan perusahaan adalah hal yang krusial dalam konteks produktivitas kerja dan keberlangsungan perusahaan itu sendiri. Ketidak mampuan mengelola hubungan dengan karyawan dapat menimbulkan akibat-akibat negatif yang bukan saja memiliki konsekwensi hukum, tapi juga memiliki konsekwensi lateral dengan eksistensi bisnis. Untuk mampu mengelola hubungan industrial, seorang Industrial Officer bukan saja perlu dibekali dengan konteks legalitas (perburuhan), tapi juga dengan keterampilan yang memadai dalam menginisiasi program-program yang dapat menjaga dan menjamin hubungan yang produktif antara perusahaan dan karyawan.

AGENDA
o Konsep Hubungan Industrial
o Model Pendekatan dalam Hubungan Industrial
o Mengelola hubungan dengan karyawan
o Dimensi kunci dalam membangun hubungan dengan karyawan
o Mengelola hubungan perburuhan
o Aspek legalitas (Serikat Pekerja, Asosiasi Pemberi Kerja, KKB, UU perburuhan dll)
o Disciplinary Action
o Proses penyelesaian perselisihan Perburuhan

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Comments are closed.

Post Navigation

Share