Industrial Ergonomics for Improving Productivity, Safety, and Quality of Working Life

[S038-480-1008]

WAKTU
September 30th – October 1st, 2010

TEMPAT
Aryaduta Hotel / Grand Flora Hotel

INVESTASI

Rp. 2.250.000, – (Registration 3 person/more; payment before September 23rd, 2010)
Rp. 2.450.000, – (Reg before September 16th, 2010; payment before September 23rd, 2010)
Rp. 2.950.000, – (Full Fare)

INSTRUKTUR

Yassierli
Pakar Ergonomi yang memiliki latar belakang pendidikan ergonomi dari universitas terkemuka di USA (PhD.) dan memiliki banyak pengalaman dalam memberikan workshop dan jasa konsultasi ergonomi di berbagai perusahaan. Instruktur juga merupakan anggota International Ergonomics Association (IEA).

DESKRIPSI

Kompetisi dunia bisnis sekarang ini menuntut perusahaan untuk melakukan dua hal sekaligus. Pertama, meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan jaminan kualitas dari semua lini operasi perusahaan, dan kedua adalah menekan semua cost yang diakibatkan oleh permasalahan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dan kualitas kehidupan kerja. Dalam kedua hal tersebut, ergonomi memiliki peran yang sangat penting.
Sayangnya, ergonomi sering disalah-artikan, dianggap mahal dan hanya dikaitkan dengan aspek kenyamanan kerja. Padahal, dengan ergonomi, sistem kerja di berbagai lini operasi perusahaan (misalnya logistik, produksi, maintenance, pekerjaan kantor, dsb) dirancang sedemikian rupa dengan memperhatikan variasi pekerja dalam hal kemampuan dan keterbatasan (fisik, psikis, dan sosio-teknis). Semua rancangan dilakukan dengan pendekatan human-centered design (HCD), baik pada alat, mesin, tempat kerja, prosedur kerja, sistem informasi dan sistem organisasi. Dengan inilah diperoleh rancangan sistem operasi perusahaan yang produktif, aman, sehat, dan juga nyaman bagi pekerja, yang tentu akan membawa manfaat bagi perusahaan.
Kenyataan di industri, banyak sekali sistem kerja yang tidak dirancang secara ergonomik. Kondisi berikut menunjukkan beberapa indikasi berikut:
– Kinerja dan produktivitas yang rendah
– Kualitas kerja yang rendah
– Sering terjadi accident atau near-accident
– Pekerja sering melakukan kesalahan (human error)
– Pekerja mengeluhkan adanya nyeri atau sakit pada leher, bahu, punggung, atau pinggang
– Pekerja terlalu cepat lelah dan butuh istirahat yang panjang
– Alat kerja atau mesin yang tidak sesuai dengan fisik pekerja
– Posisi kerja yang sering membungkuk dan menjangkau
– Lingkungan kerja yang tidak teratur, bising, pengap, atau redup
– Pekerja mengeluhkan beban kerja (fisik dan mental) yang berlebihan
– Komitmen kerja yang rendah
– Rendahnya partisipasi pekerja dalam sistem sumbang saran
Jika indikasi tersebut ditemui di perusahaan Anda, maka perusahaan Anda membutuhkan intervensi-intervensi ergonomi.

Sasaran
Secara spesifik, workshop ini diarahkan agar Peserta:
– Mampu memahami dengan baik konsep & prinsip-prinsip ergonomi dan perannya dalam peningkatan produktivitas, K3, dan kualitas kehidupan kerja
– Mampu memahami berbagai faktor resiko ergonomi beserta dampaknya, serta mampu mengkuantifikasinya
– Mampu melakukan evaluasi ergonomi (ergonomics assessment) dalam setiap aspek lini operasi perusahaan, terutama dengan memperhatikan aspek fisiologi dan biomekanika kerja
– Mampu menggunakan berbagai teknik perancangan dan perbaikan sistem kerja pada berbagai lini operasi perusahaan berdasarkan prinsip-prinsip ergonomi. Secara spesifik, peserta akan memiliki kemampuan dalam perancangan alat yang ergonomik, tempat kerja ergonomik (termasuk kantor) serta lingkungan kerja yang ergonomik.

Outline
Workshop ini akan membekali Anda dengan konsep dan teknik terbaru Ergonomi berupa
– Filosofi ergonomi
– Faktor resiko ergonomi
– Musculoskeletal disorders
– Metode-metode ergonomics assessment (Nordic Questionnaire, REBA, QEC, HR-reserved)
– PDA-based ergonomics assessment
– Evaluasi penanganan material secara manual
– Perancangan lingkungan fisik kerja
– Teknik perancangan antropometri
– Fatigue dan Teknik perancangan Stasiun Kerja
– Office ergonomics

Metode Penyampaian Workshop
Pelatihan ini akan sarat dengan pembahasan konsep, teknik-teknik dan disertai contoh penerapannya dalam praktek. Studi Kasus yang disiapkan khusus oleh instruktur akan dimanfaatkan secara penuh untuk meningkatkan efektivitas workshop ini. Secara rinci, komposisi workshop ini adalah sebagai berikut :
– Konsep (teori) : 40%
– Latihan/Simulasi : 40%
– Studi Kasus : 20%

Target Peserta
– Manajer Produksi dan Tim engineering
– Manajer Maintenance dan Tim engineering
– Manajer SDM/HRD dan Tim Industrial Hygiene
– Tim Industrial Engineering Perusahaan
– Tim Ergonomi Perusahaan
– Tim K3/HSE perusahaan
– Praktisi K3

INFORMASI PENDAFTARAN

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Comments are closed.

Post Navigation

Share