IMPLEMENTASI TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE FOR MANUFACTURE (TPM)

[S126]

IMPLEMENTASI TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE FOR MANUFACTURE (TPM)

Jakarta 13-14 Desember 2018 (RUNNING)

INVESTASI :

Rp. 3.750.000,- (termasuk souvenir, flask disk, materi hand-out dan CD modul, 2x coffee break, makan siang dan sertifikat)

VENUE :

  • Hotel Santika Premiere (Hayam Wuruk) / Hotel Holiday Inn Wahid Hasyim / Hotel Mercure – Jakarta Kota / Fave (Akan Di Informasikan di dalam surat Konfirmasi Pendaftaran Training)
  • available on other cities by request Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya, Yogyakarta, Batam etc OR In-HOUSE Training REQUEST

FASILITATOR

SURACHMAN

Merupakan Profesional Consultant yang memfokuskan diri pada bidang, Quality management yang telah membantu banyak perusahaan industri manufaktur dan jasa berskala nasional dan multinasional. Surachman berpengalaman dalam implementasi program peningkatan produktivitas,Quality improvement & development, efisiensi dan cost reduction, operation management. Surachman memiliki latar belakang Sarjana Teknik Mesin, dan Magister Teknik Industri, Sebagai lulusan AOTS Association for Overseas Technical Scholarship Japan. Yokohama Kenshu center pada bidang Quality Improvement. Surachman memiliki pengalaman sebagai praktisi industri lebih dari 22 tahun. Sebagai Deputy General Manager, yang telah membantu banyak perusahaan Nasional dan Multinasional dalam program peningkatan daya saing perusahaan

DESKRIPSI

IMPLEMENTASI TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE FOR MANUFACTURE (TPM)

Dalam dunia industri, perkembangan dunia usaha / lingkungan bisnis menghadapi persaingan global yang semakin tajam menuntut setiap industri untuk melakukan penekanan biaya produksi dan persyaratan kualitas mengarah sytem TPM. Mempertahankan investasi peralatan yang ada untuk dapat digunakan secara optimal, delivery yang cepat dapat terpenuhi mengarah ke Just In Time, Penerapan Perawatan Preventive, predictive, corrective peran serta operator dalam autonomous maintenance merupakan solusi untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Bagi perusahaan industri yang menggunakan peralatan atau mesin dalam proses produksinya, maka performa suatu peralatan atau mesin harus senantiasa dijaga, karena hal tersebut sangat mempengaruhi kualitas dari produk yang dihasilkan, modal kerja yang harus dikeluarkan, yang pada gilirannya akan mempengaruhi kepuasan pelanggan. Idealnya ketersediaan peralatan atau mesin (Availability) dapat beroperasi 100% dalam kondisi 100% full capacity dan menghasilakan kualitas produk 100% oke, namun demikian dalam kenyataanya kondisi ini sulit diwujudkan. Untuk itu diperlukan perawatan, perbaikan dan penggantian suku cadang yang telah aus secara periodic, Hasil penelitian Seiichi Nakajima (1988) tentang implementasi Total Productive Maintenance diperusahaan industri menunjukan bahwa produktifitas meningkat lebih dari 60% dan keruskan mesin berkurang menjadi 1/100 atau 1/500 atau close to zero. Bukti penerapan Total Productive Maintenancetelah dirasakan manfaatnya oleh perusahaan yang menerapkannya membantu perusahaan mencapai performa kelas dunia dan mendapatkan kontribusi profit perusahaan meningkat.

Total Productive Maintenance adalah hasil perpaduan antara preventive maintenance dengan total quality employee involvement. TPM bukan sekedar teori tetapi dikembangkan dari best practices dan menjadi proven method yang telah diterapkan diberbagai penjuru dunia. TPM merupakan suatu system perawatan mesin yang melibatkan seluruh bagian dan anggota organisasi termasuk operator produksi, sasaran penerapan TPM adalah tercapainya Zero Breakdown, Zero defect dan zero accident dengan demikian memaksimalkan efektifitas penggunaan mesin, tercapainya Overall equipment effetiveness (OEE)..

SASARAN PROGRAM

Tujuan Akhir dari Implementasi Total Productive Maintenance bukan untuk sekedar menambah pengetahuan dan ketrampilan tetapi untuk diterapkan hingga mendapatkan kontribusi manfaat yang nyata bagi perbaikan usaha seperti kualitas yang meningkat, peningkatan produktifitas, kapasitas yang meningkat lingkungan kerja yang lebih bersih dan aman sehingga laba perusahaan meningkat.

Pada akhirnya penerapan TPM saat ini menjadi suatu kebutuhan penting dalam dunia industri, banyak perusahaan kelas dunia seperti Nippon Denso dari group Toyota mempelopori Total Productive Maintenance di dunia Industri telah mendapatkan manfaat dari penerapan TPM. Dan kami berharap Perusahaan Anda dapat segera menyusul bahkan tidak menutup kemungkinan untuk melampaui perusahaan – perusahaan pendahulu yang telah menerapkan Total Productive Maintenance Amin.

MATERI TRAINING
1. Total Productive Maintenance (TPM)
2. Berbagai Jenis Perawatan Mesin
3. Overall Equipment Effectiveness (OEE)
4. Identifikasi Enam Kerugian Besar (Six Big Losses)
5. Mengukur Overall Equipment Effectiveness (OEE)
6. Strategi Mendeteksi Penyimpangan
7. Penerapan Perawatan Mandiri (Autonomous Maintenance)
8. Penerapan Perawatan Terencana (Planned Maintenance)
9. Analisis MTBF dan Analisis MTTR
10. Penerapan Kaizen Maintenance
11. Penerapan Maintenance Safety Program
12. Penerapan Maintenance Skills Training
13. Penerapan Quality Maintenance
14. 4 Langkah Menuju Zero Breakdown
15. Study Case Implementation TPM di Beberapa Perusahaan Manufacture Besar Di Indonesia

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

Pre-Registration (Pendaftaran Tidak Mengikat)
  1. (required / wajib diisi)
  2. (required / wajib diisi)
  3. Jenis Kelamin
  4. (valid email required / email yang valid dibutuhkan)
  5. (valid email required / email yang valid dibutuhkan)
  6. (required / wajib diisi)
  7. (required / wajib diisi)
  8. (required / wajib diisi)
  9. (required / wajib diisi)
 

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591



DAFTAR VIA WHATSAPP KLIK DISINI

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

#spectracentre #trainingspectra #training_jakarta

Share

Comments are closed.

Post Navigation

Share