Category Archives: Outsourcing

TALENT MANAGEMENT & CAREER SYSTEM

TALENT MANAGEMENT & CAREER SYSTEM

[S126]

WAKTU

15-16 Agustus 2016 RUNNING

VENUE

Hotel Harris Tebet / Hotel Amos Cozy / Hotel Puri Denpasar Kuningan, Jakarta Selatan

INVESTMENT

Rp 3.500.000,- (termasuk souvenir, flask disk, materi hand-out dan CD modul, 2x coffee break, makan siang dan sertifikat)

FASILITATOR

Adi Mardianto, S.Psi, MBA
adalah alumni Universitas Gadjah Mada. Direktur PT Mahatma Javakode, perusahaan yang bergerak dalam pengembangan software HR System. Dikenal sebagai konsultan pengembangan sistem MSDM, trainer, asesor dan penulis buku.Beliau mempunyai pengalaman praktis lebih 15 tahun sebagai praktisi MSDM di beberapa perusahaan multi nasional seperti Newmont Nusa Tenggara, Gobel dan Astra Group.Dalam kegiatan profesi, beliau merupakan anggota SHRM Profesional Membership dan ASTD. Sebagai praktisi MSDM, beliau telah banyak membantu perusahaan untuk penyelenggaraan jasa rekrutmen dan asesmen dan pelatihan-pelatihan.Sebagai consultant, beliau pernah membantu proyek pengembangan sistem di beberapa perusahaan BUMN dan swasta. Materi konsultasi sistem yang diberikan terkait dengan tema People Development, Organization Development, Remuneration System, Workload Analysis, Performance Management Sistem, Employee Opinion Survey, Job Evaluation, Management Development Program dan Leadership Skill. Beberapa karya buku yang sudah diterbitkan adalah Recruitment Management dan People Development Handbook, Recruitment Analysis, Optimalizing Recruitment System; dan Organization Development Analysis, Organization Development Linked to Business Strategy. Karya yang lain adalah pembuatan aplikasi software berbasis web, seperti software Talent Management & Career System, software Recruitment Management, software Performance Management, yang lainnya.

DESKRIPSI

Banyak perusahaan mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan strategi perusahaan untuk menarik,mempertahankan dan mengembangkan orang terbaik yang ada di perusahaannya. Hal krusial tersebut disebabkan banyak perusahaan belum menerapkan program untuk memetakan potensi-potensi yang dimiliki oleh karyawannya sebagai Talent Management System.Akibatnya pengembangan talenta yang dimiliki organisasi belum terarah sehingga tidak berjalan secara optimal. Malahan, mereka yang “merasa” punya talenta pergi, dan pindah ke perusahaan lain karena merasa kurang dikembangkan.

Agar pengembangan karyawan di perusahaan anda berjalan secara efektif, maka hal pertama yang anda butuhkan adalah kompetensi untuk memetakan orang-orang di dalam perusahaan. Anda perlu tahu siapa saja karyawan yang dapat digolongkan sebagai star, potential people, career person, problem person dan dead wood. Bila anda mampumemetakan potensi-potensi di perusahaan anda, niscaya program pengembangan karyawan yang anda lakukan akan berjalan secara efektif dan tepat sesuai sasaran.

Dalam pelatihan ini kita agar belajar bagaimana menyusun talent management system di sebuah organisasi dan menyusun pola kaderisasi kepemimpinan di organisasi agar kesinambungan kader di organisasi terjalin dengan pola sistem yang tepat. Pelatihan ini mengetengahkan pembelajaran dengan simulasi dan kasus dari praktek yang dihadapi dalam pekerjaan sehari-hari. Peserta sebaiknya membawa laptop untuk praktek dan simulasi yang disajikan dalam pelatihan ini.

Manfaat
1. Peserta mampu mendefinisikan dan menyusun Talent Management System di organisasinya
2. Peserta mampu mengembangkan Career System di organisasinya.
3. Peserta mampu memetakan kaderisasi kepemimpinan di organisasinya.

MATERI
A. TALENT MANAGEMENT
1. Konsep Talent Management
2. Mendefinisikan Talenta yang Dibutuhkan Organisasi
3. Melakukan Talent Assessment
4. Talent Mapping : Performance vs Talent
5. Menyusun Talent Pool
6. Menyusun Development Program
a) Individual Development Program
b) Metode dalam Development Program
c) Menyusun Annual Training Master Plan (ATMP)
d) Menyusun Annual Development Master Plan (ADMP)
7. Implementasi Talent Management di Perusahaan Indonesia

B. CAREER SYSTEM& SUCCESION PLANNING
1. Konsep Career System & Succesion Planning
2. Menyusun Career System
3. Menyusun Career Path & Top Stop
4. Teknik & Metode untuk Evaluasi Promosi, Mutasi & Demosi
5. Menyusun Individual Career Planning
6. Menyusun Replacement Table Chart (Peta Kaderisasi di Organisasi)
7. Simulasi & kasus: pembuatan ICP & RTCuntuk masing-masing peserta
8. Implementasi Talent Mgt & Career System berbasis IT

INFORMASI PENDAFTARAN
DIISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#
JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#
nama@email.com#02177788822

 

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

MANAJEMEN OUTSOURCHING: STRATEGI, ASPEK HUKUM & IMPLEMENTASINYA – Yogyakarta

MANAJEMEN OUTSOURCHING: STRATEGI, ASPEK HUKUM & IMPLEMENTASINYA – Yogyakarta

[S290]

TIME

27 – 29 Mei 2015
3 – 5 Jun 2015
10 – 12 Jun 2015
17 – 19 Jun 2015
24 – 26 Jun 2015
1 – 3 Jul 2015
8 – 10 Jul 2015
22 – 24 Jul 2015
29 – 31 Jul 2015
4 – 6 Agus 2015
11 – 13 Agus 2015
18 – 20 Agus 2015
25 – 27 Agus 2015
1 – 3 Sep 2015
9 – 11 Sep 2015
15 – 17 Sep 2015
21 – 23 Sep 2015
28 – 30 Sep 2015
29 Sept – 1 Okt 2015
6 – 8 Okt 2015
20 – 22 Okt 2015
27 – 29 Okt 2015
3 – 5 Nov 2015
10 – 12 Nov 2015
17 – 19 Nov 2015
24 – 26 Nov 2015
1 – 3 Des 2015
8 – 10 Des 2015
15 – 17 Des 2015
21 – 23 Des 2015
29 – 31 Des 2015

VENUE

Hotel Horison Ultima Riss (****) Yogyakarta

INVESTMENT

Course Fee : Rp. 6.500.000,-/participant (non residential)
Special Price : Rp. 5.500.000,-/participant (non residensial) Min. 3 Peserta dari Perusahaan yang sama

FASILITAS
1. Training Hand Out
2. Digital Material
3. Certificate
4. Exclusive Souvenir
5. Qualified Bag
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffee break every day of training
9. Qualified Instructor
10. Transportation from airport / railway to hotel and from hotel to the training venue (2 person from one company)

FACILITATOR

Dr Leli Joko Suryono, SH, MHum
Ahli serta praktisi di bidang Hukum perdata, legal aspect & Man. SDM

DESCRIPTION

Dengan kondisi dunia usaha di Indonesia yang tidak menunjukkan kemajuan, bahkan rentan tutup, serta bahwa dunia usaha pastilah mengutamakan perolehan profit, maka muncullah ide untuk menggunakan tenaga kerja tidak terikat selamanya, yaitu melalui Perusahaan penyedia jasa tenaga kerja atau disebut Provider Outsourcing.
Dari sisi pengusaha, ini merupakan salah satu solusi dalam menghadapi krisis global. Kalau ada yang lebih murah, mengapa mengambil yang lebih mahal?
Tetapi pengusaha sebagai USER harus mengetahui bagaimana memilih Provider Outsourcing dan bagaimana sistem serta bentuk perjanjiannya agar tidak terjadi masalah.
Dan Provider Outsourcing sebagai perusahaan penyedia tenaga kerja harus memahami dan mematuhi syarat-syarat outsourcing sebagaimana telah diatur dalam Undang-undang dan peraturan pelaksanaannya.

TUJUAN
1. Memahami untung ruginya menggunakan tenaga outsourching baik dari segi aturan maupun hukum
2. dapat menciptakan proses outsourcing yang etis dan legal
mengetahui bentuk hubungan kerja dengan pihak ketiga

MATERI
• Dasar Hukum Outsourching
• Syarat Penyerahan Pekerjaan melalui Pemborongan Pekerjaan
• Syarat Penyerahan Pekerjaan kepada Perusahaan Penyedia Tenaga Verja
• Bentuk Perjanjian Kerja
• Pengertian Outsourching
• Jenis -jenis Outsourching
• Bentuk hubungan kerja
• Sifat Strategis Outsourching
• Tahapan Proses dalam Outsourhcing
• Analisa Biaya
• Kasus-Kasus Outsourching
Evaluasi Kinerja Outsourching

METODE
Kegiatan pelatihan dirancang agar peserta dapat memahami secara komprehensif materi yang disampaikan, sehingga dapat dimplementasikan secara aplikatif dalam dunia kerja. Adapun metode yang digunakan adalah:
1. Presentation
2. Discuss
3. Case Study
4. Evaluation

REGISTRATION :

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING 2015 | INFORMASI SEMINAR 2015 | JADWAL TRAINING TAHUN 2015 |
INHOUSE TRAINING 2015 | TRAINING INDONESIA 2015 | TRAINING CENTER 2015

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

STRATEGI MANAJEMEN OUTSOURCING – Yogyakarta

STRATEGI MANAJEMEN OUTSOURCING – Yogyakarta

[S290]

TIME
11 – 13 Agus 2015
18 – 20 Agus 2015
25 – 27 Agus 2015
1 – 3 Sep 2015
9 – 11 Sep 2015
15 – 17 Sep 2015
21 – 23 Sep 2015
28 – 30 Sep 2015
29 Sept – 1 Okt 2015
6 – 8 Okt 2015
20 – 22 Okt 2015
27 – 29 Okt 2015
3 – 5 Nov 2015
10 – 12 Nov 2015
17 – 19 Nov 2015
24 – 26 Nov 2015
1 – 3 Des 2015
8 – 10 Des 2015
15 – 17 Des 2015
21 – 23 Des 2015
29 – 31 Des 2015

VENUE

Hotel Horison Ultima Riss (****) Yogyakarta

INVESTMENT

Course Fee : Rp. 6.500.000,-/participant (non residential)
Special Price : Rp. 5.500.000,-/participant (non residensial) Min. 3 Peserta dari Perusahaan yang sama

FASILITAS
1. Training Hand Out
2. Digital Material
3. Certificate
4. Exclusive Souvenir
5. Qualified Bag
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffee break every day of training
9. Qualified Instructor
10. Transportation from airport / railway to hotel and from hotel to the training venue (2 person from one company)

FACILITATOR

Drs. Z. Bambang Darmadi, MM and Tim

DESCRIPTION

Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir ini, outsourcing merupakan salah satu tren bisnis yang terpoler di dunia. Hal ini dikarenakan banyak perusahaan maupun pekerja telah merasakan manfaatnya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Di Indonesia, perkembangan outsourcing sangat lambat dan kurang popular, fenomena ini nampak pada perusahaan yang bermodal ratusan miliar belum mengimplementasikan bahkan belum mengerti manfaatnya.
Konteks outsourcing merupakan pendelegasian operasi dan manajemen harian dari suatu proses bisnis kepada pihak luar perusahaan penyedia jasa outsourcing. Dalam materi ini tidak mempertentangkan adanya perbedaan tren bisnis terdahulu yang terkait dengan metoda assembly, otomatisasi dan komputerisasi yang sangat kontradiksi, akan tetapi keberadaan outsourcing bukanlah suatu hal yang diperdebatkan, namun merupakan hal yang memperkaya ilmu pengetahuan secara umum.

TUJUAN
Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan para peserta mampu untuk memanage dan mencari strategi yang paling efektif dalam melakukan kebijakan outsourcing yang menguntungkan bagi perusahaan.

MATERI
1. konsep dasar dan pengertian ”Outsourcing”
2. pengaruh dan keuntungan “Outsourcing”
3. penentuan bagian pekerjaan yang di “Outsourcing”
4. menentukan “Vendor outsourcing”
5. strategi/implementasi “Outsourcing”

PESERTA
Pelatihan ini dapat diikuti oleh para pengambil kebijakan yang ada dalam perusahaan, lebih-lebih para pekerja yang terkait dengan aspek pengadaan barang/jasa.

REGISTRATION :

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING 2015 | INFORMASI SEMINAR 2015 | JADWAL TRAINING TAHUN 2015 |
INHOUSE TRAINING 2015 | TRAINING INDONESIA 2015 | TRAINING CENTER 2015

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

PKWT, PKWTT AND OUTSOURCING – YOGYAKARTA

PKWT, PKWTT AND OUTSOURCING – YOGYAKARTA

[S187]

WAKTU

27-29 Apr,25-27 Mey, 29 jun-1 Jul, 27-29 Jul, 24-26 Agst, 21-23 Sept, 26-28 Okt, 23-25 Nov, 28-30 Des 2015

TEMPAT

Hotel Merapi Merbabu Yogyakarta

INVESTASI

Biaya Rp. 8.500.000 per peserta (Non Residential).

FACILITIES FOR PARTICIPANTS:
Training Modules, Training Kit, Certificate, Exclusive Souvenir, Dinner & City Tour, Coffee Break & Lunch

INSTRUCTOR

Lutu Dwi Prastanta, SH, MH, LLM

DESKRIPSI

Perjanjian Kerja merupakan hal yang sangat penting dalam suatu Hubungan Kerja antara Perusahaan dengan pekerja/buruh karena memuat segala konsekuensi yang menjadi hak dan kewajiban kedua belah pihak. Sehubungan dengan hal tersebut dalam Undang-undang serta peraturan pelaksanaannya yang antara lain dituangkan dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja telah diatur tentang :
 Rambu-rambu hukum yang harus dipahami dan dipatuhi semua pihak yang terkait dengan hubungan kerja;
 Ditetapkannya tiga jenis Perjajian Kerja yaitu : Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Perjanjian Kerja Waktu Tak Tertentu (PKWTT), dan Borongan Pekerjaan (Outsourcing);
Karena Perjanjian kerja merupakan dasar hukum bagi masing-masing pihak bila terjadi perselisihan di kemudian hari maka penyusunan perjanjian kerja yang benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku merupakan hal yang sangat penting dan strategis. Atas dasar hal tersebut, memiliki pemahaman akan ketentuan hukum tentang hubungan kerja serta penguasaan penyusunan perjanjian kerja secara tepat bagi para pejabat perusahaan yang terlibat, akan memberikan kemudahan bagi perusahaan jika terjadi perselisihan di kemudian hari.
Setelah mengikuti pelatihan ini para perserta diharapkan mendapatkan pemahaman yang baik sekaligus kemampuan dalam menyusun perjanjian kerja.

OUTLINE
1. Pengantar
 Perjanjian Kerja dalam Tatanan Hukum Perdata (KUH Perdata) dan Hukum Ketenagakerjaan (UU 13/2003)
 Pengertian Perjanjian Kerja, Hubungan Kerja, PKWT, PKWTT, dan Outsourcing
2. PKWT & PKWTT
 Dasar Hukum PKWT
 Ketentuan/Rambu-rambu Umum PKWT� dan dampak hukumnya
 Jenis, Sifat/Kegiatan untuk Pekerjaan dengan PKWT
 Kewajiban dan ketentuan-ketentuan yang harus dipedomani dalam penyusunan dan pelaksanaan PKWT serta dampak hukumnya terhadap :
 PKWT untuk Pekerjaan yang sekali selesai atau sementara sifatnya;
 PKWT untuk Pekerjaan Musiman;
 PKWT Untuk Pekerjaan Produk Baru;
 PK untuk Harian Lepas;
 Penyebab Berubahnya PKWT menjadi PKWTT
 Syarat-syarat Perpanjangan atau Pembaruan PKWT
 Masa Percobaan dalam PKWTT
 Pengangkatan
 Syarat-syarat kerja yang berlaku
3. Outsourcing
 Dasar Hukum Outsourcing
 Masalah Outsourcing dalam keputusan Mahkamah Konstitusi
 Dasar pertimbangan memilih Outsourcing
 Hal-hal positif cara Outsourcing
 Kelemahan cara Outsourcing
 Permasalahan umum pelaksanaan Outsourcing
 Jenis-jenis Outsourcing berdasar undang-undang
4. Outsourcing Pekerjaan
 Batasan dan dampak hukumnya
 Penetapan Pekerjaan yang dapat di Outsourcingkan
 Kewajiban-kewajiban Perusahaan Pemberi Pekerjaan
 Bentuk dan Syarat Penyerahan Pekerjaan
 Perlindungan dan Syarat Kerja bagi buruh
 Bentuk Hubungan Kerja dengan buruh
 Syarat Perusahaan Pemberi Kerja dan Penerima Pekerjaan Pemborongan serta pengecualiannya
 Syarat dan Konsekuensi Perusahaan Penerima Pekerjaan yang menyerahkan Sebagian Pekerjaan kepada Perusahaan lain
5. Outsourcing Penyedia Jasa Buruh
 Batasan dan dampak Hukumnya
 Bentuk Hubungan Kerja dengan buruh
 Tanggung Jawab Syarat-syarat Kerja
 Bentuk Tanggung Jawab dan Syarat-syarat yang harus dipenuhi
 Hak dan Kewajiban Perusahaan Pemberi dan Penerima Pekerjaan
 Penyebab berubahnya Penanggung Jawab Hubungan Kerja dari Perusahaan Penerima Pemborongan ke Perusahaan Pemberi Pekerjaan
6. Implementasi, Merancang Dan Menyusun Perjanjian
 Tehnis Merancang Suatu Perjanjian :
 Pola Umum Suatu Perjanjian;
 Unsur-unsur Suatu Perjanjian;
 Aturan-aturan Penting Menyusun Suatu Perjanjian;
 Butir-butir Pokok Isi Perjanjian Kerja
 Butir-butir Pokok Perjanjian Pemborongan
 Mewaspadai Rambu-rambu Hukum dalam Penyusunan Perjanjian

PARTICIPANT
Pelatihan ini dapat diikuti oleh para pengambil kebijakan yang ada dalam perusahaan, terutama staf SDM yang menangani rekruitment, penggajian, dan aspek legal kontrak kerja.

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING 2015 | INFORMASI SEMINAR 2015 | JADWAL TRAINING TAHUN 2015 |
INHOUSE TRAINING 2015 | TRAINING INDONESIA 2015 | TRAINING CENTER 2015

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

MENGELOLA PERUSAHAAN OUTSOURCING – Yogyakarta

MENGELOLA PERUSAHAAN OUTSOURCING – Yogyakarta

[S130]

WAKTU

5-7 Januari 2015 / 19-21 Januari / 26-28 Januari / 2-4 Februari / 16-18 Februari / 25-27 Februari / 2-4 Maret / 16-18 Maret / 24-26 Maret / 6-8 April / 14-16 April / 21-23 April / 6-8 Mei / 11-13 Mei / 26-28 Mei / 1-3 Juni / 16-18 Juni / 23-25 Juni / 1-3 Juli / 14-16 Juli / 28-30 Juli / 4-6 Agustus /11-13 Agustus / 25-27 Agustus / 1-3 September / 15-17 September /21-23 September / 6-8 Oktober /12-14 Oktober / 20-22 Oktober / 3-5 November / 17-19 November / 24-26 November / 1-3 Desember / 8-10 Desember / 15-17 Desember / 21-23 Desember 2015

TEMPAT

Hotel Saphir – Yogyakarta

INVESTASI

  • IDR 6.000.000 per participant (Non-Residential)
  • Minimal participants : 2 persons (Yogyakarta)

TRAINING FACILITIES
Training Modul, Exclusive Backpack, Stationeries, Sertifikat Training, Exclusive Polo shirt atau jaket, Flashdisk berisi materi training, 2x coffee break dan makan siang, Picking-up service dari Bandara ke hotel/training venue (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama).

FASILITATOR

Nur Wening, SE., M.Si. and team

DESKRIPSI

Kebutuhan akan outsourcing semakin hari semakin meningkat sejalan dengan peningkatan kompetisi dalam dunia bisnis. Perusahaan dipaksa untuk FOKUS pada core business nya dan memberikan pekerjaan-pekerjaan non core kepada perusahaan-perusahaan outsourcing. Manfaat yang didapatkan adalah perusahaan lebih FOKUS dan menyerahkan pekerjaan-pekerjaan non core kepada perusahaan yang lebih ahli, lebih fokus, lebih kompeten dalam pekerjaan-pekerjaan tersebut. Mengelola outsourcing bukanlah sebuah pekerjaan mudah. Untuk mengelola outsourcing diperlukan keahlian khusus, apalagi setelah keluarnya keputusan Mahkamah Konstitusi berkenaan dengan outsourcing. Untuk itulah kami mengadakan sebuah workshop yang akan memberikan bekal bagi manajemen perusahaan dalam mengelola, menangani dan mengawal kebijakan perusahaan dalam melakukan outsource untuk beberapa jenis pekerjaan.

TRAINING OUTLINES

1. Apa itu outsourcing
2. Wajah outsourcing paskah keluarnya keputusan Mahkamah Konstitusi
3. Untung rugi menggunakan outsourcing
4. Konsep Core dan Non-Core
5. Business Process Mapping
6. Strategic Aspect of Outsourcing Decision
7. Jenis-jenis Outsourcing
8. Memilih Outsourcing Company
9. Tips membaca proposal dari Outsourcing Company
10. Mengelola Outsourcing secara Efektif dan praktek yang benar
11. Outsourcing berdasarkan UU ketenagakerjaan Indonesia
12. Perizinan Outsourcing Company
13. Hak-hak karyawan Outsourcing
14. Problem umum yang sering terjadi
15. Outsourcing menurut Keputusan MK
16. Penilaian kinerja outsourcing company dan karyawannya

METHOD
Lecturing, workshop, interactive discussion, sharing and case study.

INFORMASI PENDAFTARAN
DIISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#
JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#
nama@email.com#02177788822

INFORMASI SEMINAR 2014 | INFORMASI TRAINING 2014 | JADWAL TRAINING 2014 | JADWAL SEMINAR 2014
INHOUSE TRAINING 2013 | JASA KONSULTAN 2014 | DAFTAR TRAINING 2014

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

MANAJEMEN ALIHDAYA (OUTSOURCING MANAGEMENT) – Yogyakarta

MANAJEMEN ALIHDAYA (OUTSOURCING MANAGEMENT) – Yogyakarta

[S130]

WAKTU

5-7 Januari 2015 / 19-21 Januari / 26-28 Januari / 2-4 Februari / 16-18 Februari / 25-27 Februari / 2-4 Maret / 16-18 Maret / 24-26 Maret / 6-8 April / 14-16 April / 21-23 April / 6-8 Mei / 11-13 Mei / 26-28 Mei / 1-3 Juni / 16-18 Juni / 23-25 Juni / 1-3 Juli / 14-16 Juli / 28-30 Juli / 4-6 Agustus /11-13 Agustus / 25-27 Agustus / 1-3 September / 15-17 September /21-23 September / 6-8 Oktober /12-14 Oktober / 20-22 Oktober / 3-5 November / 17-19 November / 24-26 November / 1-3 Desember / 8-10 Desember / 15-17 Desember / 21-23 Desember 2015

TEMPAT

Hotel Ibis Styles Dagen – Yogyakarta

INVESTASI

– IDR 6.000.000 per participant (Non-Residential)
– Minimal participants : 2 persons

TRAINING FACILITIES
– Quality Training Module
– Stationeries: notebook and ballpoint
– Flashdisk containing materials
– Training bag or backpack
– Morning and afternoon coffee break for at days of training
– Exclusive T-Shirt or Jacket
– Certificate of Completion
– Training photo
– Transportation for participants from the airport/railway station to hotel/training venue. (At least 2 persons from the same company)

FASILITATOR

Arief Hartono, SE., MHRM., Ph. D. And team

DESKRIPSI

Pilihan untuk merekrut tenaga outsourcing merupakan salah satu pilihan yang menarik untuk melakukan efisiensi biaya tenaga kerja. Akan tetapi, banyak pihak yang tidak setuju dengan kondisi semacam ini, bahkan mengusulkan agar pemerintah mengeluarkan kebijakan yang melarang atau sangat membatasi kegiatan outsourcing. Dalam prakteknya, sejumlah studi menunjukkan bahwa kebijakan mengenai tenaga kerja yang terlalu kaku dan rigid dalam jangka panjang justru akan merugikan ekonomi sebuah negeri. Dengan kata lain, peraturan tenaga kerja yang “terlalu” melindungi kepentingan dan hak pekerja acapkali justru menjadi bumerang bagi kemajuan ekonomi bangsa. Training ini akan membahas mengenai manajemen outsourcing dari pengertian, dasar hukm sampai manajemen kinerja outsourcing.

OBJECTIVES
1. Memahami kelebihan dan kekurangan menggunakan tenaga outsourcing baik dari segi aturan maupun hukum
2. Dapat menciptakan proses outsourcing yang etis dan legal
3. Mengetahui bentuk hubungan kerja dengan pihak ketiga

TRAINING OUTLINES
1. Pengertian Outsourching
2. Jenis -jenis Outsourching
3. Dasar Hukum Outsourching
4. Tahapan Proses dalam Outsourhcing
5. Analisa Biaya
6. Kepemimpinan dalam Mengelola Tenaga Kerja Outsourcing
7. Memotivasi dan Meningkatkan Kinerja Tenaga Kerja outsourcing
8. Manajemen Kinerja
9. Studi Kasus mengenai Manajemen Outsourcing

METHOD
Lecturing, workshop, interactive discussion, sharing and case study.

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#
JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#
nama@email.com#02177788822

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

OUTSOURCING MANAGEMENT: MEMBERDAYAKAN TENAGA MITRA KERJA (TMK) DI PERUSAHAAN

OUTSOURCING MANAGEMENT: MEMBERDAYAKAN TENAGA MITRA KERJA (TMK) DI PERUSAHAAN

[S093]

WAKTU

13 – 14 August 2014
1 – 2 September 2014
1 – 2 October 2014
3 – 4 November 2014
1 – 2 December 2014

TEMPAT

Jakarta( Hotel Ibis Arcadia/Hotel Harris Tebet/Hotel Oak Tree/Setiabudi Building 2)

INVESTASI

  1. Rp 5.950.000/person (full fare)  or
  2. Rp 5.750.000/person (early bird, payment 1 week before training)  or
  3. Rp 5.500.000/person (if there are 3 or more participants from the same company)

FASILITAS UNTUK PESERTA :
1. Modul Training
2. Flashdisk Training berisi materi training
3. Sertifikat
4. ATK: NoteBook dan Ballpoint
5. T-Shirt
6. Ransel
7. Foto Training
8. Ruang Training dengan fasilitas Full AC dan multimedia
9. Makan siang dan 2 kali coffeebreak
10. Instruktur yang Qualified
11. Transportasi untuk peserta dari hotel penginapan ke hotel tempat training – PP (jika peserta minimal dari satu perusahaan ada 4 peserta)

FASILITATOR

Drs. Elyus Lanin, M.Si. has worked with many nationwide most wellknown organizations & companies, to include Department of Foreign Affairs, PT. Jamsostek, PT. Industri Pesawat Nusantara, RCTI, Bank Indonesia, PT. Kertas Kraft Aceh, PT. Jasa Raharja, PT. Indosat Tbk, PT. Telkom Tbk, BCA, PT. Unilever, HMS Sampoerna Tbk, PT. Freeport Indonesia, PT. Pupuk Sriwijaya, PT. Timah Tbk, Pertamina, PT. Krakatau Steel, PT. Wijaya Karya, PT.Bukit Asam, Garuda Indonesia, Indomobil, Bappenas, Bank Mandiri, PT. Askes and more; either as a consultant or professional trainer.
He applies his 15-plus years of management experience and expertise in human resources functional and management to deliver messages that focus on simple solutions to common, personal and organizational problems on each of his assignment. His field of expertise including structuring company’s organizational chart, job descriptions & specifications, payroll systems & models, thus it’s functional. When it comes to motivating and training people, Mr. Lanin is a simply entertaining, energetic and effective motivational keynote trainer/speaker who has presented over 200 training classes and seminars to include Effective Decision Making, Training for Trainers, Leadership & Selling Skills and last but not least Presentation Techniques.

DESKRIPSI

Pada saat ini banyak perusahaan-perusahaan besar melakukan outsourcing untuk membuat produk-produknya keseluruh dunia. Bisa saja sebuah produk dibuat mesin-mesinnya di Jepang, komponen pendukung dari karet dan fiber di Vietnam, dirakit di Malaysia dan finishingnya di Indonesia. Fenomena ini juga merambah ke penggunaan tenaga kerja sehingga tidak heran pada sa’at ini banyak perusahaan mempercayakan beberapa aktifitas kegiatannya usahanya kepada sumber daya yang berasal dari luar (OUTSOURCING). Permasalahan yang timbul bagi para Manager dan Supervisor adalah bagaimana mengelola tenaga outsourcing yang saat ini biasa disebut dengan istilah TENAGA MITRA KERJA (TMK) ini agar bisa merasa “at-home” dan berdaya guna bagi perusahaan.

SASARAN PELATIHAN :
Meningkatkan keterampilan managerial para Manajer dan Supervisor dalam mengelola bawahan atau karyawan yang berstatus Outsourcing/ Tenaga Mitra Kerja agar dapat termotivasi dalam bekerja dan bisa menghasilkan hasil kerja yang optimal.

CAKUPAN MATERI TRAINING :
1. Organisasi dan Outsourcing/Tenaga Mitra Kerja (TMK)
a. Hakekat, Fungsi dan Manfaat outsourcing/TMK bagi perusahaan
b. Peran Manager dalam pengelolaan tenaga TMK
c. Memilih penyalur TMK
2. Mengenali Karyawan dengan Status Tenaga Mitra Kerja (TMK)
a. Megenali Peraturan Perundangan tentang TMK/outsourcing
b. Tahapan-tahapan outsourcing
c. Conventional Outsourcing dan transformational Outsourcing
3. Menyiapkan Tenaga Mitra Kerja (TMK) sebagai Bagian dari Organisasi
a. Menyiapkan mental TMK
b. Memahami karakteristik dan tingkahlaku TMK
4. Kepemimpinan dalam Mengelola Tenaga Mitra Kerja (TMK)
a. Kunci sukses pengelolaan TMK
b. Kepemimpinan effektif dalam mengelola TMK
5. Memotivasi dan Meningkatkan Kinerja Tenaga Mitra Kerja (MTK)
a. Memahami motivasi kerja karyawan TMK
b. Teknik memotivasi dan meningkatkan produktivitas TMK
c. Manajemen Kinerja Tenaga Mitra Kerja
d. Penetapan sasaran dan standar kerja TMK
e. Mengukur kinerja TMK dan pemanfaatan dampaknya bagi perusahaan.

METODE:
Diskusi konsep, game, role play dan Analisis kuesioner.

PESERTA :
Manajer, Supervisor/HR Decision Maker dan karyawan lain yang membawahi pekerja dengan status outsourcing atau kontrak.

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#
JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#
nama@email.com#02177788822

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

STRATEGI PENGGUNAAN DAN PENGELOLAAN ALIHDAYA (OUTSOURCING) – Yogyakarta

 STRATEGI PENGGUNAAN DAN PENGELOLAAN ALIHDAYA (OUTSOURCING) – Yogyakarta

[S130]

WAKTU

5-7 Februari / 18-20 Februari / 26-28 Februari / 5-7 Maret / 19-21 Maret / 26-28 Maret / 9-11 April / 15-17 April / 23-25 April / 7-9 Mei / 14-16 Mei / 21-23 Mei / 2-4 Juni / 18-20 Juni / 24-26 Juni / 8-10 Juli / 16-18 Juli / 21-23 Juli / 5-7 Agustus / 13-15 Agustus / 26-28 Agustus / 2-4 September / 17-19 September / 23-25 September / 8-10 Oktober / 21-23 Oktober / 28-30 Oktober / 5-7 November / 19-21 November / 26-28 November / 3-5 Desember  / 10-12 Desember / 17-19 Desember / 29-31 Desember 2014

TEMPAT

Hotel Ibis Malioboro – Yogyakarta

INVESTASI

IDR 6.000.000 per peserta (Non-Residential). Kuota minimal peserta adalah 2 orang.

FASILITAS :

– Quality Training Module
– Stationeries: notebook and ballpoint
– Flashdisk containing materials
– Training bag or backpack
– Morning and afternoon coffee break for at days of training
– Exclusive T-Shirt or Jacket
– Certificate of Completion
– Training photo
– Transportation from the airport/railway station to hotel/training venue. (At least 2 persons from the same company)

FASILITATOR

Budi Ruhiatudin, SH., M.Hum. and team

DESKRIPSI

Salah satu upaya yang dilakukan oleh bank untuk lebih berkonsentrasi pada pekerjaan pokoknya adalah dengan menyerahkan sebagian pelaksanaan pekerjaan penunjang kepada pihak lain, sehingga sumberdaya bank dapat dikerahkan pada pekerjaan-pekerjaan pokok. Disisi lain, penyerahan sebagaian pekerjaan kepada pihak lain berpotensi meningkatnya resiko yang dihadapi bank, sehingga penyerahan sebagian pekerjaan tersebut harus dilakukan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian dan manajemen resiko yang memadai. Di samping itu, kejelasan atas tanggung jawab bank terhadap pekerjaan yang diserahkan kepada pihak lain tersebut dan aspek perlindungan nasabah menjadi hal yang sangat penting.

OBJECTIVES
1. Memahami secara komprehensif tentang langkah antisipatif yang harus dilakukan perbankan dalam menghadapi Problematika dan implikasi pasca putusan MK No. 27/PUU-IX/2011 dan Peraturan PBI No. 13/25/PBI/2011 terhadap strategi penggunaan dan pengelolaan outsourcing (alih daya) bagi bank- bank umum.
2. Memahami secara komprehensip tentang makna putusan MK No 27/PUU-IX/2011 dan PBI No. 13/25/PBI/2011 bagi strategi penggunaan dan pengelolaan outsourcing di perbankan
3. Memahami secara komprehensip tentang penyusunan kontrak outsourcing pasca putusan MK No 27/PUU-IX/2011 dan PBI No. 13/25/PBI/2011.
4. Memahami secara komprehensip problematika outsourcing pasca ptusan MK No 27/PUU-IX/2011 dan PBI No. 13/25/PBI/2011 .
5. Memahami Implikasi Pengeloaan outsourcing pada perbankan pasca putusan MK No 27/PUU-IX/2011 dan PBI No. 13/25/PBI/2011
6. Memahami penyelesaian sengketa outsourcing di Pengadilan Hubungan Industrial.

TRAINING OUTLINES

1. Tinjauan umum tentang outsourcing dan penggunaannya di dalam dunia bisnis.
2. Problematika pengaturan outsourcing, pengawasan dan penegakannya di
Indonesia.
3. Analisis hukum terhadap putusan MK No 27/PUU-IX/2011 dan PBI No.
13/25/PBI/2011
4. Penyusunan Kontrak outsourcing pasca berlakunya putusan MK No 27/PUU-
IX/2011 dan PBI No. 13/25/PBI/2011.
5. Analisis hukum terhadap problematika penggunaan outsourcing pasca
berlakunya putusan MK No 27/PUU-IX/2011 dan PBI No. 13/25/PBI/2011.
6. Analisis hukum terhadap implikasi penggunaan outsourcing pasca berlakunya
putusan MK No 27/PUU-IX/2011 dan PBI No. 13/25/PBI/2011.
7. Penyelesaian sengketa outsourcing di peradilan hubungan industrial.
8. Sharing dan studi Kasus

WHO SHOULD ATTEND?
Manajer/Assisten Manajer, Legal Officer, Biro Hukum Perusahaan, staf Bank yang menangani outsourcing

METHOD
Lecturing, workshop, interactive discussion, sharing and case study.

INFORMASI PENDAFTARAN
ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#
JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#
nama@email.com#02177788822

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

Workshop Kupas Tuntas UU Ketenagakerjaan Dalam UMR-UMP – Outsourcing dan PHK

Workshop Kupas Tuntas UU Ketenagakerjaan Dalam UMR-UMP – Outsourcing dan PHK

[S101]

WAKTU

Thursday – Friday, May 30th – 31th , 2013

TEMPAT

Skyline Building/Teater Djakarta – Jakarta,

Jln. Thamrin Jakarta (Sarinah)

INVESTASI

Rp. 4.500.000,- / Participant

Enjoy 10% Group Discount For 3 Or More Participants.

FASILITATOR

· WAHYU INDRAWATI SE,MM Dir Pengupahan dan JAMSOSTEK
· MUHAMMAD RUDI, SEKJEND Serikat Pekerja Indonesia
· SUHAR SINURAT SH. MA. Dir. Pencegahan dan penyelesaian Hub Industrial DEPNAKER
. UMAR KASIM, Kabag Konsultasi Hukum DEPNAKER

DESKRIPSI

Undang undang No 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan banyak mengatur tentang pengupahan, setiap buruh berhak memperoleh penghidupan dan penghasilan yang layak dan pemerintah menjaminkan hal tersebut dengan memperhitungkan produktifitas dan pertumbuhan ekonomi yang terdiri atas UMR, UMP dan perhitungan upah outsourcing yang diantaranya upah minimum, upah lembur upah melakukan kegiatan lain diluar pekerjaan, struktur upah, perhitungan upah, pesangon dan lain sebagainya.

Pengaturan pengupahan juga ditetapkan atas kesepakatan pengusahan dan pekerja/buruh atau serikat pekerja tidak boleh lebih rendah atau bertentangan dengan peraturan perundang undangan yang berlaku, penyusunan skala upah dengan memperhatikan golongan, jabatan, masakerja, pendidikan dan kompetensi dengan memperhatikan kemampuan dan produktifitas perusahaan.

Benefit :
1. Peserta dapat memahami dan mengerti Undang undang ketenagakerjaan dan implementasinya dilapangan dalam memberikan pengertian kepada para karyawannya

2. Peserta dapa tmengetahui bagaimana mengatasi berbagai permasalah yang ada terhadap buruh apabila mengetahui akan adannya demo menuntut suatu hak dan penyelesaian hubungan industrial dengan buruh

3. Peserta memahami dan mencari solusi terbaik dari yang pernah dilakukan untuk menghindari konflik dan tindakan kriminalitas buruh terhadap perusahaan dengan alternative terbaik

Outline :
Bagaimana mengatasi masalah pengupahan saatini terhadap buruh dilihat dari UU tenagakerja mengenai UMP, UMR dan alih daya, karena secara langsung akan mempengaruhi produktifitas perusahaan,
Apakah yang mesti dilakukan pemerintah dalam menghadap titindakan buruh yang melakukan demoterhadap perusahaan
Bagaimana perhitungan upah buruh dan serta perhitungan jaminan sosial tenaga kerja serta bagaimananasibd buruh alih daya?
· Apakah benar? Serikat pekerja selalu menjadi kambinghitam setiap demo denga alasan kepentingan buru

Apakah keputusan yang diambil perusahaan akan mempengaruhi serikat pekerja ada dalam Undang Undang Ketenagakerja

Apakah hak dan kewajiban serikat pekerja dalam suatu perusahaan?

Apa yang menjadi Pokok Permasalahan Konflik antara Buruh dan Pengusaha ?
Cara Penyelesaian Konflik ?
Regulasi dan Implementasi UU No 13/2003 bila dihubungkan dengan UU No. 2/2004
Participants Get :
· Handout/ Module/Hard Copy
· Hand Out Soft Copy
. Foto Sesi
. 2 x Lunch , 4 x Coffee Break
. Sertifikat
. Souvenir

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#
JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#
nama@email.com#02177788822

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

SEMINAR SEHARI MENCARI SOLUSI TERHADAP PENGATURAN PENGGUNAAN TENAGA KERJA OUTSOURCE DI DUNIA PERBANKAN

SEMINAR SEHARI MENCARI SOLUSI TERHADAP PENGATURAN PENGGUNAAN TENAGA KERJA OUTSOURCE DI DUNIA PERBANKAN

[S102]

WAKTU

Kamis, 21 Maret 2013

TEMPAT

Hotel Ibis Styles – Jl. Dagen No. 109 Malioboro Yogyakarta

INVESTASI

Rp. 3,000.000
Fasilitas
Seminar Kit, CD (Foto Dokumentasi dan Soft Copy Materi), Sertifikat

FASILITATOR

Faisal Basri ( Mantan Rektor Perbanas )
Basani Situmorang, SH.MH ( Mantan Kepala Biro Hukum Depnaker )
Mulya E. Siregar ( Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan )
Prof. Hikmahanto Juwana ( Guru Besar Universitas Indonesia )
Aulia Kemalsjah Siregar ( Advokat )

DESKRIPSI

Dengan diberikan ruang dalam ketentuan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Undang-undang Ketenaga kerjaan), praktik penggunaan tenaga kerja outsource berkembang pesat di dunia perbankan Indonesia. Berdasar data yang ada terdapat ratusan ribu pegawai outsource yang dipekerjakan yang tersebar di Bank Danamon, BRI, Bank Mandiri, BNI, Bank Central Asia, Bank CIMB Niaga, BTPN, Bank Mega, serta bank lainnya.

Pada tanggal 9 Desember 2011 Bank Indonesia mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 13/25/PBI/2011.PBI (PBI) yang pada pokoknya mengatur pinsip kehati-hatian bagi bank umum yang melakukan penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada pihak lain atau alih daya. Peraturan ini menjadi payung bagi praktik outsource di industri perbankan nasional. Dalam PBI tersebut, pekerjaan di bank dibedakan dalam dua kelompok berdasarkan sifatnya, yakni pekerjaan pokok dan pekerjaan penunjang. Pekerjaan penunjang inilah yang diperbolehkan untuk dialih dayakan kepada perusahaan pihak ketiga. Spesifik pada Pasal 12 PBI tersebut ditentukan bahwa bank yang telah melakukan alih daya atas pekerjaan selain pekerjaan yang diperbolehkan wajib melakukan langkah-langkah penghentian alih daya maksimum sampai dengan Desember 2013.

Seiring dengan diterbitkannya ketentuan PBI tersebut, Pada 17 Januari tahun 2012 Mahkamah Konstitusi menganulir beberapa ketentuan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Undang-undang Ketenagakerjaan). Dalam putusannya Mahkamah Konstitusi menghapus frase ” perjanjian kerja waktu tertentu” dalam Pasal 65 ayat (7) dan ” perjanjian kerja untuk waktu tertentu” dalam Pasal 66 ayat (2) huruf b. Mahkamah Konstitusi menjelaskan bahwa terkait pekerjaan yang memiliki obyek tetap tak bisa lagi dikerjakan lewat mekanisme kontrak atau outsource .Lebih jauh, putusan tersebut berimplikasi pada penafsiran ketentuan PBI, setelah Putusan Mahkamah Konstitusi dapat ditafsirkan pekerjaan-pekerjaan yang bersifat penunjang di bank namun memiliki durasi obyek tetap seperti pekerjaan pengamanan, penagihan, dan kurir tidak boleh lagi dialih dayakan

Selanjutnya, pada 19 November 2012 diterbitkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 19 Tahun 2012 tentang Syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan Kepada Perusahaan Lain(Permenaker Nomor 19 Tahun 2012) yang dalam beberapa ketentuannya secara langsung membatasi bidang pekerjaan yang dialihdayakan hanya untuk lima bidang pekerjaan saja yaitu cleaning service, security, catering, transportasi dan jasa penunjang pertambangan.Dari segi hukum dan tata perundang-undangan, disinyalir terdapat ketentuan dalam Permenaker Nomor 19 Tahun 2002 yang bersifat multitafsir bahkan tidak sejalan dengan Undang-undang Ketenagakerjaan.Sebagian praktisi berpendapat bahwa Permenaker tersebut membatasi tenaga kerja outsource pada 5 (lima) bidang, padahal Undang-undang Ketenagakerjaan masih menyediakan ruang bagi adanya bidang pekerjaan lain yang dapat dialihdayakan dengan ketentuan bahwa bidang pekerjaan tersebut adalah dikategorikan sebagai kegiatan jasa penunjang atau kegiatan yang tidak langsung berhubungan dengan proses produksi.

Pembatasan tersebut banyak menimbulkan polemik dikalangan pelaku usaha, salah satunya disampaikan oleh Sofyan Wanandi (Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia)yang menilai bahwa keputusan mengenai pembatasan penerapan outsource tersebut jelas telah melanggar kesepakatan tripartit nasional dan sangat rawan gugatan. Lebih jauh, pembatasan tersebut tentunya akan berdampak pada menurunnya efisiensi bisnis di kalangan pelaku usaha berupa kenaikan biaya tenaga kerja yang pada akhirnya akan merugikan konsumen pada umumnya.
Lalu apa yang bisa dilakukan oleh kalangan industri terutama dunia perbankan untuk merespon pengaturan terkait penggunaan tenaga kerja outsource tersebut?. Untuk itulah seminar ini diadakan, dalam rangka mencari solusi atas dampak pengaturan tersebut terhadap para pelaku usaha di dunia Perbankan. Seminar dilaksanakansecara intensif dalam tempo 1 (satu) hari dengan menghadirkan para narasumber yang kompeten dibidangnyadalam untuk menjawab isu dan pertanyaan di atas.

Sesi 1 (Panel 1)
“Bagaimana pengaturan penggunaan tenaga kerja outsource saat ini di dunia perbankan?

Pembahasan

Waktu

Institusi

Pembicara

Memahami urgensi penggunaan tenaga kerja outsourcedi dunia Perbankan

09.00 – 10.00 WIB

Pakar Ekonomi

Faisal Basri ( Mantan Rektor Perbanas )

Memahami pengaturan penggunaan tenaga kerja outsourcepacsca putusan Mahkamah Konstitusi dan implementasinya dalam Permenaker Nomor 19 Tahun 2012

10.00 – 11.00 WIB

Pakar Hukum Perburuhan

Basani Situmorang, SH.MH ( Mantan Kepala Biro Hukum Depnaker )

Memahami pandangan Bank Indonesia dalam pengaturan penggunaan tenaga kerja outsource di dunia Perbankan

11.00 – 12.00 WIB

Bank Indonesia

Mulya E. Siregar ( Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan )

Sesi 2 (Panel 2)
“Apa saja alternative solusi untuk pengaturan tenaga kerja outsourcing di dunia perbankan ?

Pembahasan

Waktu

Institusi

Pembicara

Perspektif hukum terhadap ketentuan pembebasan dan/atau pengecualian sebagai salah satu alternatif solusi pengaturan penggunaan tenaga kerja outsource di dunia Perbankan

13.30 – 15.00

Pakar Hukum

Prof. Hikmahanto Juwana ( Guru Besar Universitas Indonesia )

Langkah hukum yang bisa dilakukan oleh dunia perbankan dalam merespon pengaturan penggunaan tenaga kerja outsource di dunia Perbankan

15.00 – 16.30 WIB

Praktisis Hukum

Aulia Kemalsjah Siregar ( Advokat )

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING TAHUN 2013 | INFORMASI SEMINAR TAHUN 2013 | JADWAL TRAINING TAHUN 2013 |
INFO SEMINAR 2013 | INFO TRAINING 2013 | INFO PELATIHAN 2013 | INFO WORKSHOP 2013 |
INFORMASI SEMINAR 2013 | INFORMASI TRAINING 2013 | JADWAL TRAINING 2013 | JADWAL SEMINAR 2013

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Holistic CSR and Sustainable Community Development

Holistic CSR and Sustainable Community Development

[S093]

WAKTU

20 – 21 Februari 2013
17 – 18 April 2013
12 – 13 Juni 2013
28 – 29 Agustus 2013
9 – 10 Oktober 2013
18 – 19 November 2013
23 – 24 Desember 2013

TEMPAT

Hotel Kagum Group Bandung (Golden Flower, Banana Inn, Grand Seriti, Carrcadin, Amaroossa, Grand Serela, Gino Feruci, Verona Palace, Malaka, Zodiac Taurus)

INVESTASI

1. Rp 3.500.000/peserta (bayar penuh) atau
2. Rp 3.250.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelum training) atau
3. Rp 2.950.000/peserta (grup, untuk 3 peserta atau lebih dari 1 perusahaan yang sama)

FACILITIES :

  1. Training Module
  2. Flash Disk contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Photo
  8. Training room with full AC facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffeebreak everyday of training
  10. Qualified instructor
  11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

FASILITATOR

Achmad Fadjar, SE, MM.Ak, sarjana dan master lulusan Universitas Padjadjaran adalah praktisi serta konsultan senior dalam bidang Akunting, Finance, Marketing dan HR Training & Development. Telah lebih dari sepuluh tahun beliau sebagai praktisi dan pengajar, telah banyak membantu para klien dalam membuka wawasan dan menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan dengan effective dan effisien. Pengalaman sekian lama telah mengantar beliau dalam penguasaan berbagai topik ilmu antara lain Effective Presentation & Negotiation Skill, Interpersonal Skill and Communication Skill , Leadership & Team Development for Management Success , SDM Berbasis Kompetensi , Outsourcing Management, Tender & Contract System , Financial & Budgeting serta banyak lagi topik lainnya. Beberapa klien/ user yang pernah mengunakan jasa beliau : PT. Timah Tbk. PT Arun LNG, PT. Batu Bara Bukit Kendi, PT. Petrosea Tbk. , PT. Chevron Pacific Ind., PT. Freeport Ind. PT. Banpu ( Infocomindo ), PT. Medco E&P, PT. Semen Gresik ( persero ) Tbk. Petrochina Int’l, PT. Vico Indonesia, Pertamina, Cnooc Ses Ltd., PT. British Petroleum, BP Migas, PT. Pupuk Kaltim, PT. Badak NGL, PT. Inco Ind. Tbk. PT. Nusa Halmahera, PT. Kaltim Pacific Amoniak, PT. Surveyor Ind. PT. Samindo Utama Kaltim, PT. Lekomaras, PT. Nusa Halmahera Mineral, PT. Pusri, PT. Kaltim Prima Coal ( KPC ), PLN, UTSG, HESS Indonesia Pangkah Ltd, PT. Aneka Tambang, PT. Adaro Indonesia, PT. Puncak Jaya Power, PT. Sandvick SMC, PT. Rekayasa Industri, PT. Kideco Jaya Agung, PT. RedPath Indonesia, PT. Kitadin Embalut, PT. Indominco, PT. Centra Indo Teknik, PT. Arutmin, PT RedPath Indonesia, PT. Bama Bumi Sentosa, PT. Santos, PT. Indomuro Kencana Straits, PT. Jasindo, PT. Krakatau Wajatama, PT. Citic Seram Energi, PT. Kaltim Prima Industri, PT. Connoco Phillips Indonesia, Total E & P Indonesie, PT Energi Sengkang, PT. Hexindo, PT. Turbaindo Coal Mining, PT Berau Coal, Poltek Bengkalis,PT. Bank Mandiri, PT. Angkasa Pura 2, Embassy of the Kingdom of Netherlands, PT. Inspindo Mulia, Pertamina Hulu Energi ONWJ Ltd., UNDP, dll.

DESKRIPSI

Efisiensi dan mekanisasi yang semakin menguat di dunia industri telah menciptakan persoalan-persoalan kemanusiaan baik bagi kalangan buruh di perusahaan tersebut maupun bagi masyarakat di sekitar perusahaan. Masyarakat kini semakin sadar akan haknya untuk meminta pertanggungjawaban perusahaan atas berbagai masalah sosial yang seringkali ditimbulkan oleh beroperasinya perusahaan. Kesadaran ini semakin menuntut akuntabilitas(accountabily) perusahaan bukan saja dalam proses produksi, melainkan pula dalam kaitannya dengan kepedulian perusahaan terhadap berbagai dampak sosial yang ditimbulkannya. Perusahaan yang hanya memburu rente ekonomi dan cenderung mengambaikan hukum, prinsip etis, dan filantropis tidak akan mendapat dukungan publik. Bahkan dalam banyak kasus, masyarakat menuntut agar perusahaan seperti ini ditutup.

  • Secara konseptual, CSR adalah sebuah pendekatan di mana perusahaan mengintegrasikan kepedulain sosial dalam operasi bisnis dan interaksi mereka dengan para pemangku kepentingan (stake holders)
  • Sustainable Community Development bertujuan mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan dalam pengembangan masyarakat.

APA MANFAATNYA BAGI PERUSAHAAN DAN PARTISIPAN?

Kriris keuangan global yang ditandai dengan bangkrutnya beberapa perusahaan besar Amerika dan melemahnya mata uang regional turut serta mempengaruhi kinerja perusahaan di seluruh dunia. Krisis ini bisa jadi turut mempengaruhi respon perusahaan terhadap kontribusinya terhadap lingkungan sosialnya. Diperlukan sebuah strategi baru dalam memperkuat basis reputasi perusahaan di tengahtengah krisis keuangan global saat ini.

CAKUPAN MATERI TRAINING :

  1. Pengantar prinsip‐prinsip CSR dan implementasi
  2. Holistic CSR: Towards Responsible and Sustainable Corporate Governance
  3. Perencanaan Program CSR: Areas, Skills and Principles of Sustainable Community Development
  4. Best Practices: CSR di bidang Pendidikan, Kesehatan, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pelestarian Lingkungan
  5. Monitoring dan Pendampingan Program CSR
  6. Audit CSR: Merancang dan Mengevaluasi Indikator Keberhasilan CSR
  7. CSR Reporting
  8. CSR for Better Corporate Reputation: Strategi Komunikasi dan Publik Relations untuk Memperkuat Ketahanan Perusahaan di Tengah Krisis Global
  9. Diskusi dan cases study

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING TAHUN 2013 | INFORMASI SEMINAR TAHUN 2013 | JADWAL TRAINING TAHUN 2013 |
INFO SEMINAR 2013 | INFO TRAINING 2013 | INFO PELATIHAN 2013 | INFO WORKSHOP 2013 |
INFORMASI SEMINAR 2013 | INFORMASI TRAINING 2013 | JADWAL TRAINING 2013 | JADWAL SEMINAR 2013

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Outsourcing, Perjanjian Kerja, Aspek Hukum Hubungan Kerja : implementasi dan permasalahannya

[S021]

WAKTU

Kamis-Jum’at, 14-15 Maret 2013 | 09.00 – 16.00 WIB
Kamis-Jum’at, 20-21 Juni 2013 | 09.00 – 16.00 WIB
Kamis-Jum’at, 19-20 September 2013 | 09.00 – 16.00 WIB
Kamis-Jum’at, 19-20 Desember 2013 | 09.00 – 16.00 WIB

TEMPAT

Harris Hotel / Amos Cozy Hotel/ Ibis Hotel, Jakarta

INVESTASI

Rp. 2.900.000,- per participant (Group Price) Min 3 Participants

+ Rp.3.300.000,- per participant (Full Fare Price)
+ Rp. 3.100.000,- per participant (Early Bird Price) Lunas 7 Hari Sebelum Training

INSTRUKTUR

I WAYAN NEDENG, SH
Konsultan ketenagakerjaan di beberapa perusahaan dan lembaga pelatihan termasuk Binamanajemen Indonesia dengan pengalaman sebagai Anggota Tim Asistensi Menakertrans (Ketua Pokja Hukum dan Perundangan-undangan). Sebelum pensiun beliau adalah mantan pejabat dilingkungan Depnakertrans, antara lain pernah menjabat sebagai Kepala Subdit Perjanjian Kerja, Kepala Subdit Penyelesaian Perselisihan Industrial Pada Perusahaan Swasta, KUPT ( Wakil Kakanwil) Depnaker Prop Kalimantan Barat, Kepala Kepaniteraan Panitia Penyelesaian Perselisihan Perburuhan Pusat (P4P), Direktur Persyaratan Kerja, Direktur Syarat Kerja, Pengupahan dan Jaminan Sosial serta Ketua Panitia Penyelesaian Perselisihan Perburuhan Pusat (P4P).

DESKRIPSI

UU Ketenagakerjaan direncanakan akan melakukan revisi yang prosesnya sampai saat ini masih terus berlangsung. Untuk saat ini, mengenai ketentuan-ketentuan dalam ketenagakerjaan mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang lama, yaitu UU No.13 Tahun 2003.

Didalam Undang – undang No. 13 Tahun 2003 dibahas mengenai Ketenagakerjaan yang disebutkan bahwa hubungan kerja terjadi karena adanya perjanjian kerja antara pengusaha dan pekerja / buruh. Dan diperkuat lagi terbitnya Undang – undang No. 2 Tahun 2004 mengenai Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial yang memiliki dampak sangat besar dalam penanganan masalah-masalah perselisihan perburuhan di Indonesia. Meskipun Undang-undang tersebut telah satu tahun terlambat untuk diimplementasikan disebabkan faktor teknis, Pemerintah, Januari 2006 lalu sudah melakukan tekadnya dalam menerapkan UU tersebut, yang sekaligus menghapuskan fungsi P4D maupun P4P yang selama ini berfungsi sebagai lembaga penyelesaian perselisihan perburuhan tingkat daerah dan pusat. Didalam UU kedua tersebut telah diatur beberapa hal mengenai apa saja yang harus tertuang dalam perjanjian kerja, persyaratan dan konsekwensinya. Dimana terbagi kedalam 2 (dua) perbedaan yaitu : Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) , Perjanjian Kerja Waktu Tak Tertentu (PKWTT), dan Borongan Pekerjaan (Outsourcing), Penyelesaian Hubungan Industrial dan PHK.

Namun, dalam perjalanan waktu ada beberapa peraturan yang akan berubah terkait dalam perlindungan mengenai hak – hak pekerja terutama dalam mekanisme teknis pembayaran pesangon pekerja yang di PHK. Direncanakan peraturan tersebut akan rampung pada tahun 2007 ini dengan melakukan hearing pada pihak – pihak yang terkait dalam penentuan kebijakan tersebut.

Dalam pelatihan ini akan membahas masalah perancangan konsep perjanjian, penyelesaian dalam permasalahan hubungan industrial, dan manajemen PHK.

PELATIHAN SANGAT PENTING BAGI :
HR / Personal Director, HR / Personal Manager, HR Professional, Corporate Counsel / Pengacara, staf legal, perusahaan konsultan (hukum, bisnis, HR, dan tenaga kerja) serta para praktisi HR.

METODE PELATIHAN :

• Training ini akan menggunkan metode adult learning principles, experimental leaning, fun leaning dan workshop dimana peserta dapat secara langsung melakukan pekerjaan dibawah bimbingan pemakalah (trainer).

GARIS BESAR BAHASAN :

Sesi I : OUTSOURCING
1. Pemahaman Pengertian Outsourcing
2. Outsourcing dalam Trend Bisnis Global dan Perspektif Pengusaha
3. Syarat-syarat Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan kepada perusahaan Lain
4. Syarat-syarat Pekerjaan yang dapat diserahkan
5. Tata Cara Perijinan Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja/Buruh

Sesi II : PERJANJIAN KERJA (PK)
a. Dasar hukum.
b. Pengertian.
c. Bentuk.
d. Jenis.
e. Isi PK.
f. Syarat pembuatan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT).
g. Akibat hukum jika syarat-syarat PKWT dilanggar.

Sesi III : PERATURAN PERUSAHAAN (PP)
a. Dasar hukum.
b. Pengertian.
c. Perusahaan yang diwajibkan membuat PP.
d. Tata cara pembuatan.
e. Isi.
f. Pengesahan.
g. Kewajiban pengusaha setelah PP disahkan.
h. Masa berlaku.

Sesi IV : PERJANJIAN KERJA BERSAMA
a. Dasar hukum.
b. Pengertian.
c. Syarat dan tata cara pembuatan.
d. Hal-hal yang harus dimuat dalam PKB.
e. Kewajiban pengusaha dan SP/SB/pekerja setelah PKB berlaku.
f. Masa berlaku.
g. Syarat perpanjangan atau pembaharauan.
h. Perbedaan PKB dan PP.

Sesi V : WAKTU KERJA DAN WAKTU ISTIRAHAT
a. Dasar hukum.
b. Waktu kerja sehari dan seminggu.
c. Waktu istirahat dan cuti.
d. Hak pekerja/buruh perempuan atas istirahathamil/melahirkan.
e. Sanksi jika terjadi pelanggaran.

Sesi VI : UPAH KERJA LEMBUR
a. Dasar hukum.
b. Pengertian dan ruang lingkup.
c. Syarat kerja lembur.
d. Kewajiban pengusaha yang mempekerjakan pekerja kerja lembur.
e. Dasar perhitungan upah lembur.
f. Cara perhitungan upah lembur.
g. Sanksi atas pelanggaran kerja lembur.

Sesi VII : PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK)
a. Dasar hukum.
b. Pengertian dan ruang lingkup.
c. PHK yang dilarang;
d. Alasan PHK oleh :
? Pengusaha;
? Pekerja.
e. Prosedur/mekanisme PHK.
f. PHK yang tidak perlu penetapan dari PHI.
g. Skorsing.
h. Kompensasi akibat PHK.
i. Komponen upah untuk kompensasi akibat PHK.
j. Hak pekerja yang ditahan pihak berwajib.
k. PHK karena usia pensiun.

Method of Training
Pelatihan ini menekankan penggunaan Diskusi, Simulasi, Kasus-kasus dan Latihan.

INFORMASI PENDAFTARAN
Ketik SMS dengan format :

DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL

 

-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR Ahli K3 Umum#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com


atau
ISIKAN FORM BERIKUT :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

STRATEGI MANAJEMEN OUTSOURCING – Yogyakarta

STRATEGI MANAJEMEN OUTSOURCING

[S236]

WAKTU

8-10 Januari 2013
5-7 Februari 2013
12-14 Maret 2013
23-25 April 2013
11-13 Juni 2013
27-29 Agustus 2013
1-3 Oktober 2013

TEMPAT

Hotel Grage Ramayana Yogyakarta

INVESTASI

IDR 5.500.000,- Per participant non residential at Yogyakarta
Disc 10% untuk 3 orang pendaftaran dari perusahaan yang sama.

NARASUMBER

PATISINA, S.T., M.Eng and Team
Praktisi dan pengalaman dalam mengisi pelatihan di berbagai perusahaan swasta dan BUMN

DESKRIPSI

Pada saat ini banyak perusahaan-perusahaan besar melakukan outsourcing untuk membuat produk-produknya keseluruh dunia. Bisa saja sebuah produk dibuat mesin-mesinnya di Jepang, komponen pendukung dari karet dan fiber di Vietnam, dirakit di Malaysia dan finishingnya di Indonesia. Fenomena ini juga merambah ke penggunaan tenaga kerja sehingga tidak heran pada saat ini banyak perusahaan mempercayakan beberapa aktifitas kegiatannya usahanya kepada sumber daya yang berasal dari luar (OUTSOURCING).

Permasalahan yang timbul bagi para Manager dan Supervisor adalah bagaimana mengelola tenaga outsourcing yang saat ini biasa disebut dengan istilah Tenaga Mitra Kerja (TMK) ini agar bisa merasa “at-home- dan berdaya guna bagi perusahaan. Karena kalau tidak akan mengakibat kan sesuatu yang sangat fatal bagi perusahaan, karena tidak memiliki rasa keberpihakan kepada perusahaan dan rasa memiliki yang sangat kurang terhadap perusahaan.

Kemampuan manajerial dalam membangun rasa kepemiliki karyawaan outsourcing bagi perusahaan sangat menentukan berhasil ridaknya penerapan outsourcing. Sehingga Meningkatkan keterampilan managerial para Manajer dan Supervisor dalam mengelola bawahan atau karyawan yang berstatus Outsourcing/ Tenaga Mitra Kerja agar dapat termotivasi dalam bekerja dan bisa menghasilkan hasil kerja yang optimal.

PESERTA
Manager HRD, Manager Personalia, Manager Industrial Relation, Pihak – pihak yang ingin yang berhubungan dengan karyawan outsourcing

MATERI
1. Organisasi dan Outsourcing/Tenaga Mitra Kerja (TMK)
– Hakekat, Fungsi dan Manfaat outsourcing/TMK bagi perusahaan
– Peran Manager dalam pengelolaan tenaga TMK
– Memilih penyalur TMK
2. Mengenali Karyawan dengan Status Tenaga Mitra Kerja (TMK)
– Megenali Peraturan Perundangan tentang TMK/outsourcing
– Tahapan-tahapan outsourcing
– Conventional Outsourcing dan transformational Outsourcing
3. Menyiapkan Tenaga Mitra Kerja (TMK) sebagai Bagian dari Organisasi
– Menyiapkan mental TMK
– Membangun Keyakinan dan Kepercayaan TMK terhdap perusahaan
– Memahami karakteristik dan tingkah laku TMK
4. Kepemimpinan dalam Mengelola Tenaga Mitra Kerja (TMK)
– Kunci sukses pengelolaan TMK
– Kepemimpinan effektif dalam mengelola TMK
– Fungsi dan Peran Pemimpin dalam Pengelolaan TMK
5. Memotivasi dan Meningkatkan Kinerja Tenaga Mitra Kerja (MTK)
– Memahami motivasi kerja karyawan TMK
– Teknik memotivasi dan meningkatkan produktivitas TMK
– Manajemen Kinerja Tenaga Mitra Kerja
– Penetapan sasaran dan standar kerja TMK
– Mengukur kinerja TMK dan pemanfaatan dampaknya bagi perusahaan.

COURSE METHOD
– Presentation
– Discuss
– Case Study
– Evaluation
– Simulation

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

INFORMASI TRAINING TAHUN 2013 | INFORMASI SEMINAR TAHUN 2013 | JADWAL TRAINING TAHUN 2013 |
INFO SEMINAR 2013 | INFO TRAINING 2013 | INFO PELATIHAN 2013 | INFO WORKSHOP 2013 |
INFORMASI SEMINAR 2013 | INFORMASI TRAINING 2013 | JADWAL TRAINING 2013 | JADWAL SEMINAR 2013

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Outsourcing Strategy Within Logistics Management – YOGYAKARTA

Outsourcing Strategy Within Logistics Management – YOGYAKARTA

[S187]

WAKTU

Rabu – Jum’at , 11 – 13 Juli 2012

TEMPAT

Hotel UNY Yogyakarta

INVESTASI

Rp. 6.500.000 per peserta (Non Residential).

INSTRUKTUR

Ir. Elisa Kusrini, MT

DESKRIPSI

Pada proses pengadaan barang dan jasa yang dibutuhkan bagi keperluan operasi produksi perusahaan, umumnya dilakukan melalui supplier, kontraktor melalui berbagai tata cara pengadaan. Agar aktivitas yang dilakukan dapat berhasil dengan baik, perlu dipahami arti dari pada outsourcing pada bidang logistik sehingga bisa diperoleh material, barang ataupun jasa yang ekonomis. Peran dari pada rekanan semakin diharapkan dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan didalam pengadaan barang dan jasa untuk perusahaan didalam menghadapi persaingan usaha bisnis bagi End Produk-nya. Review dari outsourcing strategy perlu dilakukan untuk memperbaiki atau menghindari kesalahan-kesalahan yang terjadi pada rangkaian aktivitas logistik pada pengadaan barang dan jasa. Kesalahan penerapan outsourcing strategy pada aktivitas logistik akan menimbulkan kerugian yang besar bagi perusahaan

OUTLINE
1. Logistic Role In Supply Management
Supply chain logistic’s material
2. Outsourcing Pada Manajemen Logistik
– Konsep dasar outsourcing
– Outsourcing pada aktivitas logistik
– Term of delivery
– Pengukuran keberhasilan outsourcing
– Dampak positif dan negatif outsourcing
– Kontrol pelaksanaan outsourcing
– Human staffing pada outsourcing
– Sourcing & Supplier Selection
– Klasifikasi
– Kualifikasi
– Status
3. Supplier Evaluation
– Potential Source Evaluation
– Ethical Consideration on Supplier Selection
4. Etika bisnis dalam aktifitas logistik
5. Cost Approach VS Market Approach
6. Method on Price Determination VS Owner Estimates
7. Cost Analysis of Good’s Price

PARTICIPANT
Pelatihan ini sangat tepat diikuti oleh karyawan dari bagian pengadaan, pergudangan, dan persediaan.

INFORMASI PENDAFTARAN

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

MANAJEMEN OUTSOURCING: STRATEGI, ASPEK HUKUM & IMPLEMENTASINYA

MANAJEMEN OUTSOURCING: STRATEGI, ASPEK HUKUM & IMPLEMENTASINYA

[S179]

WAKTU

5 s.d 7 Juni 2012
26 s.d 28 Juni 2012
17 s.d 19 September 2012
6 s.d 7 November 2012

TEMPAT

Hotel All Seasons Dagen Malioboro Yogyakarta

INVESTASI

Rp. 6. 500. 000,-/participant (non residential)

Diskon 5% minimal 3 Peserta

INSTRUKTUR

– Leli Joko Suryono SH, MH
– Tim Depnakertrans
Ahli serta praktisi di bidang Hukum perdata, legal aspect & Man. SDM

DESKRIPSI

Dengan kondisi dunia usaha di Indonesia yang tidak menunjukkan kemajuan, bahkan rentan tutup, serta bahwa dunia usaha pastilah mengutamakan perolehan profit, maka muncullah ide untuk menggunakan tenaga kerja tidak terikat selamanya, yaitu melalui Perusahaan penyedia jasa tenaga kerja atau disebut Provider Outsourcing.
Dari sisi pengusaha, ini merupakan salah satu solusi dalam menghadapi krisis global. Kalau ada yang lebih murah, mengapa mengambil yang lebih mahal? Tetapi pengusaha sebagai USER harus mengetahui bagaimana memilih Provider Outsourcing dan bagaimana sistem serta bentuk perjanjiannya agar tidak terjadi masalah. Disisi lain, Provider Outsourcing sebagai perusahaan penyedia tenaga kerja juga harus memahami dan mematuhi syarat-syarat outsourcing sebagaimana telah diatur dalam Undang-undang dan peraturan pelaksanaannya.

TUJUAN
Setelah mengikuti pelatihan maka peserta diharapkan:
Memahami untung ruginya menggunakan tenaga outsourching baik dari segi aturan maupun hukum
dapat menciptakan proses outsourcing yang etis dan legal
mengetahui bentuk hubungan kerja dengan pihak ketiga

MATERI
1. Dasar Hukum Outsourching
2. Syarat Penyerahan Pekerjaan melalui Pemborongan Pekerjaan
3. Syarat Penyerahan Pekerjaan kepada Perusahaan Penyedia Tenaga Verja
4. Bentuk Perjanjian Kerja
5. Pengertian Outsourching
6. Jenis -jenis Outsourching
7. Bentuk hubungan kerja
8. Sifat Strategis Outsourching
9. Tahapan Proses dalam Outsourhcing
10. Analisa Biaya
11. Kasus-Kasus Outsourching
12. Evaluasi Kinerja Outsourching

PESERTA
HR Direktur/Manager, HR Profesional, Staff Legal, Perusahaan Konsultan (Hukum, Bisnis, HR, Tenaga Kerja), Praktisi HR, dan juga Perusahaan Penyedia Tenaga Kerja.

METODE
Presentation
Discuss
Case Study
Evaluation
Pre-Test & Post-Test

FASILITAS
1. Training Module
2. Free High Quality Electronic Books
3. Certificate
4. Jacket or Batik
5. Qualified Bag
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffee break every day of training
9. Qualified Instructor
10. Transportation from airport / railway to hotel and from hotel to the training venue

INFORMASI PENDAFTARAN

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING ISO#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

atau ISIKAN FORM BERIKUT :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share
Share