Category Archives: Bea Dan Cukai

BANK GARANSI SURETY BOND STANDBY L/C – BALI

BANK GARANSI SURETY BOND STANDBY L/C – BALI

[S290]

WAKTU

14 – 16 Oktober 2014 – RUNNING

TEMPAT

Hotel Ibis Bali Kuta Denpasar

INVESTASI

Rp. 9.500.000,-/participant (non residential) Minimal 2 peserta
Special Price : Rp. 8.000.000,-/participant (non residensial) Min. 3 Peserta

FASILITATOR

DR. Herry Achmad Buchory, SE.,MM and Team

DESKRIPSI

Penggunaan Bank Garansi dan Standby L/C dalam transaksi bisnis saat ini sudah demikian luas baik menyangkut transaksi luar negeri maupun transaksi dalam negeri. Namun sayangnya pemahaman masyarakat akan Bank Garansi maupun Standby L/C masih sangat minim khususnya resiko-resiko yang ada dalam Bank Garansi dan Standby L/C sehingga sering terjadi hambatan dalam penerbitan Bank Garansi maupun Standby L/C serta banyaknya penyalah gunaan Bank Garansi dan Standby L/C (termasuk pemalsuan) yang beredar di masyarakat. Dengan Bank Garansi/Standby L/C sesungguhnya dapat memberikan kepastian dari masing-masing pihak sepanjang ditunjang dengan pemahaman yang cukup akan Bank Garansi tersebut.
Sesuai dengan Keputusan Presiden (KEPPRES) No.80 tahun 2003 bahwa untuk pengadaan barang maupun jasa yang dananya bersumber pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) diwajibkan adanya jaminan (bank garansi). Dengan demikian, bagi kontraktor yang sering mengikuti proyek-proyek APBN/APBD mau tidak mau harus selalu berhubungan dengan instrumen Bank Garansi atau instrumen penjaminan lainnya. Hal ini juga berlaku bagi pejabat-pejabat pembuat komitmen yang ditunjuk untuk menangani proyek-proyek yang bersumber dari APBN/APBD dimaksud.
Oleh karena itu, memahami Bank Garansi atau penjaminan lainnya dari berbagai aspek menjadikan hal yang penting dan mutlak bagi semua pihak, tidak saja bagi mereka yang berhubungan dengan proyek-proyek yang bersumber pada APBN/APBD tetapi juga bagi mereka yang berbisnis dengan koleganya di Luar Negeri.
Bank Garansi sangat luas penggunaannya, tidak hanya sebagai suatu instrumen penjaminan tetapi dalam kondisi-kondisi tertentu juga dapat menggantikan kedudukan Letter of Credit (L/C) maupun Surat Kredit Berjangka Dalam Negeri (SKBDN) sehingga dapat memberikan kepastian bagi semua pihak.

TUJUAN
Peserta mampu memahami resiko yang ada di bank garansi dan standby L/C secara sistematis dan efektif berdasarkan langkah-langkah baik secara teoritis maupun praktek.

MATERI
1. Transaksi Bank Garansi
2. Dasar Hukum Bank Garansi Indonesia
3. Dasar Hukum Surety Bond
4. Dasar Hukum Satndby L/C di Indonesia
5. Resiko – Resiko dalam Transaksi Bank Garansi
6. Jenis – jenis Bank Garansi Surety Bond & Standby L/C
7. Amendement Bank Garansi Surety Bond & Standby L/C
8. Klaim Bank Garansi
9. Transaksi Bank Garansi / Stanby L/C dengan Counter Guarantee
10. Dasar Hukum Counter Garansi
11. Resiko & Manfaat Bank Garansi/ Stanby L/C dengan Counter Guarantee
12. Mekanisme Advising Bank Garansi & Standby L/C
13. Resiko dan manfaat Bank Garansi yang di Adviskan
14. Uniform Rules For Demand Guarantee
15. International Standby Practice (ISP 98)

METODE
Kegiatan pelatihan dirancang agar peserta dapat memahami secara komprehensif materi yang disampaikan, sehingga dapat dimplementasikan secara aplikatif dalam dunia kerja. Adapun metode yang digunakan adalah:
1. Presentation
2. Discuss
3. Case Study
4. Evaluation

PESERTA
Semua staff di bagian administrasi kredit khususnya pada sektor keuangan dan perbankan.

INFORMASI PENDAFTARAN
ISIKAN FORM BERIKUT :

ISIKAN FORM BERIKUT :

atau

Ketik SMS dengan format :
DAFTAR<spasi>
JUDULTRAINING#TGLTRAINING#NAMA#PERUSAHAAN#JMLHPESERTA#EMAIL#TELP.KANTOR
-kirim ke 085286451074

Contoh :
DAFTAR TRAINING FINON#2Mei2011#ARIEF#Company#3#nama@email.com#02174709591

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Share

Manajemen Pengawasan Dan Audit Kepabeanan: Konsep, Sanksi, Keberatan, Dan Banding

[S003-81-0908]

WAKTU
Selasa, 15-09-2009 – Rabu, 16-09-2009

TEMPAT
Harris Hotel Tebet / The Park Lane Hotel Casablanca

INVESTASI
Rp 2.500.000,- (Full Fare)

: : Early Bird Rp 2.350.000 untuk pembayaran sebelum tanggal 07 Sept 2009 : :
: : Untuk pendaftaran Group sebesar Rp 4.500.000 untuk pendaftaran 2 orang peserta : :

BONUS !! = > > : : ORGANIZER BOOK

INSTRUKTUR
Drs SUDARSONO Read More

Share

Process Of Export-Import Documents Under Letter Of Credit, UCP 600 And Incoterms 2000

[S017-016-1102]

WAKTU
17-18 FEBRUARY 2011

TEMPAT

HOTEL MENARA PENINSULA/ HOTEL HARRIS TEBET

INVESTASI

Rp 3 .950.000,- / Person

INSTRUKTUR

Professional Trainers

DESKRIPSI

Subject Material :

I. Introduction and definition of Export Import Documents.
– Definition of Financial and Commercial Documents i.e
– Draft, Invoice, packing / weight list, Inspection / surveyor report, Insurance Policy, Certificate of origin, Phytosanitary certificate, Draft survey report and Were house receipt.
– Definition of Transport documents i.e
– Bill of Lading, Charter party B/L, Multimoda / combine transport document, For wader BL, Airway bills / HA WB, Delivery order etc.
II. Current International Banking rules
– UCPDC rev no. 600 July 2007
– ISBP 2007 rev no. 681 E June 2007
– URC rev no. 525.
– ICC Commission on Banking Technique on practice on 12 July
III. General principles on documents.
– Title of documents. – Originals and copies.
– Issue rand signer. – Typing errors and correction
IV. Specific requirements of stipulated documents.
– Dates, data contents, Company letter head.
– Shipping marks
– Due date calculation of partial shipment.
– HS number for custom purpose
– Warehouse receipt documents
V. Incoterms 2000.
– Definition of Incoterms 2000.
– Contract deal : Ex-work, FOB, FAS, CFR, CIF, CIP, DDP, DDU etc.
– Shipping marks and Incoterms 2000.
– Cost and Loss Obligation each party under the contract.
– Custom purpose.

INFORMASI PENDAFTARAN

– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Ketentuan Nilai Pabean Untuk Penghitungan Bea Masuk Sesuai Peraturan Men.KeU NO-160/PMK.04/2010; Mekanisme Konsultasi Nilai Pabean, Pengisian Lembar Penelitian Dan Penetapan Nilai Pabean Dan Tarif Serta Data Base Nilai Pabean ( Peratuan Dir.Jen Bea Dan Cukai P-38, P-30 Dan P-40/BC/2010, Tatacara Pengajuan Keberatan Dan Banding Atas Penetapan Tarif&Nilai Pabean Oleh Pej.Bea Dan Cukai, Dan Peraturan Tarif Baru Beberapa Komoditi Berdasarkan Kep Menkeu NO. 241/PMK.011/ 2010

[S061-244-1101]

WAKTU
Tanggal 10 Februari 2011

TEMPAT
Estubizi Business Center

INVESTASI
Rp 1.200.000,-

INSTRUKTUR

Drs.Agusli Ganthi

Mantan Kepala KPPBC Tanjung Priok serta Kepala Diklat BC

DESKRIPSI

Pada Topik ini akan membahas tentang Ketentuan Nilai Pabean sebagai dasar untuk menghitung Pungutan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor. Nilai Pabean untuk penghitungan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor adalah Nilai Transaksi dari barang yang bersangkutan. Namun sering terjadi ketidak sepahaman antara Importir dengan pihak Pabean tentang pengertian Nilai Transakasi tersebut. Importir perlu memahami mekanisme Ketentuan Nilai Pabean dan Kewenangan Pejabat Bea dan cukai utk meneliti dan menetapkan Nilai Pabean. Kesalahan pemberitahuan Nilai Pabean akan dikenakan Sanksi Administrasi berupa Denda Administrasi paling rendah 100% dan paling tinggi 1000% dari jumlah Bea Masuk yang kurang dibayar. Dan tatacara Pengajuan Keberatan dan Banding oleh Importir atas Penetapan Tarif & Nilai Pabean oleh Pej.Bea dan Cukai.

Metode: Pelatihan ini menekankan penggunaan Diskusi, Simulasi, Kasus-kasus dan Latihan.

Siapa harus hadir : Manager Export And Inport,Manager Finance,Staff Logistics Department

Materi :

Sesi I : Membahas Ketentuan Nilai Pabean untuk Penghitungan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI),Pokok Bahasan :

· Ketentuan Nilai Pabean adalah Nilai Transaksi Barang Yang Bersangkutan.

· Ketentuan Nilai Pabean dalam hal Nilai Transaksi tidak dapat ditetapkan sebagai Nilai Pabean ( metode II s/d VI ),

· Ketentuan Data Base Nilai Pabean ( P-40/BC/2010 ).

Sesi II : Membahas Kewenangan Pejabat Bea dan Cukai untuk menetapkan Nilai Pabean, Mekanisme Penelitian dan Penetapan Nilai Pabean, Pengisian Lembar Penelitian dan Penetapan Nilai Pabean dan Tarif serta Mekanisme Konsultasi Nilai Pabean antara Importir dengan Pejabat BC yang berwenang meneliti dan menetapkan Nilai Pabean, Pokok Bahasan :

· Kewenangan Pejabat Bea dan Cukai utk meneliti dan menetapkan Nilai Pabean,dan mekanisme Penelitian dan Penetapannya.

· Penerbitan INP dan penyerahan DNP.

· Pengisian LPPNP dan LPPT ( P-39/BC/2010 ).

· Mekanisme Konsultasi Nilai Pabean antara Pejabat BC dengan Importir.

Sesi III: Membahas perhitungan besarnya Denda Administrasi atas kesalahan NP&kesalahan atas jenis dan jumlah brg, serta tatacara pengajuan Keberatan dan Banding. Pokok Bahasan :

· Perhitungan besaran Denda Administrasi atas kesalahan NP&jml/jns barang,

· Tacara Pengajuan keberatan dan banding atas Penetapan NP&kesalahan jml/jns barang oleh Importir atau kuasanya.

Sesi IV : Peraturan Tariff baru untuk beberapa komoditi Pertanian, Peternakan, dan hasil bumi lainnya berdasarkan Kep Menkeu no. 241/PMK.011/tanggal 22 Desember 2010.

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share
Share