Aplikasi & Implementasi CSR Secara Efektif

[S032-166-1008]

WAKTU
Tuesday – Wednesday | 19 – 20 Oct, 2010

TEMPAT
The Park Lane Hotel, Jakarta Selatan

INVESTASI
Rp. 3.000.000
+ Discount 10% untuk 3 orang Peserta dari Perusahaan yang Sama
+ Discount 10% Untuk Klien MUC ; Peserta ke 3 dari perusahaan yang sama
+ Discount 50% bagi Peserta ke 4 dari Satu Perusahaan yang Sama
+ Exclusive Note Book Bag

INSTRUKTUR

* Harry Alexander, SH, MH.,LL.M. . Mr
Adalah salah satu ahli hukum bisnis dan hukum perusahaan. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini mengawali karir sebagai peneliti hukum pada Institut Hukum Sumberdaya Alam, meneliti berbagai hal di bidang hukum dan governance. Harry kemudian menjelajah ke Amerika untuk melanjutkan studi di Lewis & Clark (Northwestern) School of Law. Harry Alexander telah melahirkan sejumlah buku di bidang perancangan peraturan daerah dan good governance. Sejumlah artikel dan karya tulisnya pun dimuat diberbagai media massa. Harry Alexander saat ini dipercaya sebagai Policy Director pada WCS (Wildlife Conservation Society), NGO internasional. Di WCS Harry bertugas membuat berbagai kebijakan dan program di WCS. Selain itu Harry juga aktif sebagai Direktur Eksekutif POLIGG (Policy & Law Institute for Good Governance) yang bergerak di bidang kajian hukum, good corporate governance dan kebijakan publik.

DESKRIPSI

Pengembangan Masyarakat atau Community Development bukanlah hal yang baru, dan semakin berkembang seiring dengan dimasukkannya dalam UU Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007. Istilah lain dari Community Development adalah Corporate Social Responsibility (CSR) yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Good Corporate Governance (GCG). Pada saat ini kegiatan tersebut telah diadopsi banyak perusahaan sebagai tanggung jawab sosial dengan tujuan dan aktifitas kegiatan yang lebih luas. Alokasi dana yang digunakan pun semakin besar. Namun demikian kegiatan sosial perusahaan di Indonesia saat ini masih bersifat menolong anggota masyarakat yang dalam kesulitan jangka pendek, bahkan cenderung sebagai sedekah (charity). Padahal seharusnya, kegiatan CSR sebagai bentuk solidaritas sosial perusahaan bukan hanya berguna bagi masyarakat, tetapi juga sangat bermanfaat untuk membentuk citra perusahaan, dengan publikasi yang tepat akan sangat membantu membangun menggalang kerjasama masyarakat dengan perusahaan yang dikenal dengan good corporate citizenship.

Misi untuk mencapai profitabilitas dan kesinambungan pertumbuhan perlu ditempatkan sejalan dengan tanggung jawab sosial perusahaan CSR tersebut. Dimana terjadi keselarasan antara kebutuhan masyarakat dan perusahaan untuk tumbuh bersama. untuk itu perlu kolaborasi antara seluruh stakeholders guna mendapatkan hasil yang optimal.

Terdapat tiga tingkat kegiatan CSR dalam usaha memperbaiki kesejahteraan masyarakat yakni:

* Kegiatan CSR yang bersifat “charity”
* Kegiatan CSR yang membantu usaha kecil secara parsia
* Kegiatan CSR yang berorientasi membangun daya saing masyarakat

Program CSR akan memberi dampak ganda untuk perusahaan dan masyarakat karena dari awal dirancang untuk meningkatkan produktifitas (sebagai ukuran data saing) guna meningkatkan daya beli sehingga meningkatkan akses pada pendidikan dan kesehatan jangka panjang, untuk itu perlu diberikan penekanan pada keberlanjutan penguatan ekonomi secara mandiri (berjangka waktu yang jelas/mempunyai exit policy yang jelas).

Melalui Workshop ini, kami ingin menyebarluaskan konsep dan teknik implementasi program CSR yang berorientasi pada penguatan daya saing ekonomi masyarakat . Materi utama adalah berupa konsep dan tahap-tahap implementasi pengembangan program CSR berbasis penguatan ekonomi lokal dengan platform klaster industri (teknik dan tool, format dokumentasi, pemetaan potensi dan perencanaan).

TUJUAN

Workshop ini bertujuan menyebarluaskan konsep dan teknik implementasi dalam :

1. Mendorong perubahan paradigma peran CSR yang lebih diarahkan pada peran fasilitatif-katalistik, yang menekankan pola hubungan kemitraan dengan stakeholder. Mendorong terjadinya kolaborasi antar stakeholders yang berbeda kepentingan dalam sebuah agenda penguatan ekonomi lokal baik antar lembaga dan dinas di lingkungan Pemerintah Daerah, maupun dengan pelaku usaha kecil dan menengah, pelaku usaha besar swasta dan BUMN, lembaga litbang serta perguruan tinggi.
2. Mendorong inisiatif penguatan ekonomi lokal dengan memperbaiki kondisi lingkungan persaingan usaha secara umum, dan lingkungan usaha pada rantai nilai tambah rumpun usaha spesifik, serta
3. Mendorong inisiatif untuk upaya terpadu, fokus dan sinergis untuk perbaikan lingkungan usaha yang mengoptimalkan kelompok industri/usaha kecil dalam satu jaringan mata rantai nilai tambah, yang terhubung baik melalui hubungan bisnis maupun non bisnis dan menjadikan kegiatan CSR sebagai salah satu instrumen pengembangan ekonomi lokal.

HASIL YANG DIHARAPKAN

Melalui Workshop ini peserta diharapkan dapat :

1. Memahami konsep penguatan daya saing melalui kolaborasi lintas sektoral stakeholders dan fokus pada beberapa tema spesifik yang mengoptimalkan kelompok industri/usaha dalam satu jaringan mata rantai nilai tambah, yang terhubung baik melalui hubungan bisnis maupun non bisnis.
2. Peserta memahami langkah pengembangan program penguatan dan tahap-tahap implementasi khususnya teknik mengidentifikasi potensi ekonomi, pemetaan entitas klaster dan hubungan antar entitas dalam rantai nilai, penetapan tema klaster spesifik, pembuatan agenda peningkatan pendidikan dan kesehatan yang sinergis dengan perkuatan daya saing ekonomi lokal.
3. Peserta mampu menerapkan teknik, tool dan format kerja yang diberikan selama workshop di tempat kerja masing-masing dalam membuat perencanaan program CSR dan mampu memobilisasi stakeholders lokal dalam perencanaan dan penerapan agenda pemberdayaan masyarakat.

PESERTA

1. Divisi/Bagian atau unit kerja CSR/Community Development./PKBL baik perusahaan swasta maupun BUMN
2. Perusahaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat
3. Memiliki kontibusi PDRB lokal yang signifikan dalam waktu terbatas (perusahaan tambang)
4. Bersentuhan langsung dengan masyarakat dan pada area kerja yang luas, seperti perusahaan yang bergerak dalam bidang : Pertambangan, Perminyakan, Bahan Kimia (Chemical Industry), Perkebunan, Pulp/Pabrik kertas, Perkayuan, Rokok (di pulau Jawa), Perusahaan pembangkit dan distribusi listrik
5. Perusahaan yang membutuhkan dukungan dan kerjasama masyarakat dalam melancarkan operasional perusahaan

Untuk memudahkan implementasi, disarankan untuk mengajak stakeholders kunci lokal, seperti Pemerintah Daerah (Bappeda, Bagian perekonomian, Dinas Teknis dan LSM Lokal)

MATERI TRAINING:

1. CSR dan Prakarsa Pengembangan Ekonomi Lokal dengan Platform Klaster Industri.
2. Strategi Intervensi dalam Rangka Optimalisasi Program CSR
3. Identifikasi Pelaku Usaha Kecil di Lingkungan Perusahaan (di wilayah pengembangan)
4. Pemetaan Kondisi Usaha Penentu Daya Saing
5. Cluster Mapping dan Analisis Rantai Nilai
6. Pemetaan Lingkungan Usaha pada Klaster Spesifik
7. Analisis Perkuatan Lingkungan Usaha pada Klaster Spesifik
8. Perumusan Isu dan Strategi Perkuatan
9. Menetapkan strategi perkuatan dan menyusun rencana kerja /agenda kegiatan
10. Diskusi Antar Kelompok

METODA TRAINING
Metode berikut ini akan dipergunakan dalam pelatihan ini:

1. Presentasi
2. Diskusi
3. Simulasi
4. Studi Kasus

Include

* 1 Kali Makan Siang
* 2 Kali Coffee Break
* Makalah
* Sertifikat

INFORMASI PENDAFTARAN
– Silahkan isi form dibawah ini jika anda ingin mendaftar :

Print This Post Print This Post Email This Post Email This Post


Cara cepat dan mudah Registrasi online di Informasi seminar 21. Mencari jadwal seminar dan training atau request in-house training online.
INFOSEMINAR21 | INFOTRAINING21

Share

Comments are closed.

Post Navigation

Share